Law Firm Texas Gugat Komite Rhodium, Tuduh Sabotase Bayar Biaya Hukum $11 Juta dalam Kasus Kebangkrutan Bitcoin Miner

Firma hukum Lehotsky Keller Cohn, yang berbasis di Texas, mengajukan gugatan terhadap komite dewan Rhodium Enterprises, sebuah perusahaan tambang Bitcoin yang telah bangkrut. Gugatan ini diajukan karena komite tersebut diduga menghambat pembayaran biaya hukum sebesar $11 juta yang menjadi hak firma tersebut.

Rhodium sendiri mengajukan perlindungan kebangkrutan berdasarkan Chapter 11 di Pengadilan Kepailitan Distrik Selatan Texas pada Agustus lalu. Perusahaan ini memiliki enam anak perusahaan yaitu Rhodium Encore, Jordan HPC, Rhodium JV, Rhodium 2.0, Rhodium 10MW, dan Rhodium 30MW. Dalam proses ini, tujuannya adalah untuk merestrukturisasi utang agar perusahaan dapat menjalankan operasional dan mencapai solvabilitas kembali dengan pengawasan wali amanat pengadilan.

Lehotsky Keller Cohn berperan sebagai penasihat litigasi khusus sekaligus pengacara Rhodium sebelum dan selama proses perlindungan kebangkrutan berjalan. Namun, firma hukum tersebut menuduh bahwa komite khusus dewan dan sekelompok investor Rhodium melakukan upaya sistematis untuk menunda maupun mengurangi pembayaran biaya hukum yang berasal dari penyelesaian senilai $185 juta dengan Whinstone. Whinstone adalah anak usaha Riot Platforms, perusahaan tambang Bitcoin besar yang tercatat di Nasdaq.

Menurut gugatan yang diajukan di pengadilan kebangkrutan Houston, komite dewan ini menolak bernegosiasi terkait kemanfaatan pembayaran fee Lehotsky Keller atas kemenangan hukum mereka. Lebih lanjut, komite tersebut juga membuat tuduhan publik tanpa dasar kepada firma hukum itu, menuduh adanya pelanggaran kewajiban dan malpraktek. Tuduhan ini dianggap sebagai serangan pribadi yang merugikan reputasi Lehotsky Keller.

Dalam menghadapi tuduhan itu, Lehotsky Keller mengklaim telah mengeluarkan biaya lebih dari $1.5 juta hanya untuk membela diri dari serangan yang dianggap tidak berdasar tersebut. Firma hukum itu juga berjuang memulihkan haknya atas fee yang seharusnya diterima dari Rhodium berdasarkan perjanjian penyelesaian kasus hukum sebelumnya.

Kasus ini membuka sorotan mengenai kompleksitas proses kebangkrutan pada perusahaan kripto dan risiko hukum yang turut menyertai restrukturisasi bisnis. Sengketa antara firma hukum dan komite dewan menunjukkan potensi konflik kepentingan yang dapat memperlambat proses kebangkitan perusahaan bangkrut di ranah teknologi blockchain dan aset digital.

Poin-poin utama dalam kasus gugatan ini:

  1. Firma Lehotsky Keller Cohn menuntut komite dewan Rhodium dan investor terkait pemblokiran pembayaran $11 juta.
  2. Rhodium mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 dengan enam anak perusahaan.
  3. Komite khusus dewan Rhodium menolak negosiasi dan membuat tuduhan malpraktek terhadap firma hukum.
  4. Pengeluaran biaya pembelaan firma hukum mencapai lebih dari $1.5 juta.
  5. Sengketa berpusat pada pembayaran fee atas penyelesaian $185 juta dengan Whinstone, anak perusahaan Riot Platforms.

Gugatan yang tengah berjalan ini mencerminkan dinamika hukum yang rumit di sektor kripto, khususnya dalam hal restrukturisasi keuangan dan pembayaran jasa hukum di tengah proses kebangkrutan. Kasus Rhodium memberikan gambaran konkret bagaimana perselisihan internal dapat menghambat pemulihan perusahaan dan menimbulkan biaya besar pada pihak yang terlibat.

Berita Terkait

Back to top button