BitMine dan Strategy Terjun Bebas: Harga Saham Terdampak Anjloknya Bitcoin dan Ethereum Hari Ini

BitMine Immersion Technologies dan Strategy, dua perusahaan besar yang memiliki fokus pada aset kripto utama yaitu Ethereum dan Bitcoin, mengalami penurunan harga saham signifikan. Hal ini terjadi bersamaan dengan anjloknya harga Bitcoin dan Ethereum pada perdagangan hari Kamis.

BitMine yang terdaftar di Nasdaq dengan kode BMNR, turun hampir 10% ke level $26,70, bahkan pernah menyentuh harga $26,02 pada hari itu. Harga ini merupakan titik terdalam yang sama dengan penutupan pada awal November tahun lalu.

Perusahaan yang dipimpin oleh Tom Lee ini sebelumnya melakukan pembelian terbesar pada awal tahun dengan akuisisi Ethereum senilai $116 juta. Dalam beberapa bulan terakhir, mereka telah melakukan tiga pembelian ETH lainnya, yaitu sebesar $108 juta, $76 juta, dan $100 juta. Saat ini, BitMine memegang sekitar $11,9 miliar dalam bentuk ETH, yang setara dengan sekitar 3,5% dari total suplai Ethereum secara global menurut data dari CoinGecko.

Sementara itu, saham Strategy, yang dikenal dengan ticker MSTR, juga merosot hampir 10% sampai ke angka $143,19 per saham. Harga terendah yang dicapai adalah $139,36, level yang tidak terlihat sejak September tahun lalu. Perusahaan ini didirikan oleh Michael Saylor, seorang pendukung kuat Bitcoin, yang baru-baru ini menambah cadangan Bitcoin mereka sebesar $267 juta. Treasury Bitcoin Strategy kini menampung sekitar 712.647 BTC dengan nilai pasar saat ini mencapai sekitar $60 miliar.

Penurunan pasar saham kedua perusahaan itu terjadi di tengah tanda-tanda ketidakpastian politik dan ekonomi di AS. Pada hari yang sama, Senat AS memblokir resolusi lanjutan untuk mencegah penutupan parsial pemerintahan, sementara adanya kekhawatiran gelembung pasar AI setelah saham Microsoft jatuh, memperparah sentimen investor.

Harga Bitcoin sendiri mengalami penurunan lebih dari 5%, diperdagangkan di kisaran $84.416 setelah sempat menyentuh $83.407. Walaupun harga ini masih sedikit di atas titik terendah akhir November yang sempat mencapai bawah $83.000 akibat aksi jual besar-besaran dari salah satu pemilik Bitcoin yang melikuidasi $1,3 miliar stoknya. Ethereum juga terdampak lebih berat dengan turun 6,6% ke $2.816.

Fakta ini mendorong para pengguna platform prediksi Myriad, yang dimiliki oleh perusahaan induk Decrypt yaitu Dastan, untuk meningkatkan peluang bahwa harga Ethereum akan turun kembali ke level $2.500 sebelum bisa naik ke $4.000. Pada Kamis, prediksi penurunan nilai semakin meningkat dari 65% menjadi lebih dari 75%, menunjukkan pesimisme pasar terhadap prospek jangka pendek Ethereum.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga Saham dan Kripto

  1. Ketidakpastian politik di Amerika Serikat terkait potensi penutupan pemerintahan.
  2. Tekanan pasar akibat aksi jual besar dan spekulasi negatif pada aset kripto.
  3. Kondisi pasar teknologi yang memburuk, terutama saham Microsoft, yang berimbas pada sentimen investor lebih luas.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa hubungan langsung antara aset kripto utama dengan saham perusahaan yang mengelola treasury kripto sangat sensitif terhadap fluktuasi pasar global dan keputusan politik. Investor pun harus berhati-hati dalam mengantisipasi pergerakan pasar yang penuh volatilitas ini.

Mengingat data terbaru, baik BitMine maupun Strategy mungkin akan menghadapi tantangan lebih lanjut jika Bitcoin dan Ethereum terus mengalami tekanan harga. Perusahaan akan sangat bergantung pada pemulihan kripto agar nilai sahamnya bisa kembali membaik. Perhatikan pula perkembangan politik dan pasar teknologi sebagai indikator kunci dalam beberapa waktu mendatang.

Berita Terkait

Back to top button