Bitcoin Saat Ini Lebih Mirip Aset Teknologi, Bukan Emas Digital, Kata Grayscale

Bitcoin masih dipandang sebagai aset teknologi yang sedang berkembang, bukan sebagai emas digital, menurut laporan terbaru dari manajer aset kripto Grayscale. Penurunan harga Bitcoin ke kisaran sekitar $60.000 pada awal bulan ini mirip dengan pola pergerakan saham teknologi yang sedang mengalami penurunan.

Grayscale menilai Bitcoin saat ini lebih menyerupai saham teknologi dengan volatilitas tinggi daripada aset penyimpan nilai yang mapan. Meski memiliki desain terbatas dan jaringan desentralisasi yang tahan banting, Bitcoin baru berusia 17 tahun dan masih dalam tahap awal evolusi moneter jika dibandingkan dengan sejarah ribuan tahun emas.

Zach Pandl, kepala riset Grayscale, mengatakan bahwa Bitcoin berpotensi menjadi penyimpan nilai jangka panjang karena jaringan ini diperkirakan akan terus beroperasi melampaui umur kita. Namun, klaim Bitcoin sebagai “emas digital” semakin dipertanyakan setelah beberapa bulan terakhir harga Bitcoin justru turun tajam seiring investor mencari perlindungan di aset lain.

Sementara Bitcoin terjun bebas, harga emas fisik justru mencatat level tertinggi sepanjang masa dan menarik arus modal masuk yang signifikan. Kondisi ini menunjukkan bahwa kelangkaan Bitcoin belum cukup untuk membuatnya berperan sebagai pelindung nilai di saat pasar mengalami gejolak.

Menurut Pandl, investasi Bitcoin hari ini lebih merupakan spekulasi pada tingkat adopsi di masa depan. Sampai Bitcoin diterima secara luas sebagai aset moneter global, harga Bitcoin akan rentan terhadap sentimen risiko dan lebih bergerak mengikuti portofolio yang berorientasi pada pertumbuhan.

Laporan juga mencerminkan mekanisme pasar yang mendukung pandangan tersebut. Tekanan jual yang dipimpin oleh investor AS, arus keluar dari exchange-traded funds (ETF) Bitcoin spot, serta deleveraging tajam dalam produk derivatif kripto menunjukkan pembalikan modal yang terkait dengan aset teknologi, bukan krisis kepercayaan pada jaringan Bitcoin.

Berikut ini beberapa poin penting dari laporan Grayscale terkait kondisi pasar Bitcoin saat ini:

1. Arus keluar dari ETF Bitcoin spot di AS terus berlangsung, menandakan menurunnya minat institusional.
2. Investor menarik ratusan juta dolar dari ETF tersebut di tengah volatilitas dan penurunan harga pasar.
3. Total aset yang dikelola ETF Bitcoin berkurang, membuat banyak posisi menjadi merugi.
4. Di sisi lain, arus masuk ke aset kripto lain masih berlanjut meski minat pada ETF Bitcoin melemah.

Meski demikian, Grayscale memandang ada dasar untuk pemulihan jangka panjang Bitcoin. Regulasi yang semakin matang terkait stablecoin dan aset tokenized, serta inovasi blockchain yang berkelanjutan, diyakini dapat mendukung fase adopsi berikutnya. Platform seperti Ethereum dan Solana, serta teknologi middleware seperti Chainlink, berpotensi mendapatkan keuntungan dari perkembangan ini.

Dengan demikian, pasar kripto diperkirakan akan terus mengalami transformasi seiring bertambahnya pemahaman dan penerimaan terhadap teknologi blockchain. Kondisi ini menegaskan bahwa Bitcoin saat ini lebih tepat diperlakukan sebagai aset teknologi yang menjanjikan potensi pertumbuhan daripada sebagai pengganti emas digital di masa kini.

Berita Terkait

Back to top button