Microsoft kini mengubah fokus pengembangan Windows 11 dengan menghadirkan fitur klasik yang sudah lama dituntut pengguna, sambil perlahan meninggalkan ketergantungan pada OpenAI. Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah kemampuan untuk memindahkan dan mengubah ukuran Taskbar yang selama ini dihilangkan pada Windows 11. Fitur ini sebelumnya sudah ada di versi Windows terdahulu, namun dihilangkan saat pembaruan besar Windows 11, sehingga memicu kritik dan keluhan dari komunitas pengguna.
Microsoft berencana meluncurkan pembaruan yang memungkinkan pengguna untuk mengatur posisi Taskbar sesuai keinginan, baik itu di bagian atas, kiri, kanan, maupun bawah layar. Rencana ini menjadi bagian dari usaha untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memperbaiki citra Windows 11, yang sejak peluncurannya mendapat banyak masukan tentang fitur yang dinilai kurang fleksibel. Sebagaimana dilaporkan oleh Zac Bowden, Senior Editor Windows Central, fitur ini akan mulai tersedia dalam update sistem di tahun mendatang.
Perubahan Strategi Microsoft pada AI dan OpenAI
Di sisi lain, Microsoft mulai menunjukkan jarak dalam kemitraan dengan OpenAI yang telah berlangsung cukup lama. Meski perusahaan memiliki kepemilikan 27% pada badan "for profit" OpenAI dan telah berinvestasi besar pada teknologi tersebut, terdapat sinyal bahwa Microsoft hendak mengembangkan model AI miliknya sendiri. Mustafa Suleyman, Kepala AI Microsoft, mengungkapkan secara terbuka mengenai rencana pembuatan model dasar AI yang dikembangkan secara internal.
Namun, ini bukan berarti hubungan Microsoft dan OpenAI terputus sama sekali. Frank Shaw, Kepala Komunikasi Microsoft, menegaskan bahwa Microsoft masih memanfaatkan model-model OpenAI. Hal ini menunjukkan strategi Microsoft untuk bekerja dengan berbagai model AI secara bersamaan. Langkah ini dikatakan mampu memberi fleksibilitas dan pilihan teknologi yang lebih luas. Menariknya, investasi Microsoft pada pengembangan model sendiri menggambarkan adanya kebutuhan untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu mitra, sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar AI yang sangat kompetitif.
Pembaruan Fitur Windows 11 Lainnya
Selain fitur Taskbar yang kembali hadir, Microsoft juga melanjutkan pembaruan fitur Windows 11 yang lebih bermanfaat mulai tahun depan. Salah satu fokus pembaruan di antaranya adalah pengenalan perubahan Secure Boot yang akan meningkatkan keamanan sistem operasi. Selain itu, Microsoft Store kini mendapat versi command-line, mempermudah pengelolaan aplikasi secara lebih teknis dan efisien.
Dalam hal penawaran perangkat keras, ada beberapa promo menarik untuk PC Windows 11 di pasar. Contohnya, ASUS ZenBook S 16 yang sedang mendapatkan potongan harga hingga $500. Laptop ini mendapat pujian karena layar OLED 3K yang memukau dan dukungan prosesor Ryzen AI dengan kemampuan efisiensi daya yang bagus. Lenovo juga meluncurkan PC mini berbasis ARM yang memberikan opsi desain kompak dan harga terjangkau dengan RAM 32GB dan prosesor Snapdragon X.
Dampak Perubahan bagi Pengguna dan Industri
Kembalinya fitur seperti pengaturan posisi Taskbar dipandang sebagai bentuk respons positif Microsoft terhadap keluhan pengguna. Hal ini memberikan sinyal bahwa perusahaan mulai lebih serius mendengarkan masukan pengguna dan berusaha meningkatkan kualitas Windows 11. Namun, komentar-komenar di media sosial mengingatkan bahwa membawa kembali fitur yang pernah dihilangkan terlihat seperti “membawa pulang fitur yang sempat dicopot secara sewenang-wenang.”
Sementara itu, pergeseran dalam investasi AI menandai babak baru persaingan teknologi antara Microsoft dan OpenAI. Microsoft tidak lagi hanya menjadi konsumen teknologi AI dari OpenAI, melainkan juga menjadi pengembang teknologi AI yang mandiri. Hal ini berpotensi mengubah peta kompetisi bisnis AI dan cloud computing ke depan.
Panduan singkat perubahan utama:
- Taskbar Windows 11 bisa dipindahkan dan diubah ukurannya lagi.
- Microsoft mengembangkan model AI internal, mengurangi ketergantungan pada OpenAI.
- Pembaruan keamanan Secure Boot menyiapkan Windows 11 lebih aman.
- Microsoft Store hadir dengan interface command-line.
- Beragam promo PC Windows 11 seperti ASUS ZenBook S 16 diskon $500.
- Laptop dan PC mini baru dari Lenovo hadir dengan teknologi ARM dan Snapdragon.
Dengan pendekatan baru ini, Microsoft sedang berusaha mengembalikan kepercayaan dan memperkuat posisinya di sektor perangkat lunak dan AI, sekaligus merancang masa depan Windows 11 yang lebih fleksibel dan aman. Dalam lanskap teknologi yang dinamis, langkah ini penting demi menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna dan pergeseran tren industri yang kian cepat.







