Misteri Kebangkitan Game PS2 Kontroversial untuk PS5, Bocoran dari Developer Bloober Team

Bloober Team kembali menarik perhatian publik dengan sebuah proyek misterius yang tengah mereka siapkan. Meski belum ada konfirmasi resmi, banyak penggemar meyakini bahwa studio ini tengah meramu kebangkitan sebuah game PS2 kontroversial yang pertama kali dirilis pada 2006.

Situs hitung mundur yang dibuat Bloober Team, dengan alamat remosdneulserorehssoovamceyerd.com, menampilkan kutipan “Some things never leave the walls. They only learn to wait.” bersama logo mawar berdarah. Saat tombol putar ditekan, terdengar sebuah bait syair yang mengingatkan pada puisi “The Sick Rose” karya William Blake, memperkuat spekulasi tentang proyek ini.

Misteri di Balik Proyek Bloober Team

Bait puisi yang diputar mengandung kalimat seperti “Thou art sick / Invisible flies in the night / Howling storm has found out thy bed of crimson joy / Dark secret thy life destroyed”. Frasa ini sangat mirip dengan puisi Blake, mengindikasikan hubungan dengan tema gelap dan misterius.

Sinyal kuat bahwa proyek ini adalah remake atau remaster dari game horror “Rule of Rose” kemudian muncul. Game ini sendiri dikenal kontroversial akibat konten erotis dan kekerasan yang dianggap sensitif. Selain itu, perilisan “Rule of Rose” sempat dibatalkan di beberapa negara seperti Australia, Selandia Baru, dan Inggris.

Sejarah dan Kontroversi Rule of Rose

“Rule of Rose” dikembangkan oleh Punchline dan dipublikasikan oleh Sony Computer Entertainment di Jepang, Atlus di Amerika Utara, serta 505 Games di Eropa. Kontroversi utama yang melingkupi game ini berakar dari tema psikologis dan elemen kekerasan yang tidak biasa bagi permainan PS2 pada masanya.

Akibat keunikan dan kontroversi ini, “Rule of Rose” mendapatkan cult following yang cukup kuat. Keberadaannya pun langka sehingga versi loose (tanpa kotak) edisi Amerika Utara diperdagangkan dengan harga mencapai lebih dari $400 di pasar kolektor.

Peluang Kebangkitan “Rule of Rose” di PS5

Penggemar sangat berharap bahwa countdown dari Bloober Team akan berakhir dengan pengumuman remake “Rule of Rose” untuk PS5. Tanggal rilis yang diduga bertepatan dengan Hari Valentine semakin menambah spekulasi ini. Namun, hingga penghitung waktu mencapai nol, semua ini masih berupa dugaan.

Untuk referensi, Bloober Team telah membuktikan kapasitasnya dalam menggarap ulang game klasik genre horor. Studio ini sukses merilis remake Silent Hill 2 yang diapresiasi tinggi pada tahun ini. Tahun depan, mereka juga menyelesaikan Cronos: The New Dawn yang meski kurang mendapat sambutan maksimal, tetap memberikan skor solid.

Proyek Mendatang Bloober Team

Selain dugaan remake “Rule of Rose”, Bloober Team juga telah mengumumkan beberapa proyek menarik lainnya. Salah satu yang dinantikan adalah remake Silent Hill 1, serta dua proyek rahasia yang disebut sebagai Project F dan Project M.

Ini menunjukkan bahwa Bloober Team tengah fokus memperkuat posisi mereka di ranah game horor modern. Dengan rekam jejak dan antusiasme komunitas, peluang kebangkitan game ikonik dari era PS2 ini sangat realistis dan semakin ditunggu.

Kesempatan dan Risiko Kebangkitan Game Kontroversial

Membawa kembali game seperti “Rule of Rose” ke platform baru adalah langkah berani. Di satu sisi, ada potensi besar untuk merangkul penggemar lama sekaligus memperkenalkan game ini ke generasi baru. Di sisi lain, sensitivitas konten harus ditangani dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kontroversi baru yang bisa berdampak negatif.

Dengan pengalaman Bloober Team dalam mengolah ulang IP horor klasik seperti Silent Hill, banyak yang optimis bahwa jika benar mereka mengerjakan “Rule of Rose”, kualitas dan penyesuaian modern akan menjadi fokus utama.

Berbagai hal akan terjawab ketika countdown selesai dan Bloober Team memberikan pengumuman resmi. Untuk saat ini, seluruh komunitas penggemar game horor harus bersabar dan mengikuti update terbaru dari studio asal Polandia ini.

Berita Terkait

Back to top button