World Liberty Financial, perusahaan aset digital yang didukung oleh keluarga Trump, melaporkan keberhasilannya dalam menghadapi serangan terkoordinasi terhadap produk kripto andalannya. Serangan ini menargetkan USD1, stablecoin yang dirancang untuk mempertahankan nilai setara dengan dolar AS.
Stablecoin USD1 sempat mengalami perdagangan di bawah harga satu dolar dalam waktu singkat sebelum kembali ke nilai par, menurut data dari CoinGecko. Sebagai stablecoin yang dipatok dolar, USD1 dimaksudkan untuk memberikan stabilitas dalam pasar kripto yang sangat fluktuatif.
Produk ini memiliki nilai pasar sekitar 5 miliar dolar dan merupakan peluncuran pertama dari proyek yang didirikan bersama oleh Donald Trump Jr., Eric Trump, serta anak-anak dari utusan khusus Gedung Putih, Steve Witkoff. Donald Trump tercatat sebagai “co-founder emeritus” dalam proyek tersebut.
Menurut pernyataan resmi di platform X, serangan terkoordinasi itu mencakup pembobolan beberapa akun co-founder World Liberty. Para penyerang juga membayar influencer untuk menyebarkan ketakutan dan ketidakpastian (FUD) sekaligus membuka posisi short besar terhadap token WLFI demi meraih keuntungan dari kekacauan yang dibuat.
USD1 mulai dikenal luas pada Mei 2025 ketika sebuah dana dari Abu Dhabi mengumumkan rencana menggunakan token tersebut untuk membeli saham senilai 2 miliar dolar di bursa kripto Binance. Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan adanya kesepakatan rahasia senilai 500 juta dolar antara keluarga Trump dan anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi untuk mengambil 49% saham World Liberty pada beberapa hari sebelum pelantikan Donald Trump sebagai presiden.
Juru bicara World Liberty Financial menyatakan bahwa Presiden Trump dan Steve Witkoff tidak terlibat dalam transaksi tersebut maupun dalam kegiatan perusahaan sejak menjabat. Hal ini menegaskan pemisahan peran antara kepemimpinan nasional dan bisnis kripto keluarga Trump.
USD1 dapat ditukar dengan dolar AS secara langsung satu banding satu. Cadangan yang mendukung stablecoin ini berupa surat utang pemerintah AS jangka pendek dan setara kas yang dipercayakan dan dikelola oleh BitGo Trust Co., issuer resmi stablecoin ini. BitGo belum memberikan komentar resmi terkait serangan yang terjadi.
Seorang perwakilan World Liberty menyatakan bahwa tim teknik dan keamanan elit perusahaan telah berhasil menghalau serangan dari berbagai sisi. Kampanye disinformasi dan aktivitas bajak laut siber sempat berusaha merusak kepercayaan publik terhadap WLFI, tetapi sistem mereka berfungsi dengan baik dan tanpa kendala.
Menurut World Liberty, insiden serangan ini membuktikan bahwa desain USD1 sudah matang dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi pasar. Hal ini menegaskan posisi USD1 sebagai stablecoin yang stabil dan aman meskipun ada tekanan eksternal dan upaya sabotase.





