Ownera Founder: Peluang Crypto Sesungguhnya Ada di Infrastruktur Institusional untuk Bank dan Keuangan

Tokenisasi aset digital mulai mendekati adopsi luas, namun tantangan infrastruktur sejatinya menjadi hambatan besar yang sering tak terlihat oleh pengguna. Ami Ben David, pendiri sekaligus CEO Ownera, menekankan bahwa peluang inti di dunia kripto bukan hanya pada pengembangan aplikasi baru, tetapi pada penciptaan infrastruktur yang memungkinkan keterhubungan skala besar bagi bank dan institusi keuangan.

Ownera adalah perusahaan teknologi yang menyediakan jaringan interoperabilitas global untuk aset tokenisasi. Menurut Ben David, meskipun bank secara teori bisa langsung terhubung ke blockchain, hal ini tidak praktis dilakukan. Infrastruktur yang kompleks dan perubahan cepat pada ekosistem blockchain membuat bank membutuhkan solusi yang andal dan stabil agar dapat melayani pengguna dengan baik.

Tantangan Infrastruktur untuk Institusi Keuangan

Ekosistem blockchain selalu berkembang dengan cepat; jaringan baru diluncurkan setiap minggu sementara protokol dan likuiditas pun berubah-ubah. Ben David menjelaskan bahwa kondisi seperti ini menimbulkan masalah serius bagi institusi keuangan. Mereka memerlukan kerangka kerja kustodi yang stabil, batasan regulasi yang jelas, serta kontrol ketat terkait aset yang dapat diperdagangkan di berbagai jaringan.

Mengelola berbagai jaringan dan aplikasi secara bersamaan sangat kompleks dan memerlukan sumber daya besar. Ownera menawarkan platform terkelola yang mampu menangani kompleksitas tersebut dan menjadi jembatan yang scalable serta sesuai regulasi untuk menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan sistem berbasis blockchain.

Pendekatan Brownfield dalam Infrastruktur Blockchain

Berbeda dengan inovasi kripto yang banyak bersifat “greenfield” atau menciptakan produk baru dari nol, institusi keuangan beroperasi dalam konteks “brownfield.” Bank dan lembaga finansial sudah menjalankan sistem warisan besar yang tidak dapat langsung digantikan. Infrastruktur blockchain harus mampu berjalan secara paralel dan terintegrasi dengan operasi yang sudah ada.

Ben David menegaskan bahwa pasar institusional memiliki skala lebih dari 100 kali lipat dibanding pasar kripto. Hal ini membutuhkan interoperabilitas lintas rantai, aplikasi, dan mitra tanpa mengorbankan kepastian regulasi maupun keamanan operasional.

Membangun Jaringan Interoperabilitas untuk Masa Depan Tokenisasi

Fase berikutnya disebut Ben David sebagai “critical buildup” menuju tokenisasi pasar yang mencapai skala besar. Platform Ownera sudah menghubungkan puluhan blockchain, termasuk kemitraan dengan LayerZero, serta mendukung sejumlah aplikasi yang sudah memproses volume perdagangan bernilai miliaran dolar.

Aplikasi-aplikasi ini disebut sebagai “super apps” karena mampu menangani beragam jenis aset dalam berbagai rantai sekaligus. Menurut Ben David, blockchain hanyalah lapisan infrastruktur yang memungkinkan bank memberikan akses mulus kepada klien mereka terhadap kripto, sekuritas tokenisasi, obligasi, dan aset digital lain dalam kerangka kerja regulasi yang tegas.

Transformasi ini bukanlah penggantian keuangan tradisional, melainkan integrasi bertahap yang menjembatani kedua dunia. Tujuan utama bagi institusi yang ingin melampaui tahap eksperimen adalah membuat konektivitas blockchain menjadi lebih mudah dan dapat diskalakan secara efektif.

Poin Penting Mengenai Peluang Infrastruktur Kripto bagi Institusi

  1. Infrastruktur menjadi kunci agar bank dapat masuk ke pasar tokenisasi dengan aman dan sesuai regulasi.
  2. Sistem warisan institusi sulit digantikan, sehingga integrasi blockchain harus berbasis paralel dan adaptif.
  3. Interoperabilitas antar blockchain dan aplikasi sangat penting untuk mendukung skala pasar institusional.
  4. Platform terkelola yang dapat menavigasi kompleksitas pasar sangat dibutuhkan.
  5. Ekosistem “super apps” memungkinkan pengelolaan berbagai aset token secara simultan dan efisien.

Dengan meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur yang mendukung skala dan kepatuhan di sektor institusional, Ownera memposisikan diri sebagai pemain strategis. Solusi mereka berpotensi mempercepat transisi ke pasar tokenisasi yang lebih masif dan stabil, membuka jalur bagi bank untuk menawarkan layanan berbasis aset digital tanpa harus mengorbankan keamanan dan aturan yang berlaku.

Berita Terkait

Back to top button