Perusahaan Crypto Usulkan Konsesi ke Bank Atasi Sengketa Stablecoin, Pembahasan RUU Kripto Mandek

Beberapa perusahaan kripto mengajukan kompromi baru kepada bank terkait sengketa stablecoin, demikian laporan terbaru Bloomberg. Namun, hingga kini belum tercapai kesepakatan antara kedua pihak.

Pasar kripto AS menunjukkan sentimen pesimisme yang meningkat setelah Gedung Putih gagal menyelesaikan kebuntuan soal “imbal hasil versus hadiah” stablecoin dalam pertemuan yang digelar hari Senin. Pertemuan tersebut dihadiri oleh kelompok industri, perwakilan bursa, serta para bankir Wall Street.

Usulan Baru dari Perusahaan Kripto untuk Bank

Sebagian perusahaan kripto menyarankan agar bank memiliki peran lebih besar dalam ekosistem stablecoin. Ini termasuk penerbitan token oleh bank melalui kemitraan serta penyimpanan cadangan dana, menurut sumber anonim yang dihubungi Bloomberg. Proposal tersebut bertujuan mengatasi kekhawatiran bank komunitas terhadap potensi disintermediasi (terpinggirkan), sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi bank kecil.

Salah satu ide yang diajukan adalah mewajibkan penerbit stablecoin menyimpan sebagian token mereka di bank komunitas. Langkah ini dipandang dapat memperkuat hubungan antara ekosistem kripto dan sistem perbankan tradisional.

Mike Cahill, CEO Douro Labs dan kontributor awal Pyth Network, mengatakan bahwa percepatan rancangan undang-undang struktur pasar kripto ini menunjukkan pengakuan luas bahwa pasar kripto telah berkembang melampaui ketidakjelasan regulasi. Menurut Cahill, meski pertanyaan sulit belum sepenuhnya terjawab, momentum saat ini menandai perlakuan pasar kripto sebagai bagian permanen dari sistem keuangan.

Dukungan dari Senator dan Legislator AS

Senator Tim Scott, Ketua Komite Perbankan Senat, menyatakan bahwa kompromi antara perusahaan kripto dan bank dapat mempertahankan inovasi di Amerika Serikat. Scott menekankan pentingnya mengombinasikan perlindungan konsumen dan bank komunitas dengan kemampuan inovasi dan persaingan yang dapat menurunkan harga serta memperluas akses pasar.

Senat Demokrat juga berencana mengadakan pertemuan tertutup membahas struktur pasar kripto, sebagai langkah awal sejak Komite Perbankan menunda pembahasan RUU penting bulan lalu. Jurnalis kripto Eleanor Terrett melaporkan bahwa pertemuan ini berjalan dengan positif dan menjadi salah satu diskusi paling produktif dalam kelompok Demokrat sejauh ini.

Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer, menggarisbawahi pentingnya keterlibatan industri dan mendorong momentum untuk menyelesaikan rancangan undang-undang tersebut. Upaya ini menjadi langkah penting dalam membentuk regulasi kripto yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak.

Poin-Poin Utama tentang Usulan Kompromi Stablecoin:

  1. Bank memiliki peran langsung dalam penerbitan dan penyimpanan stablecoin.
  2. Bank komunitas berpotensi menerima sebagian token sebagai cadangan.
  3. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi rasa takut disintermediasi.
  4. Strategi membuka peluang pendapatan baru untuk bank kecil.
  5. Mendukung pertumbuhan industri kripto sebagai bagian sistem keuangan yang sah.

Perdebatan ini menandai babak baru dalam perjalanan regulasi stablecoin dan kripto di AS. Meski belum ada kesepakatan final, dialog terbuka antara perusahaan kripto, bank, dan pembuat kebijakan menunjukkan kemajuan signifikan menuju aturan yang lebih jelas. Konflik antara inovasi dan perlindungan konsumen ini menjadi fokus utama dalam pembentukan regulasi yang seimbang.

Exit mobile version