Bitcoin kembali turun di bawah angka $70,000 setelah mengalami fluktuasi harga yang sangat tajam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Senin pagi waktu New York, harga Bitcoin tercatat sekitar $69,037, turun sekitar 2% dari hari sebelumnya.
Pergerakan harga ini masih terbilang moderat dibandingkan dengan volatilitas tinggi yang terjadi pekan lalu. Pada hari Kamis, Bitcoin tiba-tiba terjun hingga menyentuh level $60,033, rekor terendah sejak Oktober tahun lalu, sebelum rebound cepat di atas $70,000 pada Jumat.
Volatilitas Harga Bitcoin Melonjak Drastis
Indeks volatilitas Bitcoin, Volmex Implied Volatility Index, naik melewati 97%, menunjukkan peningkatan intraday terbesar sejak kehancuran bursa FTX pada 2022. Kenaikan volatilitas ini menandakan ketidakpastian tinggi di kalangan pelaku pasar.
Chris Beauchamp, analis utama di platform investasi IG, menilai bahwa meskipun harga bitcoin sudah bangkit dari posisi terendah, minat beli masih rendah. Ia menyampaikan, "Cryptocurrency membutuhkan momentum yang bullish, dan meski terjadi pemulihan pekan lalu, momentum positif ini masih belum kuat."
Munculnya Keraguan Sebagai "Emas Digital"
Meski mendapatkan dukungan dari kebijakan ramah kripto di pemerintahan AS dan meningkatnya adopsi institusional, Bitcoin tidak mampu menjadi safe haven saat ketegangan geopolitik meningkat. Hal ini menimbulkan keraguan mengenai peran Bitcoin sebagai "emas digital."
Keuntungan besar bagi investor terjadi pada tanggal 6 Februari, saat dana yang dikelola oleh bursa Bitcoin AS mencatat aliran masuk sebesar $221 juta. Fenomena ini terjadi karena para investor memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan pembelian.
Prediksi Tren Harga Bitcoin
Jeff Anderson, kepala Asia di STS Digital, memperkirakan likuiditas akan menurun dan pasar akan tetap gelisah, sehingga fluktuasi harga besar masih akan berlanjut. Menurutnya, level harga $70,000 bukanlah batas signifikan, karena pergerakan selanjutnya bisa terjadi di bawah $62,000 atau di atas $76,000.
Berikut gambaran skenario pergerakan harga Bitcoin saat ini:
- Penurunan lanjutan di bawah $62,000 bisa memicu koreksi lebih dalam.
- Penembusan di atas $76,000 menandakan potensi tren bullish jangka menengah.
- Pasar kemungkinan akan menghadapi gejolak harga yang signifikan dalam waktu dekat.
Pergerakan harga yang penuh gejolak ini menuntut investor untuk berhati-hati dan memantau indikator pasar dengan cermat. Ketidakpastian yang melingkupi pasar kripto tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi dinamika harga Bitcoin dalam waktu dekat.







