Western Digital (WD) baru-baru ini mengumumkan roadmap hard drive terbarunya yang menjanjikan kapasitas penyimpanan jauh melampaui batas komersial saat ini. Produk terbaru mereka, HDD dengan kapasitas 40TB, sudah dalam tahap kualifikasi bersama pelanggan hyperscale dan akan mulai diproduksi dalam volume besar di paruh kedua 2026.
Model 40TB ini menggunakan teknologi UltraSMR dan ePMR yang memungkinkan lebih banyak data tersimpan dalam setiap platter tanpa harus mengubah ukuran fisik hard drive. Teknologi ini juga tetap menjaga tingkat keandalan yang dibutuhkan dalam pusat data berskala besar. Dengan begitu, WD memposisikan HDD ini sebagai solusi kapasitas tinggi yang praktis dan tanpa mengganggu infrastruktur yang sudah ada.
Inovasi Dual Pivot Technology
Salah satu inovasi utama dalam peta jalan WD adalah teknologi Dual Pivot. Teknologi ini menghadirkan dua aktuator secara independen dalam satu enclosure berukuran 3,5 inci. Dengan desain ini, WD memaksimalkan kapasitas tanpa mengorbankan ruang penyimpanan yang bisa digunakan.
Berbeda dengan pendekatan dual aktuator terdahulu, teknologi ini tidak memerlukan modifikasi software dari sisi pelanggan sehingga lebih mudah diadopsi. Selain itu, teknologi ini memungkinkan peningkatan throughput serta kapasitas HDD dengan menekan jarak antar disk dan menambah jumlah platter.
Dukungan dari High Bandwidth Drive Technology juga memungkinkan HDD melakukan proses baca dan tulis secara simultan di multiple head dan track. WD mengklaim performa sequential I/O bisa meningkat hingga empat kali lipat dari level saat ini tanpa menambah konsumsi daya secara signifikan.
Roadmap Kapasitas Hard Drive WD
Berdasarkan roadmap WD, kapasitas HDD akan berkembang dalam beberapa tahap sebagai berikut:
- Tahun 2026: Mulai produksi drive 40TB ePMR yang sudah masuk tahap kualifikasi pelanggan.
- Tahun 2027: Kapasitas ePMR di 40TB tetap stabil sementara teknologi HAMR mulai menunjukkan kenaikan kapasitas.
- Tahun 2028: Peningkatan kapasitas ePMR mencapai 60TB, HAMR juga mencapai angka yang sama saat memasuki tahap produksi lebih luas.
- Tahun 2029: Drive berbasis HAMR dikembangkan hingga kapasitas 100TB dan dipertahankan hingga tahun-tahun berikutnya.
Seiring meningkatnya kapasitas, isu konsumsi daya menjadi tantangan khusus bagi data center yang menggunakan ribuan drive. WD mengantisipasi hal ini dengan menghadirkan hard drive yang dioptimalkan untuk efisiensi daya. Meskipun ada pengorbanan dalam kemampuan random I/O, penggunaan energi bisa berkurang sekitar 20% dengan waktu akses sub-detik.
Drive ini sengaja dirancang untuk beban kerja yang melibatkan pelatihan dan inferensi AI, di mana volume data besar harus tetap dapat diakses dengan cepat tapi penyimpanan penuh di SSD tidak ekonomis. Produk ini direncanakan masuk tahap kualifikasi pelanggan pada tahun 2027, bertepatan dengan pengembangan kapasitas 40TB ke atas.
Tantangan dan Harapan dari WD
Keberhasilan teknologi WD dalam menskalakan kapasitas HDD hingga 100TB sangat bergantung pada kemampuan menjaga kestabilan dan keandalan produk. Selain itu, aspek biaya dan kompatibilitas dengan infrastruktur yang ada juga menjadi faktor penentu keberhasilan adopsi secara luas.
Irving Tan, CEO WD, menyatakan bahwa inovasi ini lahir dari fokus berkelanjutan terhadap kebutuhan pelanggan, terutama dalam menghadapi tuntutan kapasitas, skalabilitas, dan performa untuk teknologi AI. Tan menegaskan bahwa WD berusaha mewujudkan hard drive yang tidak hanya besar kapasitasnya tapi juga mudah diadopsi dan memenuhi standar kualitas tinggi.
Secara keseluruhan, roadmap WD menunjukkan arah perkembangan teknologi penyimpanan yang ambisius namun terukur. Pengembangan fitur-fitur seperti Dual Pivot dan peningkatan kapasitas melalui teknologi HAMR dan ePMR berpotensi mengubah lanskap penyimpanan data di era digital yang semakin menuntut kapasitas besar dan efisiensi tinggi. Kunci keberhasilan akan terlihat dari iterasi produk dan respons pasar terhadap solusi-solusi ini di tahun-tahun mendatang.






