
Pasar Bitcoin spot ETF di Amerika Serikat menunjukkan lonjakan masuk dana sebesar $562 juta pada tanggal 2 Februari. Angka ini menandai perubahan positif setelah pekan-pekan sebelumnya mengalami keluarnya dana yang cukup dalam menurut data SoSoValue.
Total arus masuk dana bersih pada hari tersebut merupakan salah satu yang terbesar sejak awal Januari, sehingga menambah total kumulatif dana masuk di semua Bitcoin spot ETF menjadi $55,57 miliar. Namun, peningkatan ini menimbulkan tanda tanya apakah ini pertanda permintaan institusional kembali atau cuma pergerakan jangka pendek di pasar yang masih lemah.
Pergerakan Arus Dana dan Kondisi Pasar Bitcoin Spot ETF
Dalam dua minggu terakhir Januari, produk investasi berbasis Bitcoin spot ETF mengalami penarikan dana bersih berkelanjutan berupa penjualan besar. Pada 29 dan 30 Januari, dana keluar masing-masing sebesar $817,87 juta dan $509,70 juta tercatat. Hal ini terjadi bersamaan dengan harga cryptocurrency yang menurun serta volume perdagangan yang melemah.
Sentimen risiko yang meningkat juga memengaruhi pasar saham utama, yang sejak Oktober menunjukkan tren turun. Aktivitas perdagangan di pasar konvensional maupun kripto menjadi sangat tipis, mencerminkan sikap investor yang mengurangi keterlibatan. Meski demikian, lonjakan dana masuk pada awal Februari ini memicu peningkatan aktivitas perdagangan, dengan nilai transaksi harian mencapai $7,68 miliar. Kondisi ini mengindikasikan adanya repositioning aktif para pelaku pasar, bukan hanya aliran dana pasif.
Kondisi Total Aset dan Dominasi Fund Besar
Meski terjadi peningkatan arus masuk dana, nilai total aset bersih yang dikelola oleh Bitcoin spot ETF AS tercatat turun signifikan ke $100,38 miliar. Angka ini turun jika dibandingkan dengan puncak di pertengahan Januari yang mencapai lebih dari $125 miliar. Penurunan ini lebih banyak mencerminkan koreksi harga Bitcoin daripada menandakan penurunan partisipasi dalam ETF.
BlackRock’s iShares Bitcoin Trust tetap menjadi dana terbesar dengan aset bersih senilai $60,17 miliar. Pada tanggal 2 Februari, iShares mencatat arus masuk harian sejumlah $141,99 juta atau setara 1.810 BTC, meskipun harga sahamnya turun hampir 7% dan diperdagangkan dengan sedikit diskon terhadap nilai aset bersih.
Sementara itu, Fidelity’s FBTC menjadi pemimpin dalam arus masuk dengan dana senilai $153,35 juta, atau sekitar 1.960 BTC. Total kumulatif arus masuk dana ini mencapai $11,43 miliar dengan total aset bersih $15,18 miliar.
Di sisi lain, Grayscale’s Bitcoin Trust (GBTC) belum menunjukkan arus masuk baru dan masih terbebani oleh akumulasi arus keluar dana senilai $25,70 miliar.
Beberapa penyedia lain juga melaporkan arus masuk positif, seperti:
- Bitwise’s BITB bertambah $96,5 juta
- ARK Invest dan 21Shares’ ARKB mendapatkan $65,07 juta
- VanEck’s HODL bertambah $24,34 juta
Dana yang lebih kecil secara umum mengalami aktivitas yang datar atau tidak signifikan.
Data Harga dan Analisis On-Chain Bitcoin
Pasca kenaikan dana masuk, harga Bitcoin mengalami stabilisasi moderat dengan perdagangan di kisaran $78.900, naik sekitar 2,5% dalam satu hari. Ethereum juga naik sekitar 3% ke angka $2.314. Meski begitu, harga Bitcoin masih berada di bawah puncak tertingginya lebih dari 37% dan turun lebih dari 13% dalam sebulan terakhir.
Data on-chain menunjukkan situasi yang lebih hati-hati. Menurut analis CryptoQuant, sekitar 44% suplai Bitcoin saat ini dimiliki dalam posisi rugi. Level ini biasanya muncul pada fase awal pasar bearish, bukan saat koreksi biasa. Harga trading Bitcoin juga berada di bawah harga realisasi pemegang jangka menengah, pola yang dalam siklus sebelumnya menunjukkan periode konsolidasi dan risiko penurunan lebih lanjut.
Analisis dari Galaxy Digital juga memperingatkan potensi penurunan harga Bitcoin ke level $70.000 atau bahkan mendekati harga realisasi sekitar $56.000 jika faktor pemicu positif belum muncul. Peneliti mereka, Alex Thorn, mencatat bahwa Bitcoin telah kehilangan dukungan moving-average penting dan akumulasi oleh pembeli besar masih terbatas, meskipun penjualan pemegang jangka panjang sudah berkurang.
Pergerakan aliran dana masuk yang dramatis ini menjadi perhatian penting di tengah ketidakpastian pasar aset kripto. Investor dan pengamat harus memantau apakah ini pembalikan tren yang berkelanjutan atau hanya fluktuasi sementara dalam pasar yang masih rentan terhadap tekanan penurunan.





