Crypto.com Dapat Persetujuan Bersyarat OCC untuk National Trust Bank Charter Membuka Era Baru Pengawasan dan Custody Aset Digital

Crypto.com telah menerima persetujuan bersyarat dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) untuk memperoleh national trust bank charter. Persetujuan ini diperoleh sekitar empat bulan setelah perusahaan mengajukan aplikasinya pada Oktober lalu.

Charter bank kustodian nasional ini memungkinkan Crypto.com untuk melakukan penyimpanan aset digital secara resmi, tanpa kewenangan untuk menerima simpanan atau memberikan pinjaman. Perusahaan berencana menawarkan layanan kustodian dan staking aset digital serta menangani proses penyelesaian perdagangan.

Kris Marszalek, co-founder sekaligus CEO Crypto.com, menyatakan bahwa persetujuan bersyarat ini merupakan bukti komitmen perusahaan terhadap kepatuhan regulasi dan keamanan layanan. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini membawa perusahaan lebih dekat untuk memenuhi kebutuhan institusi ternama yang menginginkan kustodian berkualitas dengan pengawasan federal yang ketat.

Crypto.com merupakan satu dari 18 perusahaan yang mengajukan permohonan charter ke OCC pada tahun ini, khususnya banyak yang memilih mengajukan national trust bank charter. Sejumlah perusahaan lain yang sudah mendapatkan persetujuan bersyarat antara lain Circle, Ripple, Paxos, BitGo, dan Fidelity Digital Assets.

Fenomena lonjakan permohonan charter dari perusahaan fintech menunjukkan adanya dorongan kuat dari OCC untuk memperluas pilihan layanan perbankan. Klaros Group melalui Michele Alt, salah seorang pendirinya, menilai bahwa fintech kini mulai diterima dalam regulasi perbankan, dengan kesediaan memenuhi standar tinggi yang melekat pada lisensi tersebut.

Terdapat dua kategori charter yang diajukan yaitu:

1. National Trust Bank Charter: memungkinkan penyimpanan serta layanan kustodian aset digital tanpa menerima simpanan atau memberikan pinjaman, seperti yang diajukan oleh Crypto.com dan sejumlah perusahaan lainnya.
2. Full National Bank Charter: memperbolehkan kegiatan perbankan penuh termasuk menerima simpanan dan memberikan pinjaman, seperti yang telah diperoleh oleh Erebor Bank.

Beberapa perusahaan lain, termasuk World Liberty Financial dan Laser Digital, juga mengikutkan diri dalam ajang permohonan trust bank charter. Namun, tidak semua pihak menyambut baik tren ini. Bank Policy Institute (BPI) menyuarakan kekhawatiran pada Oktober lalu bahwa beberapa perusahaan aset digital tidak berniat beroperasi sebagai perusahaan trust sungguhan.

BPI memperingatkan bahwa pemberian charter dengan regulasi lebih ringan pada perusahaan yang menyediakan produk serupa bank dapat mengaburkan batasan hukum definisi bank, meningkatkan risiko sistemik, serta merusak kredibilitas charter perbankan nasional. Mereka mendorong agar perusahaan digital mengincar charter perbankan penuh jika ingin melakukan aktivitas perbankan tradisional.

Paige Pidano Paridon, co-head urusan regulatori BPI, menegaskan pentingnya kesetaraan regulasi bagi institusi keuangan, termasuk perusahaan aset digital, guna menjaga integritas sistem keuangan. Hal ini agar inovasi produk dan layanan tetap berada dalam kerangka pengawasan yang adil dan ketat.

Selain itu, perusahaan fintech lain seperti Mercury, Bunq, dan Nubank juga mengajukan permohonan charter perbankan penuh, dengan Nubank memperoleh persetujuan bersyarat untuk charter tersebut. Tren ini menunjukkan bahwa bukan hanya perusahaan kripto, tetapi juga fintech konvensional semakin tertarik untuk beroperasi di bawah pengawasan bank nasional guna memperkuat posisi mereka di pasar.

Langkah OCC ini dipandang sebagai upaya memperkaya ekosistem keuangan dengan menghadirkan berbagai opsi perbankan yang inovatif dan diatur secara lebih ketat. Dengan memberikan ruang bagi fintech dan perusahaan aset digital beroperasi sebagai kustodian resmi, regulator berharap dapat meningkatkan kepercayaan dan keamanan bagi konsumen serta institusi keuangan besar yang selama ini mencari layanan kustodian terpercaya dengan standar tinggi.

Crypto.com kini akan melanjutkan prosesnya untuk memenuhi persyaratan penuh agar charter tersebut dapat efektif. Dengan status charter ini, perusahaan dapat menghadirkan layanan custodial yang lebih aman dan terpercaya dalam ekosistem aset digital yang kian berkembang dan diatur secara resmi di Amerika Serikat.

Berita Terkait

Back to top button