Bitcoin Terjun ke $81K, Liquidasi $1,7M, Tapi Institusi Masih Tambah Aset dengan Keyakinan Panjang

Dalam sepuluh hari terakhir, Bitcoin mengalami tekanan pasar yang sangat intens, mencapai level terendah di $81.058, posisi terendah dalam sembilan bulan terakhir. Penurunan ini mencerminkan koreksi sekitar 35% dari puncak Oktober yang menyentuh hampir $126.000.

Pergerakan harga yang cepat ini terkait dengan likuidasi besar-besaran di pasar derivatif. Sekitar 270.000 trader mengalami likuidasi dalam satu hari, dengan total nilai likuidasi mencapai sekitar $1,7 miliar. Sebagian besar, sekitar 93% likuidasi, berasal dari posisi long yang berfokus pada Bitcoin.

Dampak Pasar Derivatif dan Likuidasi
Likuidasi besar ini menunjukkan adanya reset posisi terpaksa di pasar berjangka dan opsi Bitcoin. Total open interest untuk opsi Bitcoin saat ini mencapai sekitar $38,7 miliar, dengan ambang kedaluwarsa akhir bulan mencapai $8,4 miliar. Rasio put/call sekitar 0,54 menandakan tekanan jual lebih tinggi dibandingkan pembelian.

Mayoritas eksposur pasar berada di opsi dan struktur lindung nilai, bukan di leverage kontrak berjangka yang agresif. Saat harga menembus support penting, downside bergerak cepat, mendorong pelaku pasar yang bertahan di posisi long keluar dan memicu likuidasi lebih lanjut.

Outflow dan Rebalancing Institusional melalui ETF
Dalam periode yang sama, dana ETF spot Bitcoin di AS mencatat aliran keluar selama lima hari berturut-turut dengan total sekitar $1,72 miliar. Penjualan tersebut terutama berasal dari produk-produk utama seperti BlackRock, Fidelity, Grayscale, dan ARK/21Shares.

Fenomena ini dianggap sebagai rebalancing portofolio institusional, bukan panik dari investor ritel. Aliran dana keluar ini menambah tekanan pada struktur pasar yang sudah rentan, mengingat arus ETF merupakan salah satu faktor permintaan marginal terbesar untuk Bitcoin.

Gangguan Jaringan dan Hash Rate Mining
Sebuah badai musim dingin parah di AS menyebabkan gangguan signifikan pada operasi penambangan Bitcoin. Hash rate sempat turun drastis hingga lebih dari 40%, mencapai sekitar 663 EH/s. AS sendiri menyumbang sekitar 38% dari total hash rate global, sehingga gangguan regional memberi dampak besar pada produksi Bitcoin.

Namun, hash rate kemudian kembali naik menuju sekitar 850 EH/s. Kondisi ini juga memicu reli harga saham terkait penambangan, karena penurunan persaingan meningkatkan profitabilitas bagi penambang yang tetap beroperasi.

Gejolak Makro dan Pengaruhnya pada Pasar
Selain volatilitas di pasar Bitcoin, sejumlah faktor makro turut memberikan tekanan. Ketegangan geopolitik yang meningkat dan koreksi tajam saham Microsoft sebesar hampir 10% menjadi pemicu kekhawatiran terhadap penilaian aset teknologi berbasis AI.

Selain itu, safe haven tradisional seperti emas dan perak juga mengalami penurunan signifikan, masing-masing turun sekitar 9% dan lebih dari 11%. Kondisi ini mencerminkan suasana pasar yang hati-hati dan cenderung menghindari risiko di aset keuangan secara luas.

Upaya Adopsi dan Investasi Institusional yang Terus Berlanjut
Di tengah tekanan harga, sejumlah inisiatif pengadopsian Bitcoin tetap berjalan. Contohnya, legislatif di South Dakota memperkenalkan RUU HB 1155 yang mengizinkan negara bagian mengalokasikan hingga 10% dana publik untuk investasi Bitcoin.

Jika disahkan, South Dakota akan bergabung dengan sejumlah negara bagian AS lainnya yang memandang Bitcoin sebagai aset cadangan strategis, bukan sekadar instrumen spekulasi.

Perusahaan juga masih aktif menambah kepemilikan Bitcoin. Strategi baru saja mengakuisisi tambahan 2.932 BTC senilai sekitar $264,1 juta, sehingga total kepemilikan mereka mencapai 712.647 BTC. Ini setara dengan sekitar 3,4% dari total suplai maksimum Bitcoin yakni 21 juta koin.

Di Jepang, Metaplanet melakukan penggalangan modal luar negeri hingga $137 juta, mayoritas dana akan digunakan untuk pembelian Bitcoin lebih lanjut. Perusahaan ini kini memegang 35.102 BTC, termasuk salah satu pemegang korporasi terbesar secara global.

Pendekatan Strategis Bitcoin di Perusahaan Non-Keuangan
Steak ‘n Shake menambahkan $5 juta dalam Bitcoin ke dalam cadangan strategisnya, sehingga total nilai Bitcoin yang dimiliki mencapai sekitar $15 juta (sekitar 168 BTC). Semua penjualan denominasi Bitcoin langsung masuk ke cadangan ini, menjadikan Bitcoin bagian penting dari strategi bisnis.

Perusahaan ini juga melaporkan pertumbuhan penjualan sama toko sebesar 18% sepanjang tahun berjalan. Karyawan juga menerima insentif Bitcoin sebesar $0,21 per jam, dengan skema vesting selama dua tahun.

Perkembangan Produk dan Layanan Bitcoin di Institusi Keuangan
Selain pembelian langsung, inovasi produk berbasis Bitcoin juga terus meningkat. Citrea meluncurkan mainnet dengan berbagai produk seperti pinjaman dengan jaminan Bitcoin, produk terstruktur berbasis BTC, perdagangan terdesentralisasi, dan stablecoin ctUSD yang didukung oleh kas dan Treasury AS.

Menurut data River, sekitar 60% dari 25 bank terbesar di AS kini menawarkan atau berencana menawarkan layanan terkait Bitcoin seperti kustodi, perdagangan, dan peminjaman. Hal ini menandakan Bitcoin semakin dipandang sebagai aset finansial terstruktur, bukan sekadar taruhan harga.

Pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, CEO bank-bank besar menunjukkan perubahan sikap yang signifikan terhadap kripto, menganggapnya sebagai bagian strategis dari bisnis mereka. Studi Coinbase mengungkap 71% investor institusional percaya Bitcoin saat ini undervalued di kisaran $85.000 hingga $95.000.

Meski ketakutan pasar masih tinggi, mayoritas investor institusional (80%) menyatakan akan mempertahankan atau meningkatkan eksposur Bitcoin jika terjadi penurunan harga tambahan sebesar 10%.

Sepuluh hari terakhir menegaskan bagaimana pasar Bitcoin dapat mengalami reset cepat akibat leverage dan ketidakpastian makro. Namun, adopsi korporasi dan pengembangan infrastruktur institucional terus berjalan di lintas waktu yang berbeda. Investor kini memantau stabilisasi harga di level support jangka menengah, menantikan sinyal fundamental yang selama ini terus terbangun untuk kembali memengaruhi pergerakan harga.

Exit mobile version