Fitbit Sense 2 dan Fitbit Sense merupakan dua produk flagship smartwatch dari Fitbit yang masih sangat relevan di pasar wearable saat ini. Banyak yang bertanya, apakah pantas untuk meng-upgrade ke Sense 2 jika sudah memiliki Sense generasi pertama. Perbandingan keduanya memberikan gambaran yang cukup jelas dan membantu dalam pengambilan keputusan.
Kedua perangkat memiliki banyak kesamaan mendasar. Fitbit Sense 2 dan Fitbit Sense sama-sama membawa layar AMOLED 1,58 inci dengan resolusi 336×336 piksel. Desain keseluruhan juga hampir identik, menggunakan frame aluminium dengan tali silikon yang nyaman digunakan sehari-hari. Sensor yang ada pun sama lengkapnya, termasuk GPS + GLONASS, ECG, sensor suhu kulit, sensor detak jantung optik, giroskop, akselerometer 3-axis, altimeter, dan sensor cahaya ambient. Tingkat ketahanan air keduanya juga setara, yaitu hingga 5 ATM, dengan masa pakai baterai yang dapat bertahan lebih dari enam hari dalam kondisi penggunaan normal.
Dari sisi fitur kesehatan, Fitbit Sense 2 memiliki peningkatan yang cukup penting. Sensor EDA (electrodermal activity) pada Sense pertama kini digantikan oleh sensor cEDA (continuous electrodermal activity) di Sense 2. Perubahan ini memungkinkan Sense 2 untuk secara berkelanjutan mengukur tingkat stres pengguna sepanjang hari, serta memberikan notifikasi dan rekomendasi jika tingkat stres dianggap terlalu tinggi. Ini merupakan peningkatan yang signifikan bagi pengguna yang serius memantau kesehatan mental dan manajemen stres. Namun, tidak ada fitur kesehatan lain yang secara signifikan diperbarui.
Satu pembaruan desain yang sangat disambut adalah kembalinya tombol fisik pada Fitbit Sense 2. Sense generasi pertama menggunakan tombol kapasitif yang sering dianggap kurang responsif. Dengan tombol fisik ini, interaksi jadi lebih mudah dan cepat, menunjukkan bahwa Fitbit mendengarkan masukan penggunanya. Selain itu, Fitbit Sense 2 mulai mendukung Google Wallet dan Google Maps, fitur yang tidak tersedia di Sense pertama, yang hanya mendukung Fitbit Pay. Teknologi ini memberikan kemudahan dalam pembayaran digital dan navigasi turn-by-turn langsung di pergelangan tangan. Meski begitu, sangat disayangkan Google Assistant tidak lagi didukung di Fitbit Sense 2, berbeda dengan Sense yang masih menyediakan opsi Google Assistant dan Amazon Alexa. Sense 2 hanya mendukung Alexa sebagai asisten suara.
Adapun konektivitas keduanya sama-sama mengandalkan Bluetooth 5.0 dan Wi-Fi 802.11 b/g/n, serta dilengkapi mikrofon dan speaker untuk komunikasi suara. Jadi dari segi hardware dan fungsi dasar, hampir tidak ada perbedaan menonjol selain sensor stress dan tombol fisik.
Mengenai harga, Fitbit Sense 2 dijual dengan harga retail sekitar $250 dan sering berpromosi turun menjadi $199. Harga ini membuatnya bersaing langsung dengan Google Pixel Watch 3 maupun Watch 4 yang menawarkan fitur lebih lengkap dengan harga yang tidak jauh berbeda. Pixel Watch 3 dan 4 juga memiliki sensor cEDA dan berjalan di platform Wear OS yang membuat pengalaman penggunaan smartwatch lebih kaya dengan dukungan aplikasi pihak ketiga yang lebih luas.
Berikut ringkasan perbandingan utama Fitbit Sense 2 dan Fitbit Sense:
| Kategori | Fitbit Sense 2 | Fitbit Sense |
|—————————|——————————|——————————-|
| Layar | 1,58 inci AMOLED | 1,58 inci AMOLED |
| Sensor | cEDA (continuous EDA) | EDA (EDA scan app) |
| Tombol | Tombol fisik | Tombol kapasitif |
| NFC Payment | Google Wallet & Fitbit Pay | Fitbit Pay |
| Voice Assistant | Amazon Alexa | Amazon Alexa & Google Assistant|
| Dukungan Google Maps | Ya | Tidak |
| Konektivitas | Bluetooth 5.0, Wi-Fi | Bluetooth 5.0, Wi-Fi |
| Ketahanan air | 5 ATM | 5 ATM |
| Baterai | >6 hari | >6 hari |
Dari perbandingan tersebut, upgrade ke Fitbit Sense 2 hanya masuk akal bagi pengguna yang memang membutuhkan tombol fisik untuk kemudahan interaksi atau tertarik dengan integrasi Google Wallet dan Maps tanpa harus beralih ke platform Wear OS. Untuk pengguna yang sudah puas dengan Fitbit Sense asli, fitur baru yang ditawarkan Sense 2 terasa kurang signifikan sehingga kurang alasan kuat untuk mengganti perangkat lama.
Selain itu, arah perkembangan Google ke Wear OS juga membuat banyak pengguna lebih mempertimbangkan Pixel Watch ketimbang Fitbit Sense 2, terutama karena harga yang bersaing dan fitur yang jauh lebih kaya. Pixel Watch juga menawarkan pengalaman yang lebih stabil dengan dukungan ekosistem Google secara penuh.
Kesimpulannya, Fitbit Sense 2 sebenarnya menghadirkan penyempurnaan yang tepat seperti tombol fisik dan sensor cEDA, serta kemudahan baru lewat Google Wallet dan Maps. Namun, jika Anda sudah memiliki Fitbit Sense atau mempertimbangkan pembelian baru, perlu mempertimbangkan apakah fitur ini cukup memadai untuk mengeluarkan dana tambahan atau lebih baik langsung memilih smartwatch lain yang menawarkan ekosistem lebih lengkap. Fitbit Sense tetap menjadi perangkat yang sangat kompetitif untuk pengguna yang mengutamakan fitur kesehatan dengan harga yang lebih terjangkau, sementara Sense 2 lebih cocok bagi yang menginginkan fitur tambahan tanpa meninggalkan Fitbit.
