Strategi perusahaan Strategy dalam membeli Bitcoin terus berlanjut meskipun pasar kripto sedang menghadapi tekanan berat. Perusahaan yang dipimpin Michael Saylor ini menambah pembelian Bitcoin senilai $90 juta dalam minggu yang berakhir 8 Februari, setelah sebelumnya membeli senilai $75 juta. Secara total, Strategy telah mengakumulasi 714.644 Bitcoin dengan harga rata-rata pembelian sekitar $76.000 per koin, sementara harga Bitcoin saat ini di bawah $70.000, sehingga mengalami kerugian secara nilai tercatat.
Meskipun harga saham MSTR anjlok hampir 61% dalam setahun terakhir, dan kapitalisasi pasarnya turun dari lebih $120 miliar ke sekitar $38 miliar, Strategy tetap berpegang teguh pada visinya sebagai pemilik cadangan Bitcoin terbesar dunia. Langkah menjual 704 Bitcoin pada Desember lalu yang menghasilkan sekitar $11,8 juta bukan karena kehilangan keyakinan, melainkan untuk strategi pengurangan pajak (tax loss harvesting). Dalam dua hari setelah penjualan tersebut, perusahaan justru kembali membeli 810 Bitcoin, menegaskan komitmennya terhadap aset digital ini.
Kinerja Keuangan dan Implikasi Kerugian
Laporan keuangan kuartal keempat Strategy memang menampilkan kerugian besar hingga $42,93 per saham, jauh melampaui kerugian tahun sebelumnya sebesar $3,03 per saham. Namun, kerugian ini sangat dipengaruhi oleh akuntansi mark-to-market yang harus menilai Bitcoin sesuai harga pasar terkini. Penurunan harga Bitcoin dari puncak $126.000 ke kisaran $65.000 sampai $70.000 menyebabkan kerugian yang belum terealisasi, namun bukan merupakan kerugian kas riil.
Investor harus memahami bahwa volatilitas harga Bitcoin memang merupakan karakteristik utama investasi di sektor ini. Konsep ini ditegaskan oleh CEO Phong Le yang menyebutkan bahwa jika harga Bitcoin turun ke $8.000 dan bertahan selama 5-6 tahun, barulah Strategy menghadapi risiko atas kewajiban keuangannya. Dengan cadangan Bitcoin senilai sekitar $50 miliar dan kapitalisasi pasar saham MSTR sebesar $40 miliar, saham ini sebenarnya diperdagangkan dengan nilai diskon dibandingkan nilainya berdasarkan kepemilikan Bitcoin.
Perkembangan Divisi Perangkat Lunak dan Cadangan Kas
Selain aset kripto, divisi perangkat lunak Strategy mencatatkan pendapatan $123 juta, naik 2% dari tahun sebelumnya dan melampaui ekspektasi analis sebesar $118,8 juta. Peningkatan kas perusahaan menjadi $2,3 miliar dari awal tahun yang hanya $38,1 juta menunjukkan langkah strategis untuk memperkuat cadangan USD. Cadangan ini dirancang untuk menjamin pembayaran dividen kepada pemegang saham preferen dalam jangka waktu 2-3 tahun ke depan, memberikan sinyal kuat bahwa perusahaan siap menghadapi musim dingin kripto yang berkepanjangan.
Strategi perusahaan terlihat jelas yakni terus menambah tumpukan Bitcoin secara berkelanjutan sambil menjaga kesehatan neraca keuangan. Hal ini menciptakan pondasi yang kuat bagi investor untuk percaya bahwa perusahaan mampu bertahan dan memanfaatkan pemulihan pasar di masa depan.
Rekomendasi dan Prospek Saham MSTR
Mayoritas analis memberikan rekomendasi “Strong Buy” untuk saham MSTR dengan target harga rata-rata mencapai $401,86. Ini menunjukkan potensi kenaikan sekitar 221% dari harga saat ini. Dari 16 analis yang menilai saham ini, 13 memberikan penilaian kuat untuk membeli, satu moderat, dan dua menahan posisi. Angka tersebut menunjukkan optimisme besar akan prospek Strategy dalam jangka menengah hingga panjang.
Dengan pendekatan defensif terhadap pengelolaan risiko dan ekspansi aset Bitcoin, Strategy memperlihatkan diri tidak hanya sebagai pemain besar di dunia kripto, tetapi juga sebagai perusahaan yang pragmatis dan adaptif di tengah volatilitas pasar. Hal ini membuka peluang menarik bagi investor yang mencari eksposur ke pasar aset digital melalui saham yang memiliki dukungan fundamental solid dan strategi investasi jelas.





