
Pasar kripto masih belum pulih sepenuhnya setelah kejatuhan tajam pada 10 Oktober. Kapitalisasi pasar aset digital turun dari $3,1 triliun menjadi $2,3 triliun dalam waktu satu bulan saja. Bitcoin, sebagai kripto terbesar, anjlok lebih dari 25% dan kini diperdagangkan di harga sekitar $67.610,98. Ether, kripto kedua terbesar, bahkan kehilangan lebih dari 35% nilainya dan berada di posisi $1.950,28.
Indeks Crypto Fear & Greed menunjukkan angka 12, menandakan sentimen "ketakutan ekstrem" yang berlangsung berbulan-bulan. Ketakutan pasar muncul lagi mengenai kemungkinan musim dingin kripto saat ini lebih parah dibanding pada 2022. Meskipun tidak ada kejadian besar seperti runtuhnya FTX, beberapa perusahaan kripto populer telah mengajukan kebangkrutan atau menghentikan operasinya dalam beberapa bulan terakhir.
JPMorgan Tetap Optimis terhadap Pasar Kripto di 2026
JPMorgan Chase, bank terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, menunjukkan sikap bullish terhadap kripto pada tahun 2026. Menurut laporan yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou, JPMorgan memperkirakan aliran modal institusional dan kejelasan regulasi akan mendorong penguatan aset digital. “Kami optimis pada pasar kripto untuk 2026 karena mengantisipasi kenaikan aliran dana digital yang lebih banyak dari investor institusional,” ujar para analis JPMorgan.
JPMorgan juga menilai bahwa biaya produksi Bitcoin saat ini sekitar $77.000, yang bisa menjadi titik keseimbangan baru setelah tekanan penjualan yang tinggi dari para penambang (miner capitulation). Jika harga Bitcoin terus berada di bawah biaya produksi tersebut dalam jangka panjang, beberapa penambang mungkin akan berhenti beroperasi. Hal ini diperkirakan akan menurunkan biaya produksi Bitcoin secara keseluruhan dan memicu koreksi otomatis pada harga.
Faktor-Faktor yang Mendukung Optimisme JPMorgan
Bank ini memandang volatilitas Bitcoin lebih rendah dibandingkan dengan emas, sehingga Bitcoin dianggap sebagai aset yang lebih menarik oleh para investor institusional. JPMorgan juga menekankan bahwa penggerak utama pemulihan pasar kripto bukanlah trader ritel atau perusahaan dengan cadangan aset digital, melainkan investor institusional. Kejelasan peraturan di Amerika Serikat, termasuk kemajuan dalam legislasi seperti Clarity Act, diyakini dapat memberi dorongan positif bagi pasar kripto pada tahun ini.
Data Penting Pasar Kripto
- Kapitalisasi pasar kripto turun dari $3,1 triliun ke $2,3 triliun dalam satu bulan.
- Bitcoin turun lebih dari 25% menjadi $67.610,98.
- Ether kehilangan lebih dari 35% nilainya menjadi $1.950,28.
- Indeks Fear & Greed menunjukkan angka 12, menandakan ketakutan ekstrem.
- Biaya produksi Bitcoin saat ini diperkirakan sekitar $77.000 oleh JPMorgan.
Meskipun pasar kripto sedang mengalami tekanan berat, pandangan JPMorgan menyoroti potensi kebangkitan jangka panjang yang kuat di sektor ini. Fokus pada peran institusional dan aspek regulasi menjadi kunci utama dalam prediksi mereka untuk tahun 2026.





