Kuartil Bitcoin Belum Tunjukkan Capitulation Sejati, Ahli Derivatif Prediksi Penurunan Lanjutan

Bitcoin mengalami penurunan tajam lebih dari 10% dalam satu hari, menyentuh sekitar $60.000, sebelum naik kembali ke sekitar $70.000 beberapa hari terakhir. Namun, pertanyaan utama yang muncul adalah apakah penurunan ini menandai "kapitulasi" sejati, yakni titik ketika investor panik menjual aset mereka dengan kerugian dan tekanan bearish habis, membuka peluang bagi tren reli baru.

Menurut Greg Magadini, direktur derivatif Amberdata, data dari pasar futures menunjukkan signal yang berbeda dan tidak meyakinkan bahwa sudah terjadi kapitulasi. Ia menilai masih ada kemungkinan harga Bitcoin turun lebih dalam lagi berdasarkan pergerakan dan posisi para pelaku pasar derivatif.

Analisis Pasar Derivatif dan Kapitulasi Bitcoin
Futures adalah kontrak standar yang memungkinkan pembelian atau penjualan aset seperti Bitcoin pada harga tertentu di masa depan. Para trader menggunakan futures untuk berspekulasi terhadap arah harga, baik dengan membeli saat mengantisipasi kenaikan atau melakukan short selling saat mengharapkan penurunan. Kontrak ini tidak melibatkan kepemilikan fisik aset.

Perbedaan harga antara futures dan pasar spot, yang disebut basis, menjadi indikator sentimen pasar dan posisi trader. Basis positif atau premium futures terhadap pasar spot biasanya mengindikasikan optimisme bullish. Sebaliknya, jika futures dijual dengan harga diskon dibanding spot, kondisi itu menunjukkan tekanan bearish.

Dalam konteks pasar bearish Bitcoin sebelumnya, fase kapitulasi yang menandai dasar harga sering disertai dengan futures yang diperdagangkan jauh di bawah harga spot. Diskon besar ini merefleksikan pelepasan paksa aset dan titik akhir dari tekanan jual besar-besaran.

Namun, menurut Magadini, penurunan harga Bitcoin pekan lalu hanya menyebabkan futures turun ke posisi diskon dalam waktu singkat. Ia menjelaskan, "Meskipun basis 90 hari sempat turun pada setiap penurunan harga Bitcoin, perubahan ini sangat kecil, hanya berkisar sekitar -100 basis poin. Saat ini, basis tetap di sekitar 4% pada Bitcoin, sejalan dengan hasil treasury bebas risiko."

Untuk membandingkan, pada akhir pasar bearish tahun lalu, basis 90 hari futures Bitcoin tercatat mencapai diskon hingga 9% saat harga Bitcoin sempat turun di bawah $20.000. Ini mengindikasikan jika mengikuti pola historis, masih mungkin terjadi satu penurunan lebih dalam lagi di pasar futures, di mana trader mungkin menyerah dan menyebabkan diskon besar terhadap harga spot.

Pergerakan Harga dan Prospek Bitcoin Saat Ini
Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan mendekati $69.000 menurut data CoinDesk, mengalami penurunan sekitar 1% sejak tengah malam UTC. Tren ini menunjukkan pasar masih belum menunjukkan tanda-tanda kepastian apakah level harga saat ini sudah menciptakan titik balik permanen.

Dari perspektif derivatif, kurangnya reaksi tajam di basis futures membuat beberapa ahli berpendapat bahwa tekanan jual belum benar-benar usai. Oleh karena itu, analis memperkirakan bahwa Bitcoin masih berpotensi mengalami koreksi harga lebih jauh sebelum akhirnya mencapai fase kapitulasi yang sesungguhnya.

Pentingnya Memahami Sinyal Futures dalam Pasar Bitcoin
Bagi para pelaku pasar dan investor, memantau perbedaan harga futures terhadap spot penting dilakukan untuk mengukur sentimen pasar secara real time. Berikut beberapa poin penting terkait futures dan kapitulasi Bitcoin:

  1. Futures trading dengan premi tinggi berarti optimisme pasar masih kuat.
  2. Diskon signifikan di futures terhadap spot biasanya menunjukkan tekanan jual berat dan potensi kapitulasi.
  3. Kapitulasi di pasar Bitcoin biasanya menandai level harga terendah dan membuka peluang rebound.
  4. Pergerakan basis futures harus diamati dengan seksama untuk memperkirakan kemungkinan tren lanjutan.
  5. Sejauh ini, pergerakan basis futures terlihat relatif stabil dan belum mencapai level diskon yang biasanya terkait dengan kapitulasi besar.

Dengan memahami dinamika futures dan hubungannya dengan harga spot, investor dapat membuat keputusan lebih matang dalam menghadapi volatilitas pasar Bitcoin yang tinggi.

Penting untuk dicatat bahwa pasar aset kripto, khususnya Bitcoin, sangat dinamis dan sensitif terhadap berbagai faktor eksternal. Oleh karena itu, memonitor data pasar seperti futures basis dan tren harga spot menjadi kunci dalam membaca kondisi pasar secara lebih lengkap. Hingga saat ini, indikator teknis dan sentimen pasar melalui kontrak derivatif masih menunjukkan adanya peluang penurunan harga lebih lanjut sebelum masuk ke fase kapitulasi yang pasti.

Berita Terkait

Back to top button