
Crypto.com baru-baru ini mendapatkan persetujuan bersyarat dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) untuk mendirikan bank trust nasional. Dengan status ini, Foris Dax National Trust Bank—nama resmi Crypto.com National Trust Bank—menjadi lembaga yang diawasi secara federal untuk layanan kustodi aset digital.
Status kondisional ini memungkinkan Crypto.com menawarkan berbagai layanan seperti kustodi aset digital, staking aset yang dikustodikan, serta penyelesaian perdagangan. Jika persetujuan penuh diberikan, Crypto.com dapat beroperasi sebagai bank trust nasional yang tunduk pada regulasi ketat OCC.
Kris Marszalek, co-founder dan CEO Crypto.com, menyatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kepatuhan regulasi. Marszalek menambahkan, langkah ini juga memenuhi kebutuhan institusi besar yang menginginkan kustodian terintegrasi dengan standar pengawasan federal yang tinggi.
Crypto.com bergabung dengan beberapa perusahaan kripto lain yang telah mendapatkan persetujuan bersyarat dari OCC. Perusahaan tersebut termasuk Circle, Ripple, Paxos, serta Bridge yang dimiliki oleh Stripe. Sementara itu, Coinbase dan World Liberty Financial—didukung oleh mantan Presiden Trump—juga mengajukan permohonan serupa.
Namun, pengajuan World Liberty Financial mendapat kritik dari Demokrat di DPR AS yang mengkhawatirkan isu keamanan nasional. Surat mereka kepada Menteri Keuangan AS menyuarakan kekhawatiran terkait koneksi antara permohonan ini dengan keluarga Trump.
Kelarutan perizinan bank trust kripto ini dipicu oleh dua perkembangan regulasi penting. Pertama adalah keputusan OCC pada Mei yang menegaskan bahwa bank dapat menyimpan aset kripto atas nama pelanggan. Kedua, penandatanganan GENIUS Act pada Juli yang mengatur penerbitan dan perdagangan stablecoin.
Meski mendapat dorongan dari regulator, sektor perbankan konvensional menunjukkan sikap waspada. Kelompok lobi perbankan tradisional mendorong OCC agar memperlambat persetujuan charter guna menjaga standar keselamatan. American Bankers Association juga menuntut transparansi lebih dalam proses pengajuan tersebut.
Ketegangan antara industri perbankan dan kripto juga terlihat dalam perdebatan terhadap Clarity Act, sebuah rancangan undang-undang untuk struktur pasar kripto. Terutama mengenai imbal hasil stablecoin yang menjadi titik perdebatan utama.
Pasar stablecoin kini telah membesar dengan suplai beredar mencapai hampir 309 miliar dolar AS. Angka ini memperkuat relevansi stablecoin dalam infrastruktur keuangan arus utama.
Poin penting terkait persetujuan bersyarat bank trust nasional Crypto.com:
1. Memberikan layanan kustodi digital dan staking aset secara legal.
2. Merupakan langkah strategis memenuhi kebutuhan institusi besar akan kustodian teregulasi.
3. Mengikuti jejak perusahaan kripto besar lain yang mendapat persetujuan OCC.
4. Menyebabkan pro dan kontra antara sektor perbankan tradisional dan kripto.
5. Terhubung dengan regulasi penting seperti GENIUS Act dan kebijakan OCC terbaru.
Persetujuan ini menandai tonggak penting dalam integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan resmi yang diawasi pemerintah federal. Langkah Crypto.com dapat mendorong perkembangan layanan keuangan berbasis kripto yang lebih aman dan terpercaya di masa mendatang.





