Yakuza Kiwami 3 adalah remake dari Yakuza 3 yang dirilis pada 2009, menghadirkan perombakan besar-besaran pada judul asli sekaligus menambahkan berbagai elemen baru. Namun, perubahan pelik dan keputusan casting yang kontroversial membuat remake ini memunculkan reaksi beragam dari para penggemar seri Yakuza.
Remake ini membawa Kazuma Kiryu kembali, yang kali ini meninggalkan dunia yakuza untuk mengelola sebuah panti asuhan di sebuah kota pantai kecil. Alur cerita yang semula dinilai lamban dan penuh dengan cutscene panjang kini diperkaya dengan sejumlah konten baru yang menyegarkan, termasuk tantangan dan interaksi sosial yang lebih beragam.
Pengembangan Konten dan Perubahan Gameplay
Yakuza Kiwami 3 bukan sekadar perbaikan visual. Ini adalah perluasan besar dari cerita dan gameplay. Kiryu kini dilengkapi dengan ponsel yang mampu mengeluarkan "laser pink" sebagai fitur sosial unik, serta berbagai quest tambahan yang membuat pemain semakin terlibat dengan karakter dan dunia permainan.
Kota Okinawa dalam remake ini jauh dari kesan kota pantai yang sunyi. Justru, terdapat geng perempuan pengendara motor yang menjadi bagian penting dari cerita utama, di mana pemain bahkan dapat menjadi pemimpin salah satu geng tersebut. Setting tahun 2008 juga menjadi latar yang menarik, dengan referensi lucu dan menggelitik terhadap teknologi zaman itu, seperti prediksi soal televisi 3D yang kini terasa usang.
Selain itu, sistem combat mengalami perbaikan signifikan. Pertarungan kini terasa lebih seru dan dinamis dibandingkan versi asli yang dianggap kaku. Kiryu menggunakan berbagai jurus pukulan, tendangan, bahkan alat-alat unik seperti dayung untuk menghajar musuh, membuat pengalaman bertarung lebih menghibur.
Peran Panti Asuhan yang Berubah
Fokus utama cerita di panti asuhan kini dimodifikasi dengan mengurangi misi repetitif berburu anak-anak dan fetch quest yang membosankan. Sebagai gantinya, berbagai mini-games seperti bertani, memasak, menjahit, dan membantu anak-anak mengerjakan PR menjadi aktivitas utama. Sistem ini juga meningkatkan "daddy rating" Kiryu, memperdalam hubungan antara Kiryu dan anak-anak.
Meski demikian, beberapa pemain merasa kegiatan bonding ini terlalu banyak mengandalkan pekerjaan rutin yang membosankan. Selain itu, beberapa anak terasa kurang mendapatkan perhatian narasi karena misi mereka tidak lagi menjadi bagian utama cerita.
Penghilangan Quest Fotografi Unik
Salah satu kelemahan mencolok adalah hilangnya quest fotografi unik yang sebelumnya menjadi daya tarik di Yakuza 3. Dalam versi remake, quest fotografi hanya berputar pada pengambilan gambar lokasi statis tanpa cerita lucu atau karakteristik unik seperti di judul asli. Ini dianggap sebagai penurunan kualitas dan konsistensi dibandingkan seri sebelumnya.
Dark Ties dan Perspektif Antagonis
Yakuza Kiwami 3 juga menambahkan kampanye pendek bernama Dark Ties yang mengisahkan perjalanan Mine, salah satu antagonis utama, dengan gaya bertarung khasnya yang menggabungkan tendangan dan pukulan beruntun. Melalui sudut pandang ini, pemain dapat memahami naik turunnya Mine di dunia yakuza dan hubungannya dengan karakter Kanda, yang dikenal sebagai salah satu tokoh paling kontroversial dalam seri.
Dark Ties memperkaya padangan pemain tentang dunia Yakuza, meski beberapa adegan dan pilihan cerita, seperti kekerasan seksual yang melibatkan Kanda, menuai kritik tajam atas penggunaan tema tersebut.
Kontroversi Recasting Terbesar
Masalah besar lain yang menyelimuti Yakuza Kiwami 3 adalah keputusan menampilkan aktor Teruyuki Kagawa, yang terungkap pernah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang hostess di klub malam. Menurut laporan, Kagawa kini memerankan karakter dalam game yang justru mengolok tindakan pelecehan tersebut.
Keputusan casting ini dinilai sangat tidak sensitif dan bertolak belakang dengan nilai-nilai yang pernah dipegang oleh seri tersebut, khususnya soal perlakuan terhadap wanita. Kritik ini diperparah karena game sebelumnya bahkan menghindarkan Kiryu dari aksi kekerasan terhadap wanita dalam crossover. Situasi ini membuat banyak penggemar merasa tidak nyaman dan ragu mendukung remake ini secara moral.
Pertimbangan bagi Penggemar dan Pemain Baru
Mengacu pada berbagai perubahan dan kontroversi, Yakuza Kiwami 3 bisa jadi kurang direkomendasikan untuk mereka yang mengutamakan pengalaman original dan sensitivitas terhadap isu sosial. Pencinta seri mungkin perlu mempertimbangkan baik buruknya remake ini, dengan opsi alternatif seperti permainan Yakuza fan-made atau versi remaster asli sebagai pilihan.
Remake ini jelas berusaha menyegarkan dan memperluas cakupan Yakuza 3, tapi dengan langkah yang kadang terasa janggal secara narasi dan pemilihan aktor yang memicu perdebatan. Meski gameplay dan visual lebih solid, keputusan editorial terkait cerita dan casting cukup memengaruhi citra serta penerimaan Kiwami 3 dalam komunitas penggemar.
