BTC Turun ke $72K dan ETH Anjlok 25% Minggu Ini: Update Crypto 4 Februari 2026

Pergerakan pasar kripto kembali menunjukkan tren negatif yang signifikan dalam sepekan terakhir. Harga Bitcoin (BTC) sempat menembus titik terendah dalam 15 bulan di bawah $73.000 sebelum berhasil rebound kembali ke atas $76.000. Sementara itu, Ethereum (ETH) mengalami penurunan tajam hingga 25%, berpotensi mendekati level $2.000 yang sudah lama tidak tersentuh.

Secara keseluruhan, pasar kripto kehilangan hampir 15% dari nilai kapitalisasi totalnya dalam tujuh hari terakhir. Penurunan ini cukup kuat dan berkorelasi dengan pelemahan indeks Nasdaq, memperlihatkan hubungan erat antara aset kripto dan sentimen pasar saham teknologi AS. Namun, sisi makro tetap menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar, bukan hanya kondisi internal Bitcoin atau Ethereum semata.

Pengaruh Faktor Makro dan Partisipasi Wall Street

Kabar baik datang dari politik AS, di mana presiden baru-baru ini mengakhiri shutdown parsial pemerintah yang berlangsung lama. Langkah ini semestinya mengurangi ketidakpastian ekonomi secara keseluruhan, setidaknya di atas kertas. Namun, pasar kripto tetap menghadapi tekanan akibat ketegangan makroekonomi dan tren negatif pada aset berisiko yang menghasilkan koreksi harga.

Berbeda dari siklus sebelumnya, partisipasi investor institusi dari Wall Street membuat Bitcoin relatif lebih tahan banting saat ini. Pasokan likuiditas yang tipis memang memicu volatilitas tinggi, tapi margin resistensi BTC cenderung lebih baik dibandingkan periode penurunan ekstrim beberapa tahun lalu. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa pasar kripto semakin matang dan mulai beradaptasi dengan dinamika ekonomi global.

Pola Pergerakan Bitcoin dan Dominasi Pasar

Meskipun harga Bitcoin tertekan, indikator pendanaan (funding rates) pada beberapa bursa utama masih menunjukkan sentimen bullish ringan. Bitcoin dominance atau pangsa pasar BTC turun ke sekitar 60%, yang biasanya menjadi sinyal adanya rotasi modal ke altcoin. Namun, dalam siklus ini, modal lebih banyak kembali ke Bitcoin, memperlihatkan kepercayaan investor terhadap aset utama tersebut.

Analis pasar memperkirakan Bitcoin bisa kembali menguji kisaran $70.000 hingga $74.000 sebelum melanjutkan rebound ke level menengah $80.000-an. Jika skenario ini terjadi, situasi saat ini jauh lebih stabil dibandingkan dengan koreksi ekstrem 80% pada pasar bearish empat tahun lalu. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan karena tekanan likuidasi pada berbagai aset termasuk emas dan perak tokenized juga meningkat.

Keadaan Suram Ethereum dan Tantangan Strategi Layer-2

Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum menunjukkan performa yang lebih lemah dan menyulitkan banyak pelaku pasar. Sejak crash besar pada Oktober lalu, funding rates ETH cenderung negatif di beberapa bursa. Rasio nilai ETH terhadap BTC menyentuh level terendah yang hanya terlihat pada tahun 2016. Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengusulkan perubahan strategi Layer-2 yang lebih fleksibel, mengubah hierarki menjadi pilihan opsi bagi pengguna, guna mempercepat skalabilitas dan menurunkan biaya transaksi.

Kerugian besar dialami oleh sejumlah pemain besar seperti BitMine yang dilaporkan mengalami kerugian sebesar $6 miliar dari investasi Ethereum. Trend Research yang memegang aset senilai $1 miliar di AAVE juga terimbas, menanggung kerugian di atas $560 juta. Jumlah deposito ETH senilai hampir $368 juta di Binance memperbesar risiko likuidasi di level sekitar $1.800.

Tanda Teknis dan Potensi Pergerakan Selanjutnya

Secara teknikal, ETH masih berupaya bertahan di zona sekitar $2.200 yang merupakan level Fibonacci 1.618 sekaligus area dengan likuiditas historis tipis. Pola grafik reverse head-and-shoulders tengah terbentuk, menunggu konfirmasi penguatan. Namun, peta panas likuidasi memperingatkan adanya risiko penurunan lebih dalam yang mengancam support saat ini.

Pasar kripto menghadapi ujian berat dengan potensi volatilitas lebih tinggi dalam waktu dekat. Meskipun ada sedikit optimisme dari beberapa analisis, siklus musim dingin kripto belum dianggap usai. Investor disarankan tetap waspada dengan perkembangan pasar yang cepat berubah dan tidak mengabaikan indikasi risiko.

Ringkasan Situasi Pasar Kripto Saat Ini

  1. Bitcoin sempat menyentuh level terendah 15 bulan di bawah $73.000, namun rebound ke atas $76.000.
  2. Ethereum turun 25% dalam seminggu, mendekati harga $2.000.
  3. Pasar kripto kehilangan hampir 15% selama tujuh hari terakhir, sejalan dengan tekanan di Nasdaq.
  4. Partisipasi Wall Street membuat pasar Bitcoin lebih stabil dari siklus turun sebelumnya.
  5. Dominasi Bitcoin turun ke 60% tetapi modal sebagian besar kembali ke BTC.
  6. Ethereum mengalami tekanan besar dan tantangan pada strategi Layer-2.
  7. Indikator teknikal ETH menunjukkan kemungkinan pembalikan, namun risiko likuidasi masih tinggi.

Berbagai sinyal teknis dan fundamental menunjukkan bahwa pasar kripto masih dalam fase volatilitas tinggi dan ketidakpastian. Aksi harga dalam pola jangka pendek akan menentukan arah tren berikutnya, sehingga penting untuk terus memantau perkembangan serta kebijakan makro yang berdampak pada aset digital ini.

Berita Terkait

Back to top button