Obsidian Entertainment meluncurkan tiga game besar pada tahun ini, sebuah pencapaian yang jarang dilakukan oleh studio besar, terutama yang berada di bawah Microsoft. Ketiga judul tersebut adalah Avowed, The Outer Worlds 2, dan Grounded 2. Ketiganya mendapat respons beragam di pasar, dengan Grounded 2 menjadi yang paling sukses dibanding dua game lainnya.
Avowed dan The Outer Worlds 2 merupakan game RPG first-person dengan konsep ambisius dan anggaran besar. Keduanya diprediksi akan menjadi andalan Obsidian dalam menghadapi persaingan ketat di industri game. Namun, hasil penjualan justru tidak sesuai ekspektasi Microsoft. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa kedua game ini gagal memenuhi target pasar yang telah ditetapkan.
Meski demikian, Obsidian tidak menganggap kedua game tersebut sebagai kegagalan total. CEO Obsidian, Feargus Urquhart, menegaskan bahwa hasilnya memang mengecewakan, tetapi bukan bencana besar. Ia menyebutkan, "Itu lebih seperti: ‘Waduh, apa yang bisa kita pelajari dari sini?’" Pernyataan ini mengindikasikan studio tengah mengevaluasi kembali strategi pengembangan mereka.
Sementara itu, Grounded 2 justru menjadi fenomena. Game survival crafting dengan tema dunia miniatur ini dikembangkan bersama Eidos Montréal dalam waktu dua tahun. Grounded 2 berhasil menarik perhatian komunitas gamer dengan pendekatan unik dan gameplay yang inovatif. Bahkan, Fraser dari salah satu media gaming menyebutnya sebagai "salah satu game survival terbaik yang pernah saya mainkan."
Keberhasilan Grounded 2 membuat Obsidian mempertimbangkan ulang siklus produksi game mereka. Urquhart ingin fokus membuat game berkualitas dalam waktu pengembangan tiga sampai empat tahun. Fokus ini untuk menghindari pemborosan sumber daya, seperti yang ia ungkapkan, "Apakah orang benar-benar peduli jika kami menghabiskan seratus bulan-orang ekstra untuk layar inventaris?"
Avowed sendiri mengalami perjalanan pengembangan yang rumit. Dikembangkan selama tujuh tahun, awalnya game ini direncanakan sebagai hybrid antara Destiny dan The Elder Scrolls dengan elemen online. Namun, proyek tersebut harus disederhanakan karena kompleksitasnya yang sangat tinggi. Josh Sawyer, direktur Obsidian, bahkan menyatakan, "Saya pikir tidak ada tim di dunia ini yang mampu mengeksekusi konsep awalnya."
Meski penjualan Avowed dan The Outer Worlds 2 kurang optimal, masa depan franchise Pillars of Eternity tetap cerah. Obsidian berkomitmen untuk terus mengembangkan dunia Avowed dalam judul-judul mendatang. Selain itu, ekspansi untuk The Outer Worlds 2 dan Grounded 2 juga sedang dalam tahap pengerjaan. Namun, mereka tidak sedang mengembangkan sekuel The Outer Worlds ketiga untuk saat ini.
Dari sudut pandang kritikus, ketiga game tersebut mendapatkan sambutan positif. Ted Litchfield, seorang kritikus game, menilai The Outer Worlds 2 bahkan melampaui pendahulunya. Sementara saya sebut Avowed sebagai "action-RPG yang memikat dan indah, berlatar dunia fantasi yang sangat menarik." Ini menunjukan kualitas tinggi yang dipertahankan meskipun secara komersial tidak sesuai harapan.
Beberapa poin penting terkait performa dan rencana Obsidian adalah:
- Penjualan: Grounded 2 unggul dibanding Avowed dan The Outer Worlds 2 yang gagal memenuhi target.
- Pengembangan: Obsidian akan memperpendek siklus produksi menjadi 3-4 tahun.
- Franchise: Masa depan Pillars of Eternity dan dunia Avowed tetap cerah dan terus dikembangkan.
- Ekspansi: Ada rencana ekspansi untuk Grounded 2 dan The Outer Worlds 2.
- Kritik: Semua game mendapat ulasan positif dari kritikus terkemuka.
Langkah strategis ini sejalan dengan tren industri game yang kini lebih menitikberatkan pada kualitas, efisiensi, dan mempertahankan basis pemain daripada mengejar ambisi yang terlalu besar tanpa evaluasi matang. Obsidian tampak belajar dari pengalaman dan siap menyongsong masa depan dengan portofolio yang lebih beragam dan terukur.
Fokus pada pengembangan berkelanjutan di dunia Pillars of Eternity juga memberi harapan bagi penggemar genre RPG klasik. Dengan basis penggemar kuat dan dukungan dari Microsoft, kemungkinan besar Obsidian akan menghadirkan pengalaman yang semakin matang dan inovatif di iterasi-iterasi berikutnya. Grounded 2 sebagai proyek sukses juga menunjukkan potensi studio untuk mengeksplorasi genre baru di luar RPG tradisional dengan hasil yang memuaskan.





