Sebuah iklan promosi untuk game Call of Duty: Black Ops 7 dilarang tayang di Inggris karena kontroversi terkait konten yang dianggap tidak pantas. Iklan ini, yang menjadi bagian dari kampanye Replacer, menarik perhatian regulator setelah mendapat laporan dari pemirsa yang merasa keberatan dengan humor dalam iklan tersebut.
Advertising Standards Authority (ASA) Inggris secara resmi menarik iklan bertema “Airport Security” ini. Regulator menilai lelucon dalam iklan itu dianggap meremehkan kekerasan seksual dan menampilkan humor yang sembrono serta berpotensi menyinggung publik.
Alasan Pelarangan Iklan Call of Duty: Black Ops 7
Iklan ini pertama kali dipublikasikan di YouTube dan kemudian disiarkan di saluran televisi ITV dan Channel 5. Konsepnya menggambarkan pegawai keamanan bandara yang digantikan oleh gamer karena mereka terlalu sibuk bermain game, namun suasana berubah menjadi serius saat pemeriksaan keamanan berlangsung dengan tindakan yang dianggap kasar.
Dalam salah satu adegan, seorang petugas berkata kepada penumpang bahwa dia “dipilih secara acak untuk dipegang paksa” dan diperintahkan untuk membelakangi petugas. Kemudian, petugas lain menyebut, “Saatnya pertunjukan boneka!” dan menekan detektor logam ke mulut pria tersebut sambil memintanya “menggigitnya.”
Regulator menyatakan bahwa meskipun iklan tersebut dilebih-lebihkan dan dimaksudkan sebagai humor, elemen kekerasan dan penghinaan yang tersirat, termasuk ancaman penetrasi non-konsensual, melampaui batas yang dapat diterima dalam aturan periklanan Inggris.
Respons dari Activision Blizzard
Pihak Activision Blizzard memberikan klarifikasi bahwa kampanye ini ditujukan secara eksklusif untuk audiens dewasa. Mereka menjelaskan bahwa kalimat “menggigitnya” dimaksudkan untuk menggambarkan ketidaknyamanan fisik, bukan mengarah pada konotasi seksual. Selain itu, mereka menegaskan bahwa karakter pegawai bandara sengaja digambarkan sebagai karikatur berlebihan untuk menyoroti ketidakmampuan dan kelaliman mereka sebagai bagian dari humor.
Namun, penjelasan ini tidak cukup mengubah keputusan ASA Inggris untuk melarang penayangan iklan tersebut. Regulator memandang bahwa konten tersebut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada sebagian penonton dan melanggar pedoman periklanan yang berlaku.
Dampak Pelarangan terhadap Kampanye Replacer
Pelarangan iklan ini mengingatkan pentingnya sensitivitas terhadap isu sosial dan batasan dalam memproduksi konten komersial, terutama yang berkaitan dengan tema serius seperti kekerasan seksual. Kesalahan dalam memilih gaya humor bisa berujung pada reaksi keras dari masyarakat dan regulasi yang ketat.
Berikut ini adalah beberapa poin utama dari kasus ini:
- Iklan difokuskan pada lelucon terkait pegawai bandara dan gamer, namun berujung kontroversial karena adegan pemeriksaan yang dianggap kasar.
- Regulator menerima sembilan pengaduan resmi dari penonton mengenai keluhan iklan.
- Humor dalam iklan dianggap meremehkan kekerasan seksual dan mengandung unsur pelecehan yang tak pantas.
- Activision Blizzard mempertahankan bahwa iklan tersebut hanya berisi humor berlebihan yang mengejek ketidakmampuan pegawai bandara.
- ASA menegaskan bahwa iklan tidak boleh tayang dalam bentuk saat ini di Inggris.
Kasus ini menjadi contoh terbaru di industri game yang sedang menghadapi kontroversi akibat konten iklan yang kurang sensitif terhadap isu sosial tertentu. Perusahaan diharapkan lebih berhati-hati agar kampanye pemasaran mereka tetap sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.
Regulator Inggris kini terus mengawasi ketat konten periklanan di media dengan tujuan melindungi masyarakat dari dampak negatif iklan yang berpotensi merugikan atau menyinggung pihak tertentu. Desakan untuk mematuhi standar etika dan sosial dalam pemasaran menjadi semakin penting di era digital saat ini.





