
Bitwise CIO Matt Hougan memperkirakan harga bitcoin bisa mencapai sekitar $6,5 juta per koin dalam dua dekade mendatang. Prediksi ini didasarkan pada tren global terkait pertumbuhan utang, pencetakan uang, dan depresiasi mata uang fiat yang berkelanjutan.
Hougan mengungkapkan saat ini harga bitcoin diperkirakan akan bergerak datar terlebih dahulu dengan kisaran antara $75.000 hingga $100.000 pada paruh pertama tahun ini. Ia menilai pasar masih diramaikan oleh banyak penawaran bitcoin di harga sekitar $100.000, terutama terlihat dari posisi pasar opsi.
Prediksi kenaikan signifikan pada harga bitcoin kemungkinan baru akan terjadi pada paruh kedua tahun ini. Kejelasan regulasi dan penyerapan risiko makro ekonomi menjadi faktor utama pendukung terjadinya lonjakan harga tersebut.
Peran Logam Mulia dan Bitcoin
Lonjakan harga emas saat ini memberi sinyal adanya kepercayaan global terhadap perlindungan nilai yang disediakan oleh aset alternatif terhadap risiko mata uang fiat dan penyitaan aset. Menurut Hougan, sementara perak saat ini lebih mirip momentum perdagangan spekulatif, seperti yang kerap terjadi pada altcoin, bitcoin diprediksi akan menjadi pilihan utama sebagai bentuk penyimpanan dan penyelesaian nilai yang lebih unggul.
Seiring dengan naiknya permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven, Hougan menyatakan bahwa tren tersebut lambat laun akan beralih ke bitcoin. Bitcoin memiliki keunggulan dalam hal self-custody yang tidak dimiliki oleh logam mulia.
Minat Bank Sentral dan Adopsi Jangka Panjang
Bitwise telah melakukan pertemuan dengan sejumlah bank sentral di berbagai wilayah. Namun, masih banyak pertanyaan mendasar yang diajukan terkait keamanan dan risiko bitcoin, bukan soal teknis implementasi. Minat institusi ini terhadap bitcoin meningkat, tapi adopsi secara luas diprediksi masih membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 tahun.
Hougan bahkan memperkirakan bahwa bank sentral suatu hari akan memegang bitcoin—yang mungkin jumlahnya akan melebihi kepemilikan emas mereka saat ini. Ini menjadi indikator bahwa bitcoin bisa dianggap sebagai aset cadangan moneter di masa depan.
Mengapa Harga Bitcoin Bisa Mencapai $6,5 Juta
Salah satu alasan utama di balik proyeksi harga bitcoin mencapai jutaan dolar adalah kelanjutan pertumbuhan utang global, pencetakan uang yang masif, dan pelemahan mata uang fiat secara bertahap. Hougan menilai bitcoin sebagai ‘emas versi superior’ yang memiliki keunggulan digital, desentralisasi, dan kemudahan penyimpanan.
“Selama masa depan tidak jauh berbeda dari 15 tahun terakhir, kita akan mencapai target itu. Ini hanya masalah waktu,” ujarnya.
Volatilitas dan Adopsi Institusional
Turunnya volatilitas bitcoin menjadi aspek penting bagi para institusi untuk mulai berinvestasi. Menariknya, volatilitas bitcoin kini sudah lebih rendah dibandingkan dengan saham Nvidia, yang merupakan salah satu saham populer di kalangan investor institusional.
Bitwise memperkirakan volatilitas bitcoin akan terus menurun sementara aset ini tetap menjadi yang dengan pertumbuhan tercepat di antara aset finansial utama lainnya. Hal ini membuka jalan bagi lebih banyak institusi untuk masuk ke pasar kripto.
Pandangan Jangka Pendek dan Masa Depan
Hougan mengemukakan bahwa kejelasan regulasi di Washington, meski dapat mempercepat fase bullish berikutnya, bukanlah syarat mutlak untuk kelangsungan pertumbuhan jangka panjang bitcoin. Produk seperti ETF, stablecoin, dan tokenisasi diperkirakan akan terus berkembang meskipun regulasi masih belum final.
Menurut Hougan, fundamental pasar sangat solid dan kombinasi faktor saat ini menunjukkan prospek yang baik bagi bitcoin, khususnya menjelang tahun depan.
Dengan berbagai dinamika tersebut, bitcoin tampak masih menjadi aset dengan potensi jangka panjang yang kuat dan terus menarik perhatian para pelaku pasar institusi maupun ritel di seluruh dunia.





