3 Altcoin Potensial Untung Jika Bitcoin Anjlok di Bawah $70,000: WHITEWHALE, BCH, dan HYPE

Bitcoin baru-baru ini mengalami penurunan sekitar 7% dan mulai mendekati level psikologis penting di $70.000. Jika harga Bitcoin jatuh di bawah titik ini, kekhawatiran di pasar kripto bisa meningkat dan memicu tekanan jual yang lebih luas. Namun, tidak semua aset kripto akan mengikuti tren negatif tersebut; beberapa altcoin justru berpotensi mendapatkan keuntungan.

Analisis BeInCrypto mengidentifikasi tiga altcoin yang menunjukkan korelasi negatif dengan Bitcoin, struktur grafik yang lebih sehat, dan aliran modal yang membaik. Kondisi ini memungkinkan ketiga aset tersebut memiliki peluang untuk bertahan atau bahkan menguat ketika pasar mengalami tekanan. Berikut penjelasan detail ketiga altcoin tersebut.

1. The White Whale (WHITEWHALE)

WHITEWHALE adalah salah satu altcoin berbasis Solana yang menunjukkan ketahanan tinggi terhadap tekanan pasar kripto secara umum. Dalam satu minggu terakhir, harga WHITEWHALE naik hampir 17% dan melonjak hampir 20% dalam 24 jam terakhir meskipun pasar melemah. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran modal dari token lain menuju WHITEWHALE.

Korelasi negatifnya dengan Bitcoin berada pada angka -0,67, berarti harga WHITEWHALE sering bergerak berlawanan arah dengan Bitcoin. Dalam grafik 4 jam, token ini membentuk channel naik yang bullish. Titik resistensi utama berada di $0,127 dan $0,143. Jika harga mampu menembus zona ini dengan volume yang kuat, potensi kenaikan berikutnya bisa mencapai $0,226, yang menawarkan upside sekitar 58%. Namun, level support penting berada di $0,098 dan garis invalidasi di bawah $0,087, yang jika ditembus dapat memicu koreksi lebih dalam.

2. Bitcoin Cash (BCH)

Bitcoin Cash menunjukkan performa yang relatif lebih stabil di tengah tekanan pasar yang menyebabkan penurunan nilai Bitcoin hingga hampir 7%. BCH hanya turun sekitar 1%, bahkan dalam tiga bulan terakhir harga BCH naik hampir 8%, menandakan kekuatan jangka menengah yang langka pada altcoin berkapitalisasi besar.

Data on-chain menyokong pandangan defensif terhadap BCH. Aktivitas pergerakan koin yang sebelumnya tidak aktif turun drastis hampir 56% dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan bahwa banyak pemegang aset enggan menjual saat harga turun. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) juga meningkat dan sempat melampaui garis nol, menunjukkan masuknya modal besar ke BCH meski sentimen pasar melemah.

Dari sisi teknikal, BCH harus bertahan di atas level $523 untuk menjaga tren bullishnya. Penutupan harian di atas $558 dapat memperkuat kondisi positif dan membuka peluang menuju target harga $615 dan $655 serta potensi lanjutan di $707. Sebaliknya, jika harga gagal bertahan di level support $523, kemungkinan penurunan menuju $466 dapat terjadi.

3. Hyperliquid (HYPE)

Token asli Hyperliquid, HYPE, adalah altcoin yang sangat menarik karena kecepatannya bergerak berlawanan arah dengan Bitcoin. Selama sebulan terakhir, HYPE naik hampir 28% sementara Bitcoin mengalami penurunan sekitar 24%. Korelasi negatif antara HYPE dan Bitcoin adalah -0,71, menandakan bahwa HYPE sering naik ketika Bitcoin melemah.

Secara teknikal, HYPE membentuk pola konsolidasi "flag-and-pole" yang bersifat bullish setelah reli yang kuat ke zona $38,43. Pola ini biasanya menjadi isyarat bahwa harga akan melanjutkan kenaikan setelah periode konsolidasi. Jika garis tren atas berhasil ditembus, potensi kenaikan harga mencapai 87%.

Aliran modal juga menunjukkan dukungan dengan indikator CMF yang tetap positif, meskipun saat ini bergerak sedikit di bawah garis tren menurun. Penutupan harian di atas $34,87 akan mengkonfirmasi momentum bullish dan membuka jalur ke $38,43 serta kemungkinan ke target lanjutan sekitar $65,70. Sebaliknya, pelemahan di bawah $28,21 dapat merusak sentimen positif, dan penurunan ke bawah $23,82 akan membatalkan pola bullish yang ada.

Ketiga altcoin ini menawarkan peluang menarik untuk investor atau trader yang ingin menemukan aset kripto yang berpotensi menguat saat Bitcoin mengalami tekanan di bawah $70.000. Pantauan terhadap korelasi, struktur grafik, dan aliran modal menjadi faktor penting dalam memilih altcoin dengan risiko dan peluang yang seimbang di pasar kripto yang fluktuatif.

Berita Terkait

Back to top button