Beberapa hedge fund yang sebelumnya menjadi motor penggerak lonjakan dana yang berinvestasi dalam Bitcoin melalui exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat kini mulai menarik diri. Data dari CF Benchmarks, anak perusahaan penuh bursa crypto Kraken, menunjukkan alokasi dana Bitcoin ETF terbesar oleh hedge fund menurun hingga 28% dari kuartal ketiga ke kuartal keempat tahun lalu.
Bitcoin mengalami penurunan hampir 50% dari puncak tertingginya di angka lebih dari $126.000 pada Oktober. Harga token turun hingga 4,8% pada perdagangan Asia awal pekan lalu ke level sekitar $64.300, yang merupakan titik terendah sejak awal Februari. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap tarif Amerika Serikat yang memengaruhi sentimen global.
Penurunan harga yang berkelanjutan telah memaksa investor cepat, termasuk hedge fund, untuk mengurangi eksposur mereka sejak Oktober. Saat harga aset digital merosot dan hasil dari strategi trading yang sebelumnya menguntungkan menyusut, para investor mencari cara mengurangi risiko. Gabe Selby, Kepala Riset di CF Benchmarks, menjelaskan bahwa tren utama dalam dua kuartal terakhir adalah pengurangan risiko oleh hedge fund, dipicu oleh lonjakan harga Bitcoin yang tajam pada Oktober.
Penurunan ini tercermin dalam berbagai laporan regulasi. Misalnya, Brevan Howard, yang sebelumnya menjadi salah satu pemegang saham terbesar di BlackRock’s iShares Bitcoin Trust, mengurangi kepemilikannya sekitar 86%, turun menjadi 5,5 juta saham. Nilai posisi mereka menyusut dari sekitar $2,4 miliar menjadi hanya $275 juta pada kuartal keempat.
Penurunan minat ini sebagian disebabkan oleh perubahan momentum harga Bitcoin yang justru turun lebih cepat dari risiko makroekonomi yang sebelumnya ingin dilindungi oleh para investor institusional. Sehingga, narasi Bitcoin sebagai aset pelindung nilai terhadap inflasi atau gejolak pasar saham mulai dipertanyakan.
Selain itu, penarikan dana juga terjadi karena mekanisme teknikal. Strategi basis trading Bitcoin yang selama ini populer di kalangan hedge fund—membeli ETF spot Bitcoin sekaligus melakukan posisi short pada futures CME dengan margin—kehilangan daya tariknya. Strategi ini sebelumnya menghasilkan keuntungan tahunan dua digit, tetapi pada awal Februari, return yang dihasilkan hanya sekitar 4%, akibat semakin banyaknya pelaku pasar yang melakukan arbitrase ini dan menurunkan keuntungan.
Meski banyak hedge fund menarik diri, terdapat pengecualian. Misalnya, Emirat Abu Dhabi justru meningkatkan posisi mereka pada iShares Bitcoin Trust (IBIT) sebesar 46% pada kuartal keempat tahun lalu.
Faktor Penyebab Penurunan Posisi Hedge Fund di Bitcoin ETF
- Penurunan harga Bitcoin yang drastis sejak puncak Oktober.
- Menghilangnya daya tarik Bitcoin sebagai hedging alat risiko makro.
- Penurunan hasil strategi basis trading karena persaingan yang meningkat.
- Restrukturisasi portofolio hedge fund dan pengurangan risiko secara sistematis.
Perkembangan ini menggambarkan dinamika yang kompleks dalam ekosistem investasi Bitcoin khususnya melalui ETF di AS. Pergerakan hedge fund yang sebelumnya agresif dalam mengakumulasi posisi kini menjadi yang pertama keluar ketika pasar menghadapi tekanan berkelanjutan. Meskipun demikian, minat investor institusional dari wilayah lain seperti Abu Dhabi menunjukkan adanya pola berbeda dalam pendekatan investasi terhadap aset kripto.
