Bitcoin dan Ethereum sempat mencatatkan kenaikan tipis pada Sabtu sebelum terkoreksi lagi sehingga keuntungan mingguan mereka gagal dipertahankan. Sementara itu, Dogecoin tampil sebagai koin dengan performa paling mencolok dengan lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.
Dogecoin, yang merupakan cryptocurrency terbesar kesembilan berdasarkan kapitalisasi pasar dan koin meme asli, menguat sekitar 11% dalam sehari menurut data CoinGecko. Harga Dogecoin mencapai hampir $0,11 per koin pada pukul 14.00 waktu New York, dorongan utama berasal dari kabar bahwa X — yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter — akan menghadirkan fitur perdagangan kripto langsung di platformnya.
Pengaruh Fitur Perdagangan di X terhadap Dogecoin
Dalam pengumuman resmi pada Sabtu, kepala produk X menyatakan bahwa dalam beberapa minggu ke depan pengguna dapat “memperdagangkan saham dan kripto langsung dari timeline.” Langkah ini dipandang positif karena sebelumnya Dogecoin sering mendapat dorongan harga setiap kali ada berita terkait pembayaran di X. Elon Musk, pemilik X sekaligus orang terkaya dunia, kerap mempromosikan Dogecoin dalam berbagai wawancara dan unggahan di media sosial, menyebutnya sebagai cryptocurrency favoritnya.
Selain itu, Musk pernah menyatakan bahwa Dogecoin, meski volatil dan kini harganya 85% lebih rendah dari rekor tertinggi tahun 2021, cocok dijadikan opsi transaksi digital. Sentimen positif ini memicu investor dan spekulan memburu Dogecoin sebagai aset spekulatif yang berpotensi meraih keuntungan jangka pendek.
Pergerakan Bitcoin dan Ethereum yang Terbatas
Sementara itu, Bitcoin hanya mampu mencatat kenaikan sementara hingga mencapai harga tertinggi $70.434 sebelum akhirnya turun lagi ke level sekitar $69.798. Sepanjang minggu, harga Bitcoin relatif datar karena adanya net outflows dari dana pertukaran Bitcoin di Amerika Serikat. Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa investor menarik dana senilai $360 juta dari ETF Bitcoin yang dikelola oleh institusi besar seperti BlackRock, Fidelity, dan Grayscale.
Ethereum juga mengalami proses serupa dengan kenaikan cepat sebelum kembali melemah. Sempat menyentuh level hampir $2.100, Ethereum ditutup pada harga sekitar $2.080, naik 1% dalam 24 jam terakhir. Namun, para investor juga melakukan penarikan dana sebesar $161 juta dari ETF Ethereum di AS selama minggu ini.
Faktor Pasar dan Proyeksi Harga ke Depan
Tekanan pasar terhadap Bitcoin semakin terasa sejak penurunan tajam pekan lalu yang menurunkan harga hampir ke level $60.000. Kondisi pasar memburuk sejak Oktober ketika lebih dari $19 miliar dalam taruhan crypto dilikuidasi dalam peristiwa likuidasi terbesar dalam sejarah aset digital. Tekanan jual kembali meningkat saat pengumuman calon Ketua Federal Reserve Amerika Serikat dari kalangan yang dikenal hawkish terhadap inflasi, Kevin Warsh, yang dianggap bisa memperlambat laju penurunan suku bunga.
Para analis memperkirakan Bitcoin masih menghadapi risiko penurunan lebih dalam dalam waktu dekat. Bank Standard Chartered dari Inggris memprediksi harga Bitcoin bisa anjlok ke sekitar $50.000 sebelum akhirnya stabil. Sementara itu, analis dari CryptoQuant memperkirakan level $55.000 per koin merupakan titik dasar realistis yang bisa dicapai.
Rangkuman Pergerakan Pasar Kripto Besar
- Dogecoin naik 11% dalam 24 jam, menunjukkan reli terkuat di antara cryptocurrency kapitalisasi besar.
- Pengumuman fitur perdagangan kripto di X menjadi katalis utama penguatan Dogecoin.
- Bitcoin hanya mengalami kenaikan sementara hingga $70.434 sebelum terkoreksi ke $69.798.
- Investor menarik dana sekitar $360 juta dari ETF Bitcoin.
- Ethereum mencapai harga tertinggi hampir $2.100, namun tertutup di kisaran $2.080.
- Penarikan dana dari ETF Ethereum mencapai $161 juta selama minggu ini.
- Likuidasi besar dan ketidakpastian kebijakan suku bunga menekan pasar kripto secara umum.
- Proyeksi harga Bitcoin berpotensi turun ke $50.000 atau $55.000 menurut analis.
Kondisi pasar cryptocurrency saat ini masih menunjukkan volatilitas yang tinggi dengan tekanan besar pada Bitcoin dan Ethereum akibat likuidasi massal dan ketidakpastian kebijakan moneter global. Sementara itu, Dogecoin berhasil memanfaatkan momentum berita strategis dari platform sosial media besar untuk meraih kenaikan signifikan. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada sentimen investor dan pengembangan fitur perdagangan aset digital yang semakin mengintegrasikan kripto ke dalam kehidupan digital sehari-hari.





