Bitcoin dikenal dengan volatilitas harganya yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan harga sering dianggap oleh investor sebagai peluang beli, bukan tanda untuk keluar dari pasar.
Kini, membeli bitcoin lebih mudah dan aman karena sudah ada regulasi dan integrasi dengan keuangan institusional. Ini menjadikan bitcoin bukan sekadar eksperimen finansial yang kacau.
Metode Membeli Bitcoin
Ada tiga cara utama untuk membeli bitcoin: melalui bursa kripto (crypto exchange), aplikasi fintech, atau broker tradisional yang menyediakan akses ke bitcoin ETF. Pilihan platform ini memengaruhi biaya, kontrol aset, dan kemudahan pengelolaan.
Sebelum membeli, tentukan apakah Anda ingin memiliki bitcoin secara penuh dengan kunci privat sendiri atau hanya ingin mendapat eksposur harga melalui sistem yang sudah diatur.
Crypto Exchange
Bursa kripto menyediakan berbagai fitur lengkap, termasuk kemampuan menarik bitcoin ke dompet pribadi, yang penting bagi trader pengalaman. Bursa seperti Coinbase, Kraken, dan Gemini, berbasis di AS, menawarkan ratusan jenis koin dan tampilan interface yang ramah pemula.
Keamanan dana dan regulasi yang kuat menjadi pertimbangan utama memilih bursa yang tepat. Coinbase, misalnya, menyediakan edukasi serta hadiah kecil berupa kripto untuk pembelajar.
Aplikasi Perdagangan dan Pembayaran
Jika sudah menggunakan aplikasi seperti Robinhood, PayPal, Cash App, atau Venmo, pembelian bitcoin bisa dilakukan di sana. Keuntungan utama adalah kemudahan tanpa perlu membuat akun baru atau menunggu transfer bank.
Robinhood menawarkan perdagangan komisi nol, namun biaya tetap ada melalui spread—selisih antara harga pasar dan harga beli/jual yang diterapkan. Sebagai contoh, Robinhood mendapat sekitar 0,85% dari nilai perdagangan crypto. PayPal dan Venmo mengenakan biaya sekitar 2,2% untuk transaksi kecil.
Beberapa aplikasi kini memungkinkan transfer bitcoin ke dompet eksternal, memberikan opsi lebih bagi pengguna yang ingin kendali lebih besar atas aset mereka.
Investasi Melalui Bitcoin ETF
Investor juga bisa membeli bitcoin lewat ETF yang sudah disetujui oleh regulator AS sejak awal tahun ini. ETF memungkinkan membeli saham yang mewakili bitcoin tanpa perlu memegang kunci privat maupun mengelola dompet.
Dalam setahun pertama, dana sekitar 110 miliar dolar AS telah diinvestasikan ke sejumlah bitcoin ETF yang dikelola perusahaan keuangan besar seperti BlackRock dan Fidelity. ETF ini menawarkan kemudahan, likuiditas, dan manfaat pajak khusus jika dimiliki lewat akun IRA atau Roth IRA.
Namun, investasi melalui ETF mengharuskan membayar biaya tahunan (expense ratio) sekitar 0,25%–0,40%, dan pemegang saham tidak benar-benar memiliki bitcoin secara langsung.
Proses Pembelian dan Pendanaan Akun
Setelah menentukan platform, pendaftaran akun diperlukan. Proses verifikasi identitas (KYC) menjadi standar untuk mematuhi regulasi anti-penipuan dan pencucian uang. Umumnya, proses ini cepat dan otomatis.
Pendanaan akun bisa dilakukan lewat transfer bank ACH (biaya rendah tapi butuh waktu 3–5 hari kerja), kartu debit/kredit (transaksi instan dengan biaya lebih tinggi), wire transfer (untuk dana besar dengan kecepatan sekitar 24 jam), atau opsi seperti PayPal dan Apple Pay.
Jenis Pesanan dan Strategi Pembelian
Saat membeli bitcoin, ada opsi market order untuk beli langsung sesuai harga pasar, dan limit order yang memungkinkan membeli saat harga turun ke tingkat tertentu sesuai limit yang ditentukan.
Strategi dollar-cost averaging (DCA) sangat direkomendasikan bagi pemula yang ingin investasi jangka panjang. Pembelian rutin dengan jumlah kecil dapat mengurangi risiko timing pasar dan menstabilkan harga rata-rata investasi.
Keamanan Menyimpan Bitcoin
Memiliki bitcoin aman berarti mengelola kunci privat. Menyimpan bitcoin di bursa berarti kunci itu dikuasai oleh platform, sehingga berisiko jika platform bermasalah atau diretas. Contoh kegagalan platform besar seperti FTX menjadi peringatan penting.
Untuk keamanan optimal, pindahkan bitcoin ke dompet pribadi. Ada dua jenis dompet: software wallet (hot wallet) yang mudah dipakai tapi rentan serangan siber, dan hardware wallet (cold wallet) berupa perangkat fisik yang jauh lebih aman.
Membuat dan mengamankan seed phrase, yakni rangkaian 12-24 kata sebagai kunci utama dompet, sangat krusial. Jangan simpan secara digital atau bagikan ke siapapun, simpan di tempat yang aman dan offline.
Biaya dan Pajak
Biaya transaksi bitcoin terdiri dari biaya langsung dan spread. Spread adalah selisih harga jual dan beli yang menjadi sumber keuntungan platform. Biaya ini biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan trading saham.
Pajak juga perlu diperhatikan. Di AS, setiap penjualan, pertukaran, atau penggunaan bitcoin yang menghasilkan keuntungan akan terkena pajak capital gains. Laporan transaksi harus dilaporkan dalam pengembalian pajak tahunan.
Mulai tahun depan, broker akan melaporkan transaksi secara lebih rinci pada formulir pajak 1099-DA yang memudahkan pelaporan laba rugi.
Apakah Membeli Bitcoin Selalu Harus Lengkap?
Tidak perlu membeli satu bitcoin utuh. Sebagian besar platform memungkinkan membeli pecahan bitcoin hanya dengan beberapa dolar saja, sehingga investasi bisa disesuaikan dengan kemampuan dana.
Cara membeli bitcoin makin beragam dan mudah diakses. Investor dapat memilih tingkat keterlibatan dan risiko sesuai preferensi. Namun, pemahaman tentang biaya, keamanan, dan potensi volatilitas tetap penting agar investasi bitcoin dapat dikelola dengan bijak.





