Investor Venture Capital Optimis, Meski Crypto Kehilangan $2 Triliun dan Sentimen Pasar Terpuruk

Industri kripto mengalami penurunan nilai pasar lebih dari $2 triliun, namun investor modal ventura tetap antusias melakukan investasi di sektor ini. Meski Bitcoin merosot hingga 47% sejak puncaknya di Oktober, dan aset kripto lain seperti Ethereum dan Solana jatuh 60% dan 73%, pendanaan untuk startup kripto masih terus berjalan.

Data dari DefiLlama menunjukkan pendanaan startup kripto hanya mencapai $18,5 juta dalam satu minggu terakhir. Ini menjadi periode terendah sejak liburan tahun baru dan termasuk yang terlemah dalam dua tahun terakhir. Namun, para venture capitalist (VC) menyatakan penurunan pasar besar-besaran ini tidak mengubah pandangan mereka terhadap potensi jangka panjang industri blockchain.

Fundamental Perusahaan Blockchain Tetap Kuat

Charlie Sandor, partner di firma modal ventura CMT Digital, menegaskan bahwa aspek fundamental perusahaan blockchain malah makin membaik. Sandor menjelaskan bahwa yang berubah adalah cara penilaian masa depan token, yang menyebabkan valuasi proyek-proyek dengan ekspektasi token tinggi turun. Ia memperkirakan syarat investasi akan lebih berhati-hati, dengan alokasi dana lebih fokus pada proyek yang menunjukkan pemakaian nyata dan pendapatan.

Pendanaan Startup Kripto Terbesar Minggu Ini

Beberapa pendanaan terbesar minggu ini menunjukan kepercayaan investor pada inovasi di ranah kripto, di antaranya:

  1. Bullshot
    Startup peluncur token meme yang berbasis AI di jaringan BNB Chain ini berhasil mengumpulkan $7,5 juta dalam putaran privat. Investor utama termasuk Animoca Brands dan Genesis Capital. Bullshot memudahkan penciptaan token dengan satu klik dan menghadirkan proteksi anti-bot untuk mengurangi praktik perdagangan predatori. Platform ini sudah memfasilitasi peluncuran lebih dari 70.000 token, mencerminkan permintaan tinggi untuk token meme dalam ekosistem BNB.

  2. Levl
    Firma asal Swiss yang menyediakan infrastruktur stablecoin ini memperoleh pendanaan awal sebesar $7 juta, dengan Galaxy Ventures sebagai pemimpin putaran. Levl mengintegrasikan sistem perbankan tradisional dengan penyelesaian berbasis blockchain, memungkinkan pembayaran global instan menggunakan fiat dan stablecoin seperti USDC. Dengan izin regulasi di Swiss dan Kanada, volume transaksi tahunan Levl sudah melebihi $1 miliar hanya dalam empat bulan sejak peluncuran.

  3. Birch Hill Holdings
    Perusahaan asal New York ini mendapatkan pendanaan pre-seed senilai $2,5 juta yang dipimpin bersama oleh ParaFi Capital dan Castle Island Ventures. Birch Hill fokus membangun infrastruktur tingkat institusional untuk peminjaman on-chain dan tokenisasi aset dunia nyata. Tim pendirinya terdiri dari mantan ahli kredit terstruktur dan risiko dari Goldman Sachs serta BlackRock.

Investasi di sektor kripto kini kian selektif, dengan penekanan pada proyek yang mampu menghasilkan nilai tambah nyata. Meski pasar sedang terkoreksi tajam, modal ventura tetap percaya inovasi berbasis blockchain memiliki prospek jangka panjang yang solid. Tren ini menunjukkan bahwa pendanaan kripto tidak hanya bergantung pada sentimen harga aset digital, melainkan juga pada ketangguhan produk dan model bisnis startup di ekosistem ini.

Berita Terkait

Back to top button