
Investor sedang membandingkan Bitcoin dan emas saat ketegangan makro dan geopolitik memberi tekanan pada kedua aset tersebut. Situasi ini memicu likuidasi besar-besaran pada pasar kripto dan logam mulia.
Emas mencetak rekor tertinggi di level $5.608 per ons sebelum turun 4,7% menjadi $5.180 dalam satu hari terakhir. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $36 triliun, emas tetap menjadi aset yang sangat likuid meskipun mengalami penurunan signifikan.
Sementara itu, Bitcoin menunjukkan tren penurunan setelah keputusan Federal Reserve AS yang mempertahankan suku bunga. Harga Bitcoin anjlok 6,25% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $82.600 saat ini.
Ketidakpastian suku bunga memengaruhi preferensi investor terhadap aset berisiko seperti kripto. Instrumen aman seperti kas, obligasi, dan dana pasar uang menjadi lebih menarik dibandingkan aset berisiko.
Selain faktor makro, ketegangan geopolitik antara AS dan Iran menambah tekanan jual pada aset berisiko. Investor kini mengkaji apakah Bitcoin lebih tepat dianggap sebagai emas digital atau instrumen spekulasi jangka pendek.
Menurut analisis Santiment, masih ada kebingungan apakah Bitcoin berfungsi sebagai penyimpan nilai jangka panjang layaknya emas atau sekadar aset spekulatif. Perilaku harga dan korelasi Bitcoin dengan emas menjadi perhatian utama dalam diskusi ini.
Tekanan makro menyebabkan kapitalisasi pasar kripto global turun 5,9% menjadi $2,8 triliun dalam sehari. Penurunan drastis tersebut menghasilkan likuidasi senilai $220 miliar.
Pada tanggal 29, Bitcoin kehilangan nilai sebesar $85 miliar dalam waktu empat jam saja, menandai masuknya sentimen pasar kembali ke zona ketakutan. Data dari CoinMarketCap menunjukkan penurunan signifikan dari sisi psikologi investor.
Likuidasi pada pasar kripto melonjak hingga 385% menjadi $1,71 miliar dalam 24 jam. Sebagian besar, yakni $1,59 miliar, berasal dari posisi long, sementara $117 juta berasal dari posisi short berdasarkan data Coinglass.
Lebih dari 275.300 pedagang terdampak likuidasi ini. Posisi terbesar yang terhapus mencapai $80,5 juta pada pasangan BTC/USDT di bursa HTX. Dominasi likuidasi posisi long memicu rasa takut, ketidakpastian, dan keraguan yang memperparah aksi jual.
Dana exchange-traded funds (ETF) spot Bitcoin berbasis di AS mengalami arus keluar bersih sebesar $817,9 juta. ETF spot Ethereum dan produk investasi terkait XRP juga mencatat penjualan bersih masing-masing sebesar $155,6 juta dan $92,9 juta.
Berbagai faktor ini memperlihatkan dinamika pasar yang kompleks antara aset digital dan logam mulia, di tengah ketegangan global dan kebijakan moneter yang belum pasti. Investor terus memantau pergerakan kedua aset tersebut untuk menentukan keputusan investasi ke depan.





