
Industri pasar prediksi dalam ekosistem kripto tengah menghadapi tantangan regulasi yang signifikan di tingkat negara bagian. Atas dasar itu, Digital Chamber membentuk Prediction Markets Working Group untuk mendorong kejelasan regulasi dan mendorong pengawasan federal secara eksklusif.
Kelompok kerja ini mendorong Commodity Futures Trading Commission (CFTC) mengambil alih pengawasan penuh untuk mengakhiri fragmentasi yang terjadi akibat tindakan berbeda dari regulator negara bagian. Dengan volume transaksi yang terus meningkat di platform terdesentralisasi, regulasi yang tumpang tindih kini menjadi hambatan besar bagi perkembangan pasar prediksi.
Peran Prediction Markets Working Group
Kelompok spesialis ini bertugas melindungi industri pasar prediksi dari berbagai larangan di tingkat negara bagian yang berpotensi membatasi operasional platform. Digital Chamber melihat pengawasan negara bagian sebagai hambatan karena terjadi penegakan hukum yang tidak konsisten dan berpotensi merusak iklim bisnis.
Langkah awal yang diambil adalah pengiriman surat resmi kepada Ketua CFTC, Mike Selig, yang berisi permohonan agar pengaturan pasar prediksi dilakukan dengan aturan federal yang jelas, bukan melalui litigasi atau tindakan enforcement dari negara bagian. Mereka menilai pengaturan melalui regulasi federal akan lebih efektif dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri.
Konflik Antara Regulasi Negara dan Federal
Konflik regulasi makin memanas, terutama setelah beberapa otoritas negara bagian seperti Nevada Gaming Control Board mengambil tindakan hukum terhadap platform pasar prediksi yang dianggap beroperasi tanpa lisensi. Dalam kasus tersebut, Kalshi menghadapi gugatan atas tuduhan “perjudian yang tidak berlisensi.”
Situasi ini menciptakan atmosfer yang tidak kondusif bagi para trader dan pengelola platform. Mereka harus berhadapan dengan dua entitas pengawas yang memiliki interpretasi berbeda mengenai status hukum pasar prediksi, yakni sebagai produk keuangan atau sebagai permainan judi.
Strategi dan Tujuan Kelompok Kerja
Prediction Markets Working Group memetakan strategi advokasi secara agresif dan akan mendukung proses litigasi dengan menyusun amicus curiae briefs untuk membantu hakim memahami posisi CFTC yang secara historis mempunyai kewenangan eksklusif atas produk derivatif keuangan.
Menurut mereka, selama ini pelaku usaha dipaksa menavigasi ketidakjelasan regulasi yang menyulitkan karena tumpang tindihnya otoritas antara federal dan negara bagian. Dengan kejelasan pengawasan dari CFTC, diharapkan pasar prediksi dapat berkembang lebih sehat dan stabil.
Konsekuensi Pengawasan Federal
Jika usulan kelompok kerja ini berhasil, pengawasan federal akan membuka peluang masuknya modal institusional ke pasar prediksi. Regulasi tunggal dari CFTC akan menghilangkan stigma perjudian yang selama ini membayangi industri tersebut.
Hal ini sekaligus meningkatkan akses trader asal Amerika Serikat terhadap pasar yang lebih likuid dengan risiko pemblokiran geografis yang minim. Pasar prediksi pun diposisikan sebagai produk finansial turunan yang diatur secara profesional dan transparan, bukan sekadar permainan judi yang rawan penindakan hukum.
Langkah-Langkah Utama Prediction Markets Working Group:
- Melindungi pasar prediksi dari larangan di tingkat negara bagian.
- Mendorong pengawasan tunggal oleh CFTC sebagai regulator federal.
- Melakukan advokasi dan dukungan litigasi melalui amicus briefs.
- Menyerukan regulasi yang mengutamakan aturan daripada enforcement berbasis penindakan.
- Mengklarifikasi pasar prediksi sebagai produk derivatif, bukan perjudian.
Digital Chamber melalui kelompok kerja ini berperan sebagai garda depan regulasi pasar prediksi kripto, memastikan cakupan pengawasan yang jelas dan seragam. Hal ini sangat krusial mengingat potensi pertumbuhan pasar yang terus meningkat pesat. Penguatan regulasi federal dianggap solusi tepat untuk menjaga agar industri ini dapat tumbuh dengan legitimasi dan stabilitas jangka panjang.





