Nubank Dapat Persetujuan Bersyarat OCC Dirikan Bank Nasional AS, Siap Luncurkan Layanan Crypto?

Brazilian fintech Nubank telah menerima persetujuan bersyarat dari U.S. Office of the Comptroller of the Currency (OCC) untuk mendirikan bank nasional di Amerika Serikat. Persetujuan ini memungkinkan Nubank masuk ke tahap organisasi bank dan membuka peluang untuk layanan kustodi aset kripto yang diatur secara federal di AS.

Setelah mengajukan permohonan pada akhir September, Nubank memenuhi seluruh syarat permodalan, tata kelola, serta pengawasan yang ditetapkan oleh OCC. Selain itu, Nubank juga memperoleh otorisasi independen dari Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) dan Federal Reserve, sebagai entitas operasional terpisah.

Batas Waktu dan Peran Bank Nasional Nubank

OCC memberikan batas waktu 12 bulan bagi Nubank untuk menyelesaikan permodalan penuh dan 18 bulan untuk peluncuran resmi bank tersebut. Dengan persetujuan penuh, Nubank akan beroperasi sebagai bank nasional yang diatur secara federal dengan nama Nubank, N.A., menyediakan produk perbankan seperti rekening giro, kartu kredit, pinjaman, serta layanan kustodi digital aset secara langsung kepada nasabah di AS.

Keunggulan charter bank ini dibandingkan charter trust adalah kemampuan Nubank untuk menawarkan rangkaian lengkap produk perbankan konsumen, selain layanan kustodi aset kripto. Hal ini menjadikan Nubank sebagai salah satu bank digital konsumen pertama yang mengintegrasikan layanan perbankan tradisional dan crypto dalam satu lisensi federal.

Strategi Pertumbuhan Global Nubank

Persetujuan ini dianggap sebagai perwujudan strategi CEO dan pendiri Nubank, David Vélez, yang fokus pada model perbankan digital-first yang dapat berkembang di tengah regulasi ketat. Anak usaha AS ini akan dipimpin oleh co-founder Nubank, Cristina Junqueira, yang telah pindah ke AS, dengan mantan gubernur Bank Sentral Brasil Roberto Campos Neto sebagai ketua dewan direksi.

Didirikan pada 2013 dan berkantor pusat di São Paulo, Nubank kini melayani lebih dari 127 juta pelanggan di Brasil, Meksiko, dan Kolombia. Nubank tercatat sebagai lembaga keuangan swasta terbesar di Brasil berdasarkan jumlah pelanggan dan telah melantai di Bursa Saham New York sejak 2021 dengan kode saham NU.

Ekspansi Layanan Kripto Nubank

Dalam beberapa tahun terakhir, Nubank memperluas layanan digitalnya, termasuk dengan berkolaborasi bersama Paxos sejak 2022 untuk memungkinkan pembelian, penjualan, dan penyimpanan kripto dalam aplikasi mereka. Rencana mereka juga mencakup pengujian pembayaran stablecoin yang dipatok pada dolar terkait kartu kredit.

Hingga Agustus tahun lalu, Nubank melaporkan memiliki lebih dari 6,6 juta pengguna kripto, mayoritas dari generasi milenial dan Gen Z. Aktivitas kripto kini menjadi bagian penting dari ekosistem Nubank, termasuk fitur swap token on-app, transfer on-chain, dan dukungan yield stablecoin.

Tren Regulasi Aset Digital di AS

Persetujuan OCC terhadap Nubank bagian dari tren regulasi di Washington yang mulai memasukkan aktivitas aset digital ke dalam kerangka perbankan federal. Sebelumnya, regulator memberikan izin bersyarat kepada sejumlah perusahaan crypto-natif seperti Circle, Ripple, BitGo, dan Fidelity Digital Assets untuk beroperasi sebagai national trust banks yang fokus pada custodial dan layanan fiduciary.

Awal tahun ini, beberapa permohonan lisensi masuk dari perusahaan seperti Laser Digital (didukung Nomura), World Liberty Financial yang terkait dengan Trump, hingga sinyal dari Revolut untuk mengajukan lisensi bank di AS. Semua ini menunjukkan dorongan kuat untuk menghadirkan layanan crypto yang legal dan terintegrasi dalam sistem perbankan utama di Amerika Serikat.

Dengan modal penuh dan peluncuran bank di AS, Nubank berpotensi menjadi pelopor integrasi layanan perbankan tradisional dan kripto dengan lisensi nasional. Ini bisa membuka jalan bagi fintech untuk membawa inovasi dan inklusi ke sektor keuangan yang semakin digital dan teregulasi.

Berita Terkait

Back to top button