Cathie Wood Perkuat Investasi di BitMine & Coinbase Saat Harga Bitcoin Terjun Bebas 2026

Cathie Wood melalui Ark Invest memperkuat eksposur pada saham-saham terkait kripto meski harga Bitcoin mengalami tekanan tajam akhir pekan lalu. Perusahaan investasi ini menambah kepemilikan saham pada Coinbase, Circle, dan BitMine Immersion Technologies, seiring Bitcoin menyentuh harga terendah sejak awal tahun ini.

Penambahan saham tersebut dilakukan dalam beberapa dana yang dikelola aktif oleh Ark Invest. Pada hari Senin, Ark memborong saham Circle senilai lebih dari $8,7 juta dan saham BitMine senilai lebih dari $6 juta. Selain itu, Ark juga menambah saham Coinbase, Bullish, Brera Holdings, dan meningkatkan portofolio di dana spot Bitcoin mereka, ARKB.

Posisi Investasi Ark Invest pada Saham Kripto

Data terkini menunjukkan Ark Invest kini memegang saham Circle senilai hampir $248 juta dan BitMine senilai sekitar $228 juta. Kedua saham ini menyandang posisi ke-15 dan ke-16 terbesar dalam portofolio Ark secara keseluruhan. Coinbase sendiri merupakan posisi ketujuh terbesar dengan nilai holding mencapai $425 juta.

Namun, saham Circle dan BitMine mengalami penurunan lebih dari 20% selama lima hari perdagangan terakhir. Tren serupa juga terlihat pada saham Coinbase dan Bullish yang turun masing-masing 15,74% dan 23% dalam sepekan terakhir, mencerminkan tekanan pasar pada ekuitas kripto.

Tren Pembelian Saham dalam Kondisi Turun

Penambahan saham oleh Ark Invest ini bukan langkah baru. Pada November lalu, Ark sudah membeli saham BitMine senilai lebih dari $9 juta saat harga saham sekitar $38. Saat ini, saham BitMine jatuh ke level sekitar $21,78, terendah sejak pengumuman adopsi strategi treasury Ethereum tahun lalu yang sempat menaikkan harga saham lebih dari 400% dalam satu hari.

Meski harga turun, pembelian saham tetap berlanjut menandakan kepercayaan kuat Ark Invest terhadap potensi jangka panjang aset kripto tersebut.

Pandangan Cathie Wood terhadap Bitcoin dan Pasar Kripto

Cathie Wood tetap optimistis terhadap masa depan Bitcoin. Ia memperkirakan harga Bitcoin bisa mencapai $1,2 juta per koin pada tahun 2030. Prediksi ini sedikit menurun dari estimasi sebelumnya sebesar $1,5 juta, yang disesuaikan dengan meningkatnya adopsi stablecoin di pasar.

Wood juga mengkritik ketakutan pasar terhadap gelembung di sektor kecerdasan buatan. Ia justru menyoroti kemungkinan gelembung di logam mulia seperti emas yang dianggap lebih berisiko, sementara Bitcoin dan aset kripto lainnya sedang dalam fase konsolidasi harga.

Pergerakan Harga Bitcoin Terbaru

Bitcoin mencatatkan harga terendah selama 15 bulan terakhir pada angka $75.442 di akhir pekan, kemudian menguat kembali mendekati $79.000 pada Senin. Namun, hari berikutnya harga Bitcoin kembali tertekan hingga diperdagangkan di sekitar $74.618, menandakan volatilitas tinggi masih melanda pasar aset kripto.

Dukungan kuat dari institusi seperti Ark Invest saat harga mengalami penurunan dapat menjadi sinyal optimisme bagi para investor lain. Hal ini memperlihatkan bahwa bahkan pada momentum kejatuhan, peluang untuk membangun posisi di sektor kripto masih menarik bagi pelaku pasar besar.

Daftar Saham Kripto yang Ditambah Kepemilikannya oleh Ark Invest:

  1. Circle (CRCL) – lebih dari $8,7 juta
  2. BitMine Immersion Technologies (BMNR) – lebih dari $6 juta
  3. Coinbase (COIN)
  4. Bullish (BLSH)
  5. Brera Holdings (SLMT)
  6. Dana Spot Bitcoin ETF (ARKB)

Langkah strategis Ark Invest tersebut mencerminkan strategi investasi yang mengedepankan jangka panjang dengan tetap aktif mengelola portofolio di tengah fluktuasi harga pasar. Selain sebagai indikator kepercayaan, aksi ini juga menunjukkan bahwa meski Bitcoin dan saham terkait kripto sedang tertekan, prospek pertumbuhan teknologi blockchain dan aset digital masih dianggap sangat potensial.

Exit mobile version