Mengapa Pasar Crypto Turun 6,4% Hari Ini? Analisis Harga BTC & ETH 5 Februari 2026

Pasar kripto mengalami penurunan signifikan hari ini, dengan total kapitalisasi pasar turun 6,4 persen menjadi $2,49 triliun. Penurunan ini memengaruhi hampir seluruh aset utama, di mana 92 dari 100 koin teratas menunjukkan harga yang melemah.

Bitcoin (BTC) turun sebesar 7 persen dengan harga di kisaran $70.884, sementara Ethereum (ETH) melemah 7,7 persen dan diperdagangkan pada level $2.097. Penurunan ini menandai fase kapitulasi pasar yang nyata setelah periode distribusi panjang, bukan sekadar koreksi jangka pendek, menurut analis investasi Nic Puckrin dari Coin Bureau.

Penurunan Mendalam pada Mayoritas Koin Top

Dari 10 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, semuanya mencatat harga yang menurun. Contohnya, XRP turun paling dalam sebesar 10,6 persen menjadi $1,43, diikuti Binance Coin (BNB) turun 9,1 persen ke harga $691. Beberapa koin lain seperti Zcash (ZEC) dan Morpho (MORPHO) mencatat pelemahan keluar bias dengan penurunan masing-masing 12 persen dan 10,9 persen.

Di sisi lain, beberapa aset masih menunjukkan penguatan minor, seperti Hyperliquid (HYPE) yang naik 3,2 persen ke $34,3 dan A7A5 meningkat 2 persen ke $0,01283, namun ini merupakan pengecualian dari mayoritas tren menurun.

Aktivitas Besar Pemegang Bitcoin

Pergerakan besar juga terjadi di kalangan pemegang Bitcoin besar ("whales"). Data Bloomberg menunjukkan bahwa pemilik Bitcoin OG melakukan penjualan besar-besaran. Contoh lain, Pemerintah Bhutan telah memindahkan lebih dari $22 juta BTC dari dompet negara dalam rentang satu minggu, yang memicu spekulasi akan adanya aksi jual signifikan.

Seiring harga Bitcoin mendekati batas psikologis $70.000, analis mengamati tekanan jual yang kuat yang bisa mendorong harga ke level terendah sekitar $55.700 hingga $58.200 jika dukungan saat ini gagal bertahan. Ini adalah fase transisi pasar yang biasanya berlangsung berbulan-bulan dan menandakan reset pasar kripto.

Dampak Negatif pada ETF dan Sentimen Pasar

Penurunan pasar juga tercermin pada dana yang diperdagangkan di bursa (ETF). ETF Bitcoin di AS mengalami penggeseran keluar dana sebesar $544,94 juta, sementara ETF Ethereum melaporkan penarikan dana $79,48 juta. BlackRock dan Fidelity merupakan pemain utama yang melepaskan dana mereka, menandai meningkatnya tekanan jual institusional.

Sementara itu, indeks ketakutan dan keserakahan pasar kripto turun ke angka 11, terendah dalam dua bulan terakhir, menunjukkan ketidakpastian dan volatilitas yang meningkat. Sentimen negatif ini mencerminkan ketidakpastian umum di kalangan investor dan potensi tekanan berkelanjutan pada harga aset kripto.

Faktor Regulasi dan Inovasi Stabilcoin

Dalam konteks regulasi, ada pembicaraan intensif di Amerika Serikat mengenai Clarity Act yang mengatur stablecoin. Pendekatan baru melibatkan bank komunitas sebagai bagian dari ekosistem stablecoin global yang lebih tahan banting. Pendekatan tersebut dinilai strategis secara politik dan ekonomi karena bank komunitas lebih responsif terhadap inovasi dibandingkan bank besar.

Langkah ini diharapkan akan mengurangi ketegangan "kami versus mereka" antara pelaku industri kripto dan regulator, sekaligus mendukung perkembangan ekosistem stablecoin yang lebih stabil dan inklusif.

Situasi Pasar Saham dan Proyeksi

Pasar kripto yang turun sejalan dengan penurunan indeks saham AS seperti S&P 500 dan Nasdaq-100, sementara Dow Jones sedikit naik. Tren penurunan ini diperkirakan masih berlanjut di tengah ketidakpastian akibat faktor makroekonomi dan geopolitik yang kompleks.

Bila harga Bitcoin berhasil menembus kembali level $72.000 dan menembus resistensi di $83.598, pasar bisa berbalik menjadi lebih optimis. Namun, kejatuhan di bawah batas kritis saat ini akan memperdalam tekanan jual dan mengancam harga jangka menengah.

Pemantauan ketat terhadap pergerakan harga dan dinamika regulasi akan sangat penting bagi investor dalam mengambil keputusan pada kondisi pasar yang sedang dalam masa reset ini.

Berita Terkait

Back to top button