Asia Market Open: Bitcoin Anjlok 7% ke $82.000, Saham Bergejolak Usai Trump Umumkan Calon Fed & Kesepakatan Shutdown

Author: Qoo Media

Bitcoin anjlok hampir 7% ke sekitar $82.000 saat pasar Asia dibuka, menandai periode volatilitas tinggi setelah Presiden Donald Trump mendukung kesepakatan bipartisan guna mencegah penutupan pemerintah AS. Trump juga mengumumkan keputusan terkait kandidat yang akan ia pilih untuk memimpin Federal Reserve, yang menambah ketidakpastian di pasar keuangan.

Data dari CoinGlass mencatat likuidasi mencapai $1,75 miliar dalam 24 jam terakhir, dengan posisi long mendominasi sebesar $1,65 miliar, sedangkan posisi short hanya sekitar $105 juta. Totalnya, lebih dari 276.000 trader mengalami likuidasi dalam periode tersebut, mencerminkan tekanan jual yang signifikan di pasar kripto.

Dampak Likuidasi pada Mata Uang Kripto

Bitcoin menjadi yang paling terdampak, dengan likuidasi mencapai $826 juta dalam sehari. Ether juga mengalami penurunan tajam sebesar 7,6%, dengan likuidasi senilai $428 juta. Selain itu, XRP dan Solana masing-masing mencatat likuidasi sekitar $72 juta dan $70 juta. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun sekitar 5,9%, menjadi $2,88 triliun.

Berikut rincian harga terbaru beberapa aset kripto utama:

  1. Bitcoin: $81.935, turun 7%
  2. Ether: $2.737, turun 7,6%
  3. XRP: $1,75, turun 7%
  4. Kapitalisasi pasar kripto total: $2,88 triliun, turun 5,9%

Pergerakan Pasar Saham Asia dan Amerika

Indeks MSCI Asia-Pasifik, kecuali Jepang, turun tipis 0,2% di awal perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq masing-masing anjlok 0,4% dan 0,5%, mencerminkan sentimen hati-hati investor. Ini mengikuti penurunan di Wall Street pada Kamis, seiring hasil kuartalan Microsoft yang mengecewakan dan menimbulkan kekhawatiran terkait pengeluaran perusahaan untuk kecerdasan buatan.

Microsoft turun 10% dalam sehari, menghapus lebih dari $350 miliar nilai pasar akibat kinerja bisnis cloud yang tak sesuai ekspektasi. Di sisi lain, Meta mengalami lonjakan saham 10% setelah investasi AI-nya meningkatkan efektivitas iklan dan memperkuat prospek kuartal pertama. Apple juga memproyeksikan pertumbuhan pendapatan hingga 16%, didukung permintaan iPhone yang kuat dan pemulihan di pasar Cina.

Kondisi Pasar di Jepang dan Pergerakan Mata Uang

Indeks Nikkei 225 Jepang relatif stabil setelah data inflasi inti di Tokyo menunjukkan kenaikan 2,0% dari tahun sebelumnya, sesuai target Bank of Japan. Di pasar valuta, indeks dolar AS naik 0,3% ke 96,441 setelah pernyataan Trump mengenai calon pengganti Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Dinamika Saham Megacap AS dan Sektor Teknologi

Tesla mengalami penurunan 3,5%, menyusul rencana peningkatan belanja modal lebih dari dua kali lipat ke level tertinggi. Sektor teknologi secara umum melemah di bursa S&P 500, sedangkan sektor komunikasi mendapat sentimen positif dari reli saham Meta. IBM juga mencatat kenaikan sekitar 5% setelah melaporkan kinerja kuartal keempat yang positif, menambah suasana pasar yang bercampur aduk.

Sentimen dan Posisi Trader Kripto

Mayoritas likuidasi terjadi pada posisi long, menunjukkan dominasi tekanan jual terhadap spekulasi kenaikan harga jangka pendek. Ketidakseimbangan ini membuat pasar mencari titik keseimbangan baru, sementara berita makroekonomi dan kebijakan fiskal serta moneter AS terus memengaruhi selera risiko investor di pasar global.

Dengan perkembangan politik AS yang akan mengumumkan pemimpin Fed baru dan upaya menghindari shutdown pemerintahan, volatilitas di pasar saham dan kripto diprediksi masih akan berlanjut. Investor dan trader disarankan tetap waspada terhadap perubahan cepat harga dan berita yang bisa berdampak signifikan pada pasar.

Terbaru