Lebih dari $1 Triliun Hilang, Bitwise Prediksi Crypto Winter 2026 Segera Berakhir: Apa Kata Pakar?

Pasar kripto mengalami penurunan tajam dengan lebih dari $1 triliun nilai pasar yang terkikis dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan ini merupakan bagian dari tren turun panjang yang dimulai sejak Januari 2025, dikenal sebagai crypto winter yang cukup brutal dan mirip dengan kondisi pasar pada 2022.

Bitcoin mengalami koreksi sekitar 39% dari harga tertinggi sepanjang masa bulan Oktober 2025. Ethereum dan sejumlah altcoin besar bahkan kehilangan harga lebih dari 50% hingga 75%. Penurunan ini terjadi karena tekanan profit-taking dari investor awal serta leverage berlebihan di pasar yang menyebabkan harga terus tertekan.

Sentimen Pasar dan Indikator Teknis

Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto saat ini berada di level 9, yang menandakan "Extreme Fear" atau ketakutan ekstrem, salah satu pembacaan terendah dalam beberapa tahun terakhir. Ini menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase kelelahan maksimal di mana banyak trader sudah menyerah dan menjual aset mereka. Bitwise, perusahaan manajemen aset digital, menyebutkan bahwa siklus pasar kripto cenderung pulih setelah masa terburuk sekitar 13 bulan. Dengan musim dingin kripto yang dimulai pada awal tahun ini, Bitwise berpendapat bahwa pasar sudah mendekati titik balik dan rebound bisa terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan.

Volume Likuidasi dan Risiko Leverage

Sesi perdagangan kemarin mencatat likuidasi kontrak berjangka melebihi $2 miliar, terutama posisi long yang mengalami kerugian berat. Hal ini semakin menandai keluarnya trader-trader dengan leverage tinggi dari pasar. Tekanan jual yang berkelanjutan ini mengikis valuasi pasar secara signifikan, mengakibatkan kapitalisasi pasar global kripto turun hingga mendekati $2,3 triliun, dari puncaknya sekitar $4,379 triliun pada Oktober.

Peran Binance dalam Pasar saat Ini

Di tengah turbulensi pasar, Binance sedang melaksanakan rencana konversi aset SAFU senilai $1 miliar menjadi Bitcoin. Dalam dua batch terakhir, masing-masing sekitar $100 juta telah dipertukarkan menjadi sekitar 2.630 BTC. Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan cadangan kripto Binance, tetapi juga bertindak sebagai sentimen positif untuk meredam kampanye FUD (fear, uncertainty, doubt) yang menyasar Binance dan pendirinya, Changpeng Zhao.

Tuduhan dan Klarifikasi terhadap Binance

Binance menghadapi berbagai tuduhan mulai dari isu insolvensi, tuduhan manipulasi pasar lewat pembelian aset berkala, hingga kampanye negatif berbayar yang menyerang reputasi perusahaan. CZ secara terbuka membantah seluruh klaim tersebut melalui media sosial dan menilai tuduhan itu sebagai "imaginatif" dan "twisted FUD". Meskipun menghadapi tekanan, Binance memanfaatkan momentum harga rendah untuk melakukan akumulasi Bitcoin.

Tanda-tanda Matahari Terbit di Akhir Musim Dingin

Meskipun pasar kripto sedang menghadapi tekanan jual yang berat dan volatilitas tinggi, sejumlah indikator historis dan siklus pasar menunjukkan potensi tanda pemulihan. Bitwise menggarisbawahi bahwa setelah musim dingin kripto yang panjang, muncul sinyal-sinyal langka dari ekstrem ketakutan dan kelelahan pasar yang biasanya menandai fase pendalaman bearish mulai mereda.

Berikut beberapa poin penting sebagai gambaran situasi saat ini:

  1. Penurunan harga Bitcoin hingga 39% dari ATH bulan Oktober 2025.
  2. Ethereum turun lebih dari 50%, altcoin besar turun hingga 75%.
  3. Indeks Fear & Greed pada level 9 (Extreme Fear).
  4. Likuidasi futures mencapai lebih dari $2 miliar dalam satu hari.
  5. Kapitalisasi pasar turun hampir 50% sejak puncak.
  6. Binance mengeksekusi konversi SAFU ke BTC senilai $1 miliar.
  7. Bitwise yakin fase terburuk pasar telah mendekati akhir.

Tekanan dalam pasar kripto saat ini sangat nyata dan signifikan, namun kombinasi data on-chain dan psikologi pasar mencerminkan bahwa proses akumulasi di harga rendah tengah berlangsung. Di masa mendatang, pemantauan indikator sentimen dan likuidasi futures akan sangat krusial untuk memperkirakan momentum pergerakan harga selanjutnya. Potensi rebound dari musim dingin kripto kemungkinan besar akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyerap tekanan jual dan perkembangan sentimen investor dalam beberapa bulan ke depan.

Berita Terkait

Back to top button