Samsung akan segera menggelar acara Galaxy Unpacked terbaru. Event ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu pagi waktu Amerika Serikat. Acara tersebut akan memperkenalkan jajaran smartphone flagship terbaru mereka: Galaxy S26, Galaxy S26 Ultra, dan produk lainnya yang diperkirakan hadir menyempurnakan ekosistem Galaxy.
Galaxy S26 menjadi fokus utama, termasuk model Ultra yang akan membawa teknologi paling canggih. Selain ponsel baru, Samsung kemungkinan juga memperkenalkan pembaruan pada fitur Galaxy AI, serta seri Galaxy Buds terbaru. Berikut rincian produk dan inovasi yang diprediksi akan diumumkan dalam event minggu ini.
Waktu dan Tempat Galaxy Unpacked
Galaxy Unpacked akan digelar khusus secara terbatas di San Francisco. Acara ini bersifat undangan, tetapi Samsung menyediakan siaran langsung online. Penggemar dan konsumen dapat menyaksikan peluncuran secara streaming di kanal resmi YouTube Samsung atau situs web resmi mereka.
Jajaran Produk Unggulan yang Diperkenalkan
-
Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus
Model standar ini diyakini membawa sejumlah peningkatan, seperti layar lebih besar dan kapasitas baterai lebih besar dibanding pendahulunya. Galaxy S26 mungkin mengusung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Exynos 2600, tergantung pasar. Desain baru akan membuatnya tampak lebih premium dan mendekati gaya Ultra. -
Samsung Galaxy S26 Ultra
Varian kelas atas ini akan mengusung inovasi terbaru seperti Privacy Display yang dapat mengaktifkan atau menonaktifkan proteksi layar secara dinamis. Kamera utama juga akan diperbarui dengan aperture lebih besar untuk hasil foto lebih cerah. Kamera telefoto 3x diperkirakan lebih cepat, serta pengisian daya kabel 60W yang lebih cepat. Chipset kemungkinan lebih kencang dan kemungkinan besar memakai Snapdragon di seluruh wilayah. - Galaxy S26 Edge (Kemungkinan Tidak Hadir)
Model Edge sempat diprediksi muncul sebagai varian menengah menggantikan S26 Plus, namun kabar terbaru menyebut model ini mungkin dibatalkan. Ketidakhadirannya di acara tidak sepenuhnya menutup kemungkinan, tapi itu menjadi tanda bahwa Samsung mungkin menghentikan lini Edge.
Inovasi Galaxy AI di Galaxy S26
Fitur AI menjadi nilai jual penting di Galaxy S26. Samsung telah mengumumkan peningkatan kemampuan AI di Galaxy AI yang kini mendukung integrasi multi-agent termasuk chatbot Perplexity. Teknologi ini akan tersemat di aplikasi bawaan seperti Notes, Gallery, Calendar, dan Reminder. AI juga membantu foto malam hari dan memungkinkan pengeditan foto menggunakan perintah alami.
Samsung juga diperkirakan akan menghadirkan fitur baru yang belum diumumkan, kemungkinan dengan teknologi dari Google, yang sebelumnya sempat muncul di Galaxy S24 dan S25.
Galaxy Buds 4 dan Buds 4 Pro
Selain ponsel, Samsung juga diperkirakan meluncurkan generasi terbaru Galaxy Buds. Setelah 18 bulan sejak peluncuran Buds 3 dan 3 Pro, pembaruan ini terasa tepat waktu. Bocoran desain menunjukkan model standar menggunakan tipe ear tip terbuka, sementara versi Pro menggunakan tipe silikon. Perbaikan diprediksi ada di kualitas suara, daya tahan baterai, dan efektivitas noise cancelling. Harga dikabarkan tidak mengalami kenaikan.
Sebuah halaman web Kanada yang bocor bahkan mengindikasikan adanya dua acara kunci Galaxy baru, yakni smartphone dan earbuds ini.
Penawaran Pre-order Menarik
Samsung menawarkan voucher senilai $30 bagi pembeli ponsel AI terbaru ini. Di AS, konsumen juga berkesempatan memenangkan voucher $5.000 dan diskon hingga $900 dengan trade-in. Di Inggris, hadiah utama berupa voucher senilai £500 serta bonus storage dua kali lipat senilai £170 tersedia. Penawaran ini dapat diakses dengan registrasi online menggunakan email.
Retailer dan operator kemungkinan akan menyediakan promo khusus saat pre-order dibuka.
Mengikuti tren inovasi Samsung, acara Galaxy Unpacked ini diprediksi menjadi ajang terobosan teknologi pada smartphone flagship. Fitur-fitur AI yang lebih mendalam, desain dan hardware yang ditingkatkan pada lini Galaxy S26 dan Buds 4 akan menjadi daya tarik utama bagi konsumen dan penggemar gadget di seluruh dunia. Acara ini juga menjadi indikasi langkah Samsung dalam memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar smartphone global.





