Bitcoin Bertengger di Bawah $70.000 Jelang Laporan Data Ketenagakerjaan AS Rabu Ini

Bitcoin bergerak dalam kisaran sempit di bawah angka $70.000 menjelang rilis laporan pekerjaan AS pada Rabu pagi. Pasar kripto menunjukkan volatilitas yang terbatas, dengan bitcoin diperdagangkan sekitar $69.200, turun sedikit dibandingkan 24 jam sebelumnya.

Penurunan harga bitcoin kali ini merupakan yang paling signifikan sejak halving 2024. Meski demikian, volume perdagangan tetap rendah, yang mengindikasikan bahwa investor ritel lebih memilih untuk menahan asetnya daripada menjual secara besar-besaran. Analis Kaiko, Laurens Fraussen, menyatakan bahwa pasar tengah mendekati level support teknikal penting yang akan menentukan keberlanjutan siklus empat tahun bitcoin.

Pengaruh Derivatif dan Volatilitas

Pergerakan harga bitcoin baru-baru ini lebih dipengaruhi oleh aktivitas derivatif dengan leverage daripada permintaan di pasar spot. Wintermute, sebuah firma perdagangan, mengamati bahwa volume spot yang ringan menyebabkan harga menjadi sangat sensitif terhadap posisi yang dipenuhi banyak investor. Terjadi aksi short squeeze baru-baru ini pada kontrak futures perpetual, yang memicu lonjakan volatilitas setelah periode relativa tenang.

Impak Data Pekerjaan AS dan Kebijakan Moneter

Laporan Nonfarm Payrolls yang tertunda dari bulan sebelumnya kini dirilis Rabu pagi. Ekonom memperkirakan tambahan pekerjaan sebanyak 70.000, meningkat dari 50.000 pada Desember. Tingkat pengangguran diprediksi tetap stabil di angka 4,4%. Namun, Peter Navarro, penasihat perdagangan Gedung Putih, menyebutkan dalam wawancara bahwa ekspektasi tersebut perlu direvisi turun secara signifikan. Pernyataan ini diperkuat oleh Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih, yang menganjurkan pasar untuk tidak panik jika data pekerjaan melemah.

Dampak Pasar Obligasi dan Kebijakan The Fed

Pasar obligasi merespons dengan menurunkan imbal hasil Treasury 10-tahun sebesar 5 basis poin menjadi 4,14%. Biasanya, tingkat suku bunga yang lebih rendah dan pelonggaran kebijakan Federal Reserve dianggap mendukung aset berisiko seperti bitcoin. Namun, dalam siklus ini, bitcoin justru mengalami penurunan meski The Fed telah memangkas suku bunga sebanyak 75 basis poin dalam beberapa bulan terakhir.

Poin Penting untuk Investor

  1. Bitcoin masih diperdagangkan di bawah tekanan pasar dengan volatilitas tinggi karena faktor teknikal dan derivatif.
  2. Volume perdagangan spot yang rendah menunjukkan kehati-hatian investor ritel.
  3. Laporan pekerjaan AS yang akan dirilis memiliki potensi besar memengaruhi sentimen pasar kripto.
  4. Kebijakan suku bunga The Fed belum berhasil mendorong kenaikan signifikan harga bitcoin.
  5. Pemantauan terus-menerus terhadap data makroekonomi dan posisi pasar derivatif sangat penting untuk strategi investasi.

Pasar kripto berpotensi terus mengalami fluktuasi mengikuti perkembangan rilis data ekonomi AS dan respon pelaku pasar terhadap sinyal teknikal. Investor disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan indikator penting dalam mengambil keputusan.

Berita Terkait

Back to top button