Robinhood Catat Rekor Pendapatan, Langganan Gold Melonjak Drastis! Tapi Crypto Mengalami Kejatuhan Berat, Apa yang Terjadi?

Robinhood Markets Inc (HOOD) mencatat lonjakan pendapatan yang signifikan pada kuartal keempat dan sepanjang tahun 2025. Pendapatan kuartalan meningkat 27% secara tahunan menjadi $1,28 miliar, didukung oleh pertumbuhan sebesar 109% di segmen Other Revenues.

Segmen Other Revenues ini mencakup layanan berlangganan Robinhood Gold yang menunjukkan peningkatan subscriber mencapai 4,18 juta, naik 1,5 juta secara tahunan. Pertumbuhan ini menegaskan kekuatan layanan berlangganan sebagai pendorong utama pendapatan perusahaan.

Namun, segmen pendapatan berbasis transaksi, terutama dari aset kripto, mencatat penurunan 38% secara tahunan. Ini menyebabkan pendapatan dari transaksi menjadi penopang yang lebih lemah pada kuartal tersebut.

Meskipun pendapatan tumbuh, laba per saham (EPS) terdilusi tercatat sebesar $0,66, menurun dibandingkan dengan $1,01 pada periode yang sama tahun sebelumnya. EPS tahun lalu sempat mendapatkan dorongan dari beberapa manfaat pajak.

Robinhood mengakhiri kuartal dengan kas dan setara kas sebesar $4,3 miliar setelah mengeluarkan $100 juta untuk program pembelian kembali saham. Sejak program buyback diluncurkan pada kuartal ketiga tahun lalu, perusahaan telah mengembalikan $910 juta kepada pemegang saham dan menyerap 22 juta saham.

Berbagai analis, termasuk Bernstein SocGen Group, tetap optimistis terhadap saham Robinhood dengan memberikan peringkat Outperform dan target harga $160. Mereka menilai penurunan bisnis kripto bersifat sementara dan memperkirakan pemulihan akan terjadi pada kuartal kedua tahun depan.

Selain itu, segmen pasar prediksi diharapkan menjadi bisnis bernilai miliaran dolar secara tahunan bagi Robinhood di tahun ini. Hal ini menambah optimisme untuk pertumbuhan jangka panjang perusahaan dalam berbagai lini bisnis keuangan.

Robinhood menawarkan platform layanan keuangan yang memungkinkan jutaan pengguna melakukan perdagangan saham, opsi, dan kripto, serta produk investasi lainnya. Perusahaan juga menyediakan layanan perbankan, kartu kredit, dan manajemen kekayaan. Kantor pusat Robinhood berada di Menlo Park, California.

Secara keseluruhan, Robinhood menunjukkan diversifikasi dan kapasitas untuk terus tumbuh lewat langganan Gold dan potensi bisnis baru di pasar prediksi. Walaupun terjadi perlambatan dari lini kripto, strategi perusahaan untuk membangun aliran pendapatan berulang dapat memperkuat posisi mereka di pasar keuangan digital.

Data dan analisis terus menunjukkan bahwa Robinhood adalah salah satu saham dengan potensi upside tinggi di indeks S&P 500 saat ini. Investor perlu memperhatikan perkembangan pemulihan segmen kripto serta ekspansi layanan baru yang dapat mendorong nilai perusahaan ke depannya.

Berita Terkait

Back to top button