
Software saham mengalami tekanan pasar yang signifikan akibat kekhawatiran investor terhadap gangguan yang mungkin ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (AI). Penurunan ini tidak hanya memengaruhi sektor teknologi, tetapi juga berimbas pada pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang selama ini memiliki korelasi dengan saham perangkat lunak.
ETF iShares Expanded Tech-Software Sector (IGV) tercatat mengalami penurunan sebesar 15% hanya dalam bulan ini, menuju kinerja terburuk sejak krisis keuangan global 2008. Saat ini, harga ETF ini berada di level terendah sejak April 2025 dan turun sekitar 35% dari puncaknya.
Dampak Kecerdasan Buatan terhadap Saham Perangkat Lunak
Faktor utama penurunan ini adalah ketakutan investor terhadap pengaruh AI yang dianggap dapat mendisrupsi bisnis perangkat lunak tradisional. Salah satu pemicu teranyar adalah peluncuran "Claude Code Security" oleh Anthropic, sebuah fitur baru yang mampu memindai kerentanan keamanan pada kode perangkat lunak dan merekomendasikan perbaikan. Inovasi ini mengejutkan pasar cybersecurity dan mengakibatkan penurunan tajam nilai saham perusahaan terkait.
Sebagai contoh, dalam dua hari perdagangan setelah pengumuman tersebut, nilai pasar CrowdStrike menyusut hingga $20 miliar. Selain itu, saham IBM juga turun lebih dari 10%. Holger Zschaepitz, Senior Editor di Die Welt, menyatakan bahwa penurunan ini menunjukkan bahwa hampir semua saham perangkat lunak terdampak, termasuk yang dianggap kebal terhadap gangguan AI oleh Goldman Sachs.
Skenario Ekonomi Terhadap Masa Depan AI
Laporan dari Citrini Research memperjelas kekhawatiran pasar dengan mensimulasikan skenario hipotetik pada tahun 2028. Meski mencatat potensi peningkatan laba korporasi melalui automasi AI, laporan itu juga menggambarkan kemungkinan gangguan signifikan pada pekerjaan bergaji tinggi, penurunan permintaan konsumen, stres kredit yang meningkat, dan masalah struktural ekonomi lainnya.
Skenario ini bukan prediksi pasti, melainkan gambaran risiko yang harus dipersiapkan oleh pelaku pasar seiring dengan evolusi AI. Imbasnya, saham di sektor pengiriman, pembayaran, dan perangkat lunak langsung mengalami penurunan setelah publikasi laporan tersebut.
Kaitan Antara Saham Perangkat Lunak dan Harga Bitcoin
Grayscale, sebagai pengelola aset kripto besar, mencatat bahwa pergerakan harga Bitcoin sangat erat mengikuti dinamika saham perangkat lunak AS pada gelombang penjualan kali ini. Beberapa pelaku pasar menilai Bitcoin berperilaku layaknya aset berisiko tinggi yang berkorelasi dengan sektor teknologi, bukan sebagai instrumen lindung nilai (hedge).
Korelasi ini menandakan bahwa jika saham perangkat lunak terus melemah, Bitcoin mungkin akan mengalami tekanan serupa. Penurunan jangka panjang pada saham bertumbuh tinggi dapat memperketat kondisi keuangan dengan memicu efek kekayaan negatif, peningkatan premi risiko saham, volatilitas yang lebih besar, serta pelepasan posisi besar-besaran pada aset berisiko tinggi termasuk kripto.
Namun, ada peluang untuk pola pergerakan ini berubah. Apabila pasar mulai memandang Bitcoin sebagai instrumen lindung nilai terhadap disrupsi pasar tenaga kerja oleh AI, depresiasi nilai mata uang, atau kebijakan respons seperti stimulus agresif, maka korelasi Bitcoin dengan saham perangkat lunak bisa melemah.
Poin Penting yang Perlu Diperhatikan Investor
- Saham perangkat lunak mengalami tekanan besar akibat ketakutan akan disrupsi AI.
- Peluncuran teknologi keamanan AI terbaru memicu penurunan saham cybersecurity dan perusahaan teknologi.
- Skenario jangka panjang menunjukkan risiko ekonomi struktural akibat automasi AI.
- Harga Bitcoin sangat dipengaruhi oleh pergerakan saham perangkat lunak, berpotensi mengalami tekanan serupa.
- Ada kemungkinan Bitcoin bertransformasi menjadi aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi akibat AI.
Pergerakan pasar saham perangkat lunak dan respons investor terhadap perkembangan AI menjadi sinyal penting yang patut diperhatikan oleh pelaku pasar Bitcoin. Dinamika ini menunjukkan ketergantungan yang kompleks antara teknologi mutakhir dan aset digital dalam konteks risiko dan peluang pasar global.





