Bitcoin baru-baru ini mengalami penurunan harga di bawah angka $73,000, menjelang rebound singkat setelah Kongres AS menyetujui rancangan belanja pemerintah senilai $1,2 triliun. Pengesahan dana ini sekaligus mengakhiri shutdown pemerintah yang sempat menimbulkan ketidakpastian pasar.
Selama dua minggu terakhir, data menunjukkan whale atau pemegang Bitcoin berjumlah besar menjual lebih dari 50,000 BTC. Namun, di sisi lain, investor ritel tetap aktif membeli saat harga mengalami koreksi, menandakan adanya harapan kuat untuk pemulihan pasar.
Penurunan Harga Bitcoin dan Aktivitas Whale
Harga Bitcoin turun di bawah level $75,000 untuk pertama kalinya sejak April 2025, saat ketegangan perdagangan global akibat tarif Trump memicu gejolak pasar. Saat ini, Bitcoin berusaha mempertahankan level support di $75,000, yang akan menentukan apakah harga akan turun menuju $60,000 atau naik ke $90,000 berikutnya.
Analisis rantai blok dari Santiment mencatat bahwa dompet yang menyimpan antara 10 hingga 10,000 BTC menguasai lebih dari dua pertiga pasokan Bitcoin dan telah menjual sekitar 50,181 BTC dalam dua minggu terakhir. Sementara itu, dompet kecil yang memegang di bawah 0,01 BTC justru aktif membeli, menunjukkan kepercayaan investor kecil terhadap potensi rebound.
Dampak Perubahan Kebijakan Pemerintah AS
Pengesahan anggaran oleh Kongres menandai berakhirnya shutdown pemerintah yang sebelumnya memberikan tekanan pada pasar keuangan secara keseluruhan. Pendanaan federal kini dijamin hingga akhir tahun fiskal 2026, yang diharapkan dapat meningkatkan likuiditas pasar dan memperbaiki sentimen investor terhadap aset digital seperti Bitcoin.
Legislasi ini juga membuka peluang bagi kemajuan regulasi pasar kripto. Mantan anggota Kongres Patrick McHenry menyebutkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, rancangan undang-undang struktur pasar kripto yang telah lama dinantikan kemungkinan akan dibahas di Kongres. Proses ini mungkin selesai sebelum Memorial Day pada Mei 2026, dengan partisipasi aktif dari para pelaku industri kripto yang menunjukkan sikap kompromi.
Perbandingan dengan Aset Safe-Haven Lain
Dalam 120 hari terakhir, Bitcoin mengalami penurunan signifikan lebih dari $53,000 setelah mencapai puncak di sekitar $126,000 pada Oktober 2025. Penurunan ini menyebabkan hilangnya lebih dari $1,1 triliun dalam kapitalisasi pasar Bitcoin. Sebaliknya, harga emas naik lebih dari 30% selama periode tersebut, memperlihatkan pergeseran preferensi investor menuju aset safe-haven tradisional.
Sementara pasar altcoin dan Bitcoin cenderung stagnan ketika logam mulia menguat, para analis memperkirakan bahwa stabilitas politik dan kemajuan regulasi di AS dapat membawa sentimen positif dan dorongan performa pasar kripto ke depan.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Arah Pasar Bitcoin ke Depan
- Kemampuan Bitcoin mempertahankan support $75,000.
- Pergerakan investasi dari whale versus aktivitas beli retail.
- Dampak positif dari berakhirnya shutdown pemerintah AS.
- Potensi pengesahan regulasi pasar kripto yang mendukung transparansi dan kepastian hukum.
Pasar Bitcoin kini berada pada titik kritis dengan sejumlah faktor fundamental yang dapat mempengaruhi tren berikutnya. Investor dan pelaku pasar perlu mencermati dinamika antara sentimen risiko, ekonomi makro, serta kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi pergerakan harga yang signifikan.







