Pada awal tahun ini, SEC akhirnya menyetujui ETF Bitcoin spot yang langsung didukung oleh cadangan Bitcoin asli. Berbeda dengan ETF Bitcoin sebelumnya yang melacak kontrak berjangka, ETF ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur langsung ke harga pasar Bitcoin tanpa harus menggunakan dompet kripto. Salah satu ETF terpopuler adalah iShares Bitcoin Trust (NASDAQ: IBIT) yang memiliki aset sebesar $52,6 miliar.
Setiap saham IBIT mewakili klaim atas sekitar 0,000568 Bitcoin yang disimpan dalam kustodiannya. Rasio ini tidak tetap dan dapat berubah tiap hari bergantung pada jumlah aset yang dimiliki serta biaya yang dipotong oleh manajer dana. Saat ini, IBIT mengenakan expense ratio sebesar 0,25%, angka yang sejalan dengan kebanyakan ETF Bitcoin spot lain di pasar.
Untuk mendapatkan nilai setara satu Bitcoin melalui IBIT, investor harus membeli sekitar 1.761 saham. Dengan harga total lebih dari $65.000, nilai ini nyaris sama dengan harga Bitcoin langsung di bursa kripto. Hal ini menunjukkan bahwa investasi melalui IBIT hampir setara dengan membeli Bitcoin secara langsung, meskipun dengan kemudahan proses dan risiko keamanan yang berbeda.
Namun, sebelum menginvestasikan dana pada iShares Bitcoin Trust, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Meski ETF ini memberikan kemudahan akses ke Bitcoin bagi investor ritel dan institusional, analis dari Motley Fool tidak memasukkan IBIT ke dalam daftar 10 saham terbaik untuk dibeli saat ini. Mereka menganjurkan saham-saham lain yang dinilai memiliki potensi keuntungan lebih besar di masa depan.
Motley Fool mencatat bahwa rekomendasi saham terbaiknya selama bertahun-tahun memberikan pengembalian rata-rata sebesar 913%, jauh melampaui indeks S&P 500 yang hanya mencapai 196%. Contoh sukses termasuk Netflix dan Nvidia, yang menghasilkan keuntungan ratusan hingga jutaan persen bagi pemegang saham sejak direkomendasikan.
Investor yang mempertimbangkan pembelian iShares Bitcoin Trust harus memahami bahwa meskipun produk ini memberikan kemudahan eksposur ke Bitcoin, biaya dan fluktuasi rasio saham terhadap Bitcoin juga memengaruhi hasil investasi. ETF ini cocok bagi mereka yang menginginkan cara investasi lebih praktis tanpa menyimpan Bitcoin secara langsung.
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, IBIT tetap menjadi salah satu alternatif populer dalam portofolio aset kripto yang teregulasi. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga dan perubahan biaya agar bisa menentukan waktu terbaik untuk membeli atau menjual saham ETF ini sesuai dengan tujuan investasi.





