Mengapa Harga Crypto Turun April 2026? Analisis Penyebab dan Dampaknya pada Bitcoin & Ethereum

Pasar kripto kembali mengalami tekanan signifikan hari ini, turun sekitar 2,9% dalam 24 jam terakhir dan menarik kapitalisasi pasar totalnya ke angka $2,65 triliun. Dari 100 koin teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, 91 di antaranya mencatatkan penurunan harga, termasuk seluruh sepuluh koin teratas yang semuanya tampil melemah.

Bitcoin (BTC) merosot sekitar 2,1%, kini diperdagangkan di kisaran $76.472. Ethereum (ETH), yang menunjukkan penurunan paling besar di antara mayoritas aset utama, turun hingga 7,2% dan dipatok di level $2.225. Penurunan ini menjadi salah satu pukulan terberat sejak beberapa waktu terakhir.

Faktor-faktor Penyebab Penurunan

Dari sisi fundamental, penawaran pasar terasa tertekan akibat berita terbaru di Amerika Serikat terkait nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve. Pengumuman ini, dipadukan dengan data Producer Price Index (PPI) yang lebih panas dari perkiraan, memicu apa yang disebut sebagai "hawkish shock" atau kejutan kebijakan moneter yang cenderung mengetatkan. Kondisi ini membuat pelaku pasar merespons dengan sikap hati-hati dan menghindari risiko lebih tinggi.

Chief Investment Officer Ledn, John Glover, menyatakan bahwa harga Bitcoin jatuh di bawah level psikologis $84.000 sudah menimbulkan kepanikan di pasar. Namun, dari perspektif Elliott Wave, penurunan ini sesuai ekspektasi dan dianggap sebagai bagian dari Wave IV yang diperkirakan akan berakhir dalam kisaran $71.000 hingga $84.000 sebelum gelombang kenaikan baru bermula pada kuartal kedua tahun ini.

Performa Token Utama dan Analisis Teknis

Berikut ini ringkasan penurunan harga koin-koin utama hari ini:

  1. Bitcoin (BTC): Turun 2,1%, berada di $76.472.
  2. Ethereum (ETH): Tertekan 7,2%, di level $2.225.
  3. Lido Staked Ether (STETH): Anjlok 7,7%, di $2.224.
  4. XRP (XRP): Turun 4,3%, di $1,58.
  5. Tron (TRX): Penurunan lebih ringan 1,3%, di $0,2829.
  6. Dogecoin (DOGE): Melemah 1,5%, di $0,1032.

Sementara itu, beberapa token yang masih menunjukkan penguatan terbatas termasuk MYX Finance (MYX) naik 12,8% dan MemeCore (M) meningkat 7%. Namun, mayoritas token masih dalam tekanan jual, seperti Monero (XMR) yang jatuh 8,7%.

Sentimen Pasar dan Aliran Investasi

Indeks ketakutan dan keserakahan kripto kini turun ke level 18, masuk zona "ketakutan ekstrem". Ini menandakan kekhawatiran mendalam di kalangan investor dan peningkatan perilaku penghindaran risiko. Sebagai refleksi dari sentimen negatif, dana yang teralokasikan pada Ethereum dan Bitcoin melalui produk spot ETF mencatatkan arus keluar besar. Pada akhir Januari, Bitcoin ETF mengalami arus keluar sebesar $509,7 juta, sementara Ethereum ETF mencatatkan penarikan dana $252,87 juta.

Salah satu strategi investasi besar, seperti yang dilakukan oleh Michael Saylor melalui Strategy, kini sedang mengalami kerugian belum terealisasi lebih dari $900 juta setelah harga Bitcoin turun di bawah harga beli rata-rata $76.037 per koin.

Korelasi dengan Pasar Saham

Penurunan harga kripto sejatinya selaras dengan pelemahan yang dialami pasar saham AS pada akhir pekan lalu. Indeks S&P 500, Nasdaq-100, dan Dow Jones Industrial Average masing-masing turun 0,43%, 1,28%, dan 0,36%. Penurunan ini didorong oleh reaksi terhadap data inflasi PPI dan kebijakan Federal Reserve yang semakin ketat.

Proyeksi dan Potensi Pergerakan Berikutnya

Dalam jangka pendek, penurunan pasar kemungkinan masih berlanjut karena investor menunggu sinyal lebih jelas mengenai titik terendah pasar. Target penurunan potensial yang diawasi adalah pada level harga BTC sekitar $72.400, $70.100, hingga $68.000. Untuk Ethereum, jika tekanan jual berlanjut, harga berpotensi menembus bawah level psikologis $2.000 dan berlanjut ke $1.900 bahkan $1.850.

Pergerakan ini menunjukkan dinamika risiko tinggi yang tengah melanda pasar crypto, yang saat ini memasuki fase pasang surut sebelum gelombang kenaikan berikutnya yang diharapkan datang pada kuartal nanti. Para pelaku pasar dan investor disarankan tetap cermat dan terus memantau perkembangan fundamental dan sentimen global yang dapat memengaruhi harga aset digital dalam waktu dekat.

Exit mobile version