
Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mengalami penarikan dana bersih selama lima pekan berturut-turut. Tren ini menjadi rekor terpanjang sejak awal tahun, yang menunjukkan permintaan institusional mulai melemah seiring dengan penurunan pasar aset digital secara umum.
Data dari SoSoValue mencatat bahwa selama pekan berakhir 20 Februari, 12 dana Spot Bitcoin ETF kehilangan sekitar 316 juta dolar. Jika dihitung sejak awal penarikan pada pekan ketiga Januari, total dana yang keluar mencapai 3,8 miliar dolar, menandai koreksi signifikan dalam lanskap investasi kripto institusional.
Pergerakan Dana dalam Spot Bitcoin ETF
Aktivitas perdagangan selama pekan ini tertekan oleh libur Presidents’ Day, sehingga hanya empat sesi perdagangan yang tercatat. Penjualan terbesar terjadi pada Selasa hingga Kamis dengan rincian sebagai berikut:
- Selasa: dana keluar sekitar 105 juta dolar
- Rabu: dana keluar sekitar 133 juta dolar
- Kamis: dana keluar sekitar 166 juta dolar
Meskipun pada Jumat dana mengalir kembali sebesar 88 juta dolar, angka tersebut belum mampu membalikkan tren penarikan mingguan. Produk BlackRock IBIT mencatat pemasukan terbesar sebesar 64,5 juta dolar, diikuti oleh Fidelity FBTC dengan tambahan 23,6 juta dolar.
Kondisi Pasar dan Dampak Terhadap ETF
Walaupun mengalami penarikan dana berturut-turut, pasar ETF Bitcoin masih terbilang besar dan likuid. Sejak peluncuran pada Januari tahun ini, akumulasi dana masuk mencapai sekitar 54 miliar dolar dengan total aset bersih mendekati 85,3 miliar dolar.
Aset Bitcoin sendiri diperdagangkan di kisaran harga 68.600 dolar, turun lebih dari 20% sejak awal tahun dan masih berada di bawah level on-chain penting yang menandai fase ekspansi versus konsolidasi, menurut para analis pasar.
Rotasi Modal antar Produk Kripto
Dana kripto lain juga merasakan pola serupa. Ether ETF tercatat terus mengalami penarikan selama lima pekan, dengan dana keluar sekitar 123 juta dolar pekan lalu. Namun, produk terkait Solana menarik dana masuk sebesar 14,3 juta dolar, dan XRP mendapat tambahan 1,8 juta dolar.
Fenomena ini menandakan bahwa investor lebih cenderung merotasi modal di dalam sektor aset kripto, bukan sepenuhnya meninggalkan investasi kripto. Kondisi ini menunjukkan sentimen pasar yang lebih berhati-hati namun tidak panik.
Faktor-faktor tersebut memperlihatkan dinamika pengelolaan dana institusional di sektor aset digital terus berubah, menyesuaikan dengan kondisi pasar dan preferensi risiko yang berbeda dalam portofolio investasi mereka.





