Pasar saham kripto mengalami lonjakan signifikan setelah pengumuman akuisisi mengejutkan di sektor penambangan Bitcoin di Texas Barat. Canaan Inc., perusahaan asal Singapura yang memproduksi perangkat keras penambangan Bitcoin sekaligus mengelola infrastruktur kripto, mengakuisisi 49% saham dalam usaha patungan yang terkait dengan proyek penambangan di kawasan tersebut dari Cipher Mining, operator pusat data penambangan Bitcoin besar asal Amerika Serikat.
Nilai transaksi ini mencapai 39,75 juta dolar yang dibayarkan seluruhnya dalam bentuk saham. Kesepakatan ini mencakup kepemilikan Cipher di beberapa proyek seperti ABC Projects, Alborz LLC, Bear LLC, dan Chief Mountain LLC. Sisanya, 51%, masih dimiliki oleh WindHQ, mitra usaha patungan dengan cakupan luas dalam industri penambangan kripto di Texas.
Perluasan Eksposur Operasional di Texas
Akuisisi ini memperdalam keterlibatan Canaan di Texas, yang kini menjadi salah satu pusat penambangan Bitcoin paling berpengaruh di Amerika Utara. Gabungan lokasi-lokasi yang masuk dalam usaha patungan ini memiliki kapasitas listrik sebesar 120 megawatt dan mendukung hashrate sekitar 4,4 exahashes per detik (EH/s). Fleet efisiensi operasi dijaga pada kisaran 25,7 joule per terahash (J/TH), menempatkan aset tersebut dalam standar efisiensi yang kompetitif untuk operasi berskala besar.
Seiring tren transformasi teknologi, sebagian besar fasilitas penambangan mulai dialihkan ke pusat data yang mendukung kecerdasan buatan dan komputasi performa tinggi. Hal ini diperkuat dengan pembelian 6.840 unit rig Avalon A15Pro yang sebelumnya digunakan oleh Cipher di fasilitas Black Pearl, yang kini sedang diubah fungsi menjadi pusat data AI.
Dampak Pasar dan Strategi Jangka Panjang
Pengumuman kesepakatan ini langsung mempengaruhi harga saham kedua perusahaan. Saham Cipher melonjak sebesar 6,41%, sementara saham Canaan naik tajam 7,95% pada hari yang sama. Langkah ini juga terjadi setelah Cipher menerbitkan 806,4 juta saham biasa kelas A, setara dengan 53,8 juta American depositary shares, sebagai sumber dana untuk pembelian. Saham yang diterbitkan tersebut mengalami masa penguncian selama enam bulan, memberikan kestabilan jangka pendek bagi pasar.
Selain itu, Cipher menghadapi momen penting dengan laporan keuangan kuartal empat yang dijadwalkan sebelum pembukaan pasar. Laporan ini diharapkan menjadi tolok ukur bagi para investor dalam mengevaluasi keberlanjutan dan arah strategis perusahaan, terlebih setelah kontrak besar senilai 5,5 miliar dolar selama 15 tahun dengan Amazon Web Services (AWS) untuk menyediakan daya dan ruang bagi beban kerja kecerdasan buatan.
Relevansi Industri dan Dinamika Pasar
Kesepakatan ini mencerminkan consolidasi dan diversifikasi dalam industri penambangan kripto yang kini mulai mengadopsi teknologi baru sejalan dengan perkembangan AI dan kebutuhan data center besar skala global. Dengan efisiensi energi yang terjaga dan kapasitas hashrate yang besar, peralihan fungsionalitas fasilitas penambangan menandai fase transformasi sektor yang lebih luas.
Pembelian rig penambangan juga menjadi bukti bahwa Canaan tidak hanya berfokus pada manufaktur perangkat keras, tetapi juga memperbesar kendali langsung operasional penambangan. Strategi ini diyakini akan memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan global sekaligus memperluas pengaruhnya di pusat penambangan utama seperti Texas.
Fakta Penting Akuisisi
- Canaan memperoleh 49% saham usaha patungan mining dari Cipher dengan nilai 39,75 juta dolar.
- Proyek terkait meliputi ABC Projects, Alborz LLC, Bear LLC, dan Chief Mountain LLC.
- Kapasitas total operasi mencapai 120 megawatt dengan hashrate 4,4 EH/s.
- Cipher menjual 6.840 rig Avalon A15Pro, sebelumnya dipakai di Black Pearl.
- Saham Cipher dan Canaan melesat lebih dari 6% dan hampir 8% pasca pengumuman.
- Cipher memiliki kontrak jangka panjang dengan AWS senilai 5,5 miliar dolar.
Dengan besarnya transaksi ini, langkah Canaan dan Cipher menunjukan dinamika pasar kripto yang semakin kompleks dan berorientasi pada integrasi antara teknologi blockchain dan kecerdasan buatan. Para analis mengamati bahwa akuisisi ini dapat memperkuat ekosistem penambangan Bitcoin dan sekaligus merangsang inovasi dalam menjalankan pusat data modern.






