
Harvard University melakukan perubahan signifikan dalam strategi investasinya di aset kripto dengan menjual sebagian kepemilikan Bitcoin dan membeli Ethereum dalam bentuk dana yang diperdagangkan di bursa (ETF). Dalam pengajuan kepada Securities and Exchange Commission (SEC), universitas Ivy League ini tercatat membeli sekitar $87 juta saham iShares Ethereum Trust (ETHA).
Langkah ini berbarengan dengan penjualan 21% sahamnya di iShares Bitcoin Trust (IBIT), dengan nilai penjualan sekitar $72 juta berdasarkan harga penutupan terakhir sebesar $49,65 per saham IBIT. Perubahan portofolio ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih mengalami tekanan dan penurunan harga yang cukup tajam.
Pergerakan Investasi Harvard di Aset Kripto
Meski menjual sebagian kepemilikan Bitcoin, Harvard masih tetap memegang posisi besar di aset kripto yang tersebar dalam berbagai ETF. Total investasi di ETF kripto mencapai lebih dari $350 juta, namun jumlah ini hanya mewakili kurang dari 1% dari dana abadi Harvard yang bernilai sekitar $57 miliar. Investasi pada Bitcoin ETF masih lebih besar dibandingkan saham teknologi utama seperti Alphabet dan Microsoft.
Menurut Eric Balchunas, analis dari Bloomberg Intelligence, tindakan Harvard menjual sebagian kepemilikan Bitcoin tapi juga membeli Ethereum adalah sinyal positif bagi industri kripto. Ia menilai bahwa keberanian institusi sebesar Harvard untuk tetap membeli aset kripto di tengah masa penurunan harga menunjukkan kepercayaan terhadap masa depan pasar aset digital.
Dinamika Harga Bitcoin dan Ethereum
Selama beberapa bulan terakhir, harga Bitcoin dan Ethereum mengalami penurunan yang signifikan. Bitcoin turun sekitar 47% dari harga puncaknya yang mendekati $67.000 per unit. Ethereum bahkan terpukul lebih dalam, dengan penurunan sekitar 58% dari puncaknya hingga saat ini berada di kisaran $1.975 per unit.
Ketika Bitcoin mencapai puncak harga, Harvard sempat mengelola dana hampir setengah miliar dolar dalam bentuk aset kripto tersebut. Namun dengan penurunan nilai dan langkah reduksi kepemilikan saham ETF Bitcoin, nilai portofolio tersebut kini berkurang secara signifikan.
Tren Investasi Kripto di Universitas-Elit Lainnya
Investasi universitas terhadap aset kripto bukan hanya terjadi di Harvard. Beberapa kampus ternama AS seperti Dartmouth, Brown, dan Emory juga terungkap memiliki investasi di Bitcoin dan Ethereum melalui ETF yang mereka miliki. Hal ini mencerminkan betapa aset digital semakin diterima dalam dunia investasi institusional, khususnya di sektor pendidikan tinggi.
Secara keseluruhan, langkah Harvard menggambarkan pola adaptasi dan penyesuaian strategi investasi di sektor aset digital yang fluktuatif. Dengan tetap mempertahankan eksposur terhadap kripto meski di tengah kondisi pasar yang sulit, universitas ini menunjukkan potensi kepercayaan jangka panjang terhadap teknologi dan inovasi blockchain serta aset digital yang terkait.





