Bitcoin menunjukkan pergerakan harga yang cenderung datar dalam 24 jam terakhir dengan posisi di sekitar $68.000. Tren tujuh hari terakhir masih menunjukkan penurunan ringan, menandakan momentum bullish yang belum kuat.
Namun, pasar prediksi Polymarket justru menampilkan pandangan lebih optimistis. Sebanyak 17% dari total taruhan pada Polymarket memperkirakan harga Bitcoin akan tembus $75.000 pekan depan.
Data ini menjadikan taruhan di atas $75.000 sebagai pilihan arah harga paling populer menjelang akhir bulan. Volume transaksi untuk taruhan ini pun melampaui $88 juta, dengan likuiditas aktif dalam jumlah besar.
Meski demikian, probabilitas target $75.000 telah menurun lebih dari 50%. Penurunan ini mencerminkan melemahnya kepercayaan terhadap pencapaian harga tersebut dalam waktu dekat.
Pilihan harga selanjutnya yang cukup populer adalah “di bawah $60.000”, dengan kemungkinan sebesar 12%. Ini menandakan adanya perpecahan pandangan antara pelaku pasar antara optimisme naiknya harga dan kekhawatiran koreksi lebih dalam.
Pergerakan Harga Menunjukkan Divergensi Bearish
Dari aspek teknikal, grafik harian Bitcoin memperlihatkan pola lower high antara pertengahan November hingga pertengahan Februari. Artinya, harga gagal melakukan pemulihan maksimal saat reli terbaru.
Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) justru membentuk higher high pada periode yang sama. Kombinasi pola ini menunjukkan divergensi bearish tersembunyi yang sering kali menandai kelanjutan tekanan jual daripada pembalikan bullish.
Sejak munculnya divergensi ini, Bitcoin sudah mengalami koreksi sekitar 6%. Selama sinyal ini aktif, kemungkinan harga mencapai target $75.000 pada pasar prediksi tetap rendah.
Aktivitas Pemegang Bitcoin Jangka Panjang
Pemegang Bitcoin jangka panjang menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga meski ada risiko yang meningkat. Mereka adalah investor yang memegang Bitcoin lebih dari satu tahun.
Data terbaru mengungkapkan bahwa pada awal Februari, pemegang jangka panjang melakukan penjualan besar sebesar 244.919 BTC dalam periode 30 hari. Namun pada tanggal 21 Februari, tekanan jual ini menurun menjadi 81.019 BTC, atau sekitar 67% lebih sedikit.
Penurunan tajam dalam aktivitas jual ini membantu mempertahankan harga Bitcoin dan menjadi alasan sebagian pelaku pasar masih berekspektasi kenaikan harga.
Meski demikian, pemegang jangka panjang masih mencatat status sebagai penjual bersih secara keseluruhan. Belum terjadi akumulasi besar-besaran yang dibutuhkan untuk menekan harga menuju level puncak baru.
Posisi dan Perilaku Whale Bitcoin
Para whale, khususnya yang memiliki kepemilikan antara 100.000 hingga 1 juta BTC, menunjukkan akumulasi sebesar 13.460 BTC. Mereka meningkatkan total kepemilikan dari 676.540 BTC menjadi 690.000 BTC, menunjukkan sikap hati-hati dalam membeli.
Sebaliknya, whale yang memiliki antara 10.000 hingga 100.000 BTC melakukan penjualan sekitar 10.000 BTC, mengurangi kepemilikan dari 2,27 juta BTC menjadi 2,26 juta BTC.
Perbedaan ini menunjukan ketidakpastian di kalangan trader besar. Sebagian mempersiapkan potensi rebound, sementara yang lain bertindak defensif terhadap risiko pasar.
Zona Resisten dan Support dari Data On-Chain
Data distribusi biaya akuisisi pada sisi atas mengindikasikan adanya zona resistensi signifikan antara $72.600 hingga $73.200. Di rentang ini, sekitar 149.000 BTC telah diakumulasi.
Zona ini muncul sebagai hambatan teknis yang kuat, mengingat potensi jual dari para pemegang yang ingin keluar di level breakeven. Sementara itu, kekuatan akumulasi whale belum cukup kuat untuk menyerap tekanan jual di area tersebut.
Untuk mencapai target $75.000, Bitcoin wajib menembus terlebih dahulu level resistensi utama di sekitar $72.200. Level ini sekaligus berdekatan dengan klaster biaya akuisisi terbesar, yang harus dilewati dengan kenaikan harga lebih dari 6% dari posisi sekarang.
Jika gagal melewati area resistensi ini, Bitcoin kemungkinan besar akan terus bergerak dalam rentang yang ketat. Area support kunci berada pada kisaran $63.800 hingga $64.300, di mana sekitar 150.000 BTC telah terkumpul.
Pada grafik harga, support teknikal utama mendekati angka $63.300. Jika level ini tembus, maka kemungkinan besar Bitcoin bisa turun ke zona $60.000 yang memiliki probabilitas 12% menurut Polymarket.
Bitcoin Terjebak di Antara Dua Zona Biaya Akuisisi
Saat ini Bitcoin berada dalam kisaran terbatas antara dua zona biaya akuisisi utama. Level resistensi sekitar $72.200 menjadi penghalang kenaikan, sedangkan support sekitar $63.300 menjadi garis pertahanan harga agar tidak jatuh lebih dalam.
Struktur harga seperti ini mengindikasikan bahwa pasar prediksi mungkin terlalu optimistis mengestimasi peluang kenaikan hingga $75.000. Risiko pergerakan terbatas atau koreksi malah semakin besar.
Secara keseluruhan, kondisi pasar Bitcoin saat ini menunjukkan adanya ketidakpastian dan keseimbangan antara tekanan jual dan beli. Indikasi utama dari grafik teknikal, aktivitas pemegang jangka panjang, dan perilaku whale memperlihatkan bahwa terobosan kuat menuju harga $75.000 masih belum nampak dalam waktu dekat.







