Konsol Xbox ROG Ally X dari ASUS mengalami kerusakan serius hanya dalam beberapa bulan setelah pembelian. Perangkat yang dibanderol seharga 800 Poundsterling ini tiba-tiba tidak dapat dinyalakan meskipun sudah diisi daya dengan charger resmi. Tidak ada indikator LED yang menyala ketika perangkat dihubungkan ke sumber listrik, menandakan adanya kerusakan internal yang serius.
Pengguna telah melakukan berbagai langkah pemecahan masalah secara mandiri, termasuk menekan tombol power dan volume secara bersamaan serta mengganti kabel pengisi daya. Namun, tidak ada satu pun cara yang berhasil menghidupkan kembali perangkat tersebut. Ini menjadi tanda bahwa Xbox ROG Ally X ini benar-benar “mati” dan harus dikembalikan.
Pengalaman Buruk dengan Layanan Pelanggan di Retailer
Alur klaim garansi pertama kali diarahkan ke retailer tempat pembelian, yaitu Currys. Namun, layanan pelanggan di Currys justru menjadi hambatan tambahan. Sistem bantuan yang harus ditempuh melalui live chat ternyata tidak dapat diakses setelah 30 hari masa pembelian. Kontak melalui telepon juga sulit didapatkan karena nomor khusus tidak tercantum secara jelas di situs web resmi.
Ketika akhirnya dapat berbicara dengan perwakilan Currys, saran yang diberikan justru terkesan mengulang hal-hal dasar seperti mematikan dan menyalakan perangkat kembali, yang jelas tidak relevan untuk perangkat yang sama sekali tidak menyala. Setelah berbelit-belit, pengguna diarahkan langsung ke pihak ASUS untuk proses perbaikan.
Proses RMA di ASUS dan Tantangan Layanan Purna Jual
Pengajuan Return Merchandise Authorization (RMA) kepada ASUS dimulai empat hari setelah kegagalan perangkat ditemukan. Namun, pengguna dihadapkan pada pesan resmi dari ASUS yang menyatakan "tingginya volume perbaikan" saat ini. Sebagian pengajuan di wilayah Manchester bahkan dialihkan ke fasilitas perbaikan luar negeri sebagai langkah sementara.
Situasi ini mengindikasikan tingginya permintaan servis yang mungkin tidak hanya terkait produk ROG Ally X, tetapi juga dari lini produk lainnya. Tidak adanya laporan kegagalan massal di komunitas pengguna secara online kemungkinan menandakan kasus ini tergolong insiden yang jarang terjadi.
Dampak dan Kekhawatiran Pengguna Konsol Gaming Portabel
Kegagalan ROG Ally X yang baru digunakan sekitar lima bulan ini menimbulkan keraguan serius mengenai kualitas dan daya tahan produk. Sebelumnya, ada harapan bahwa perangkat ini bisa menjadi pengganti yang layak untuk Steam Deck, namun pengalaman kerusakan dan layanan yang kurang memuaskan menimbulkan penyesalan atas keputusan pembelian.
Pengguna berharap kondisi ini menjadi kasus khusus, bukan masalah luas yang akan mempengaruhi banyak konsumen lain. ASUS bersama dengan retailer terkait perlu meningkatkan respons dan layanan purna jual untuk menjaga kepercayaan pelanggan, terutama saat menangani produk elektronik kelas premium dengan harga tinggi.
Langkah-Langkah yang Harus Ditempuh Jika Mengalami Masalah Serupa
- Simpan bukti pembelian dan jangan lewatkan batas waktu klaim garansi awal.
- Hubungi retailer segera melalui saluran resmi, tetapi jangan mengandalkan hanya satu metode komunikasi.
- Lakukan dokumentasi lengkap terkait gejala kerusakan dan usaha troubleshooting yang sudah dilakukan.
- Ajukan RMA kepada produsen sesegera mungkin apabila retailer tidak dapat membantu.
- Periksa status pengajuan perbaikan secara rutin dan komunikasikan secara aktif untuk mempercepat proses.
Kasus Xbox ROG Ally X ini memberi gambaran penting terkait risiko membeli perangkat baru dengan layanan pelanggan yang mungkin belum optimal. Konsumen disarankan untuk melakukan riset lebih mendalam dan bersiap menghadapi potensi kendala teknis serta birokrasi dalam proses klaim garansi. Sementara itu, produsen dan reseller perlu menyelaraskan sistem dukungan untuk menjaga reputasi dan kepuasan pengguna di tengah kompetisi pasar game handheld yang semakin ketat.







