Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi langsung ke Puskesmas Dukupuntang untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan dasar. Kunjungan ini bertujuan meninjau apakah layanan yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Pada kunjungan tersebut, DPRD fokus menyoroti fasilitas, distribusi tenaga kesehatan, dan akses masyarakat terhadap BPJS Kesehatan. Ketua Komisi IV, H Muchyidin, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak fundamental warga yang tidak boleh diabaikan.
Kondisi dan Tantangan Pelayanan di Puskesmas Dukupuntang
Di lapangan, ditemukan sejumlah kendala klasik yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Kondisi sarana dan prasarana dinilai masih perlu peningkatan agar bisa menunjang aktivitas medis secara efektif. Selain itu, tenaga kesehatan belum merata di seluruh unit layanan.
Pelayanan ibu dan anak juga menjadi titik perhatian utama karena memerlukan perlakuan khusus dan keseriusan dalam pelaksanaannya. Beban kerja tenaga medis cukup berat sehingga sangat diperlukan penambahan tenaga dan dukungan fasilitas agar pelayanan tidak terganggu.
Persoalan administrasi dan kepesertaan BPJS turut menjadi kendala signifikan dalam memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan. Kelancaran proses ini sangat menentukan kepuasan dan kemudahan warga dalam memperoleh perawatan.
Penegasan Hak Dasar Masyarakat atas Pelayanan Kesehatan
H Muchyidin SSos menegaskan bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas memiliki tanggung jawab besar dalam hal pencegahan dan pengobatan. Ia menilai, jika sarana dan sumber daya manusia terbatas, maka kualitas layanan pasti terdampak negatif.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan layanan tidak hanya dilihat dari jumlah pasien yang dilayani, tetapi juga kualitas komunikasi, ketepatan respons, serta efektivitas program promotif dan preventif. Kesehatan warga harus menjadi prioritas dan hak dasar yang dijamin oleh pemerintah daerah.
Respons dan Harapan Puskesmas Dukupuntang
Kepala Puskesmas Dukupuntang, Neni Supriani, mengakui bahwa meskipun pelayanan berjalan lancar, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Ia meminta dukungan kebijakan dan penguatan sumber daya dari pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan.
Neni menekankan bahwa Puskesmas bukan hanya tempat pengobatan, tetapi juga pusat edukasi dan pencegahan penyakit. Program imunisasi, penyuluhan, serta pemantauan kondisi kesehatan masyarakat menjadi fokus utama aktivitas di sana.
Komitmen DPRD dalam Penguatan Kebijakan Kesehatan
Hasil kunjungan DPRD ini akan dijadikan bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan dan anggaran kesehatan daerah ke depan. Komisi IV berkomitmen untuk mengawal agar hasil kajian di lapangan dapat diterapkan menjadi program nyata yang berdampak positif.
Beberapa langkah prioritas yang dapat dipertimbangkan meliputi:
- Peningkatan sarana dan prasarana Puskesmas secara berkelanjutan
- Penambahan dan pemerataan tenaga kesehatan di wilayah pelayanan
- Perbaikan proses administrasi dan kemudahan akses BPJS bagi masyarakat
- Penguatan program edukasi dan pencegahan penyakit berbasis komunitas
Kunjungan DPRD ke Puskesmas Dukupuntang ini menegaskan pentingnya komitmen semua pihak agar pelayanan kesehatan primer berjalan optimal. Hal ini menjaga kesejahteraan warga dan memastikan bahwa hak atas kesehatan terpenuhi secara merata di Kabupaten Cirebon.





