GD Culture Siap Jual Sebagian Bitcoin Senilai 518 Juta Dolar Untuk Buyback Saham Senilai 100 Juta Dolar

Perusahaan publik GD Culture memberikan persetujuan untuk menjual sebagian dari 7.500 Bitcoin yang dimilikinya, setara dengan sekitar 518 juta dolar AS. Penjualan ini bertujuan untuk mendanai program pembelian kembali saham yang baru saja disetujui oleh dewan direksi perusahaan.

Program pembelian kembali ini mengizinkan GD Culture untuk membeli kembali sahamnya hingga senilai 100 juta dolar AS secara bertahap dalam enam bulan ke depan. Perusahaan menyatakan, hasil dari penjualan Bitcoin akan digunakan secara khusus untuk mendanai pembelian kembali saham biasa sesuai program tersebut.

Meskipun mendapat izin untuk menjual seluruh kepemilikan Bitcoin, GD Culture tidak wajib menjual jumlah tertentu dan program ini dapat diubah atau dihentikan sewaktu-waktu. Hal ini memberikan fleksibilitas kepada manajemen untuk menjalankan strategi keuangan yang dianggap paling menguntungkan bagi perusahaan dan pemegang saham.

Bitcoin yang kini menjadi bagian dari treasury GD Culture diperoleh sejak September lalu melalui kesepakatan saham terkait akuisisi Pallas Capital dan aset digitalnya. Saat ini, nilai total Bitcoin yang mereka miliki mencapai lima kali lipat dari jumlah dana yang disetujui untuk pembelian saham kembali.

Setelah pengumuman tentang penjualan Bitcoin dan program buyback saham, harga saham GD Culture naik sekitar 21 persen, mendekati level 4,04 dolar AS per lembar. Namun dalam periode satu bulan terakhir, saham perusahaan tetap mengalami penurunan lebih dari 10 persen.

Strategi melepas sebagian aset kripto dari treasury untuk mendanai pembelian kembali saham bukan hal baru di industri ini. Sebelumnya, ETHZilla, perusahaan yang mengelola treasury Ethereum, melakukan penjualan sekitar 40 juta dolar AS dalam bentuk ETH guna membeli kembali saham mereka saat harga sahamnya turun di bawah nilai aset bersih.

Selain GD Culture dan ETHZilla, beberapa perusahaan lain juga menjalankan strategi serupa dengan aset Bitcoin. Riot Platforms menjual Bitcoin senilai 200 juta dolar AS untuk mendukung inisiatif kecerdasan buatan mereka. Sementara Cango, miner publik lainnya, melepas 305 juta dolar AS Bitcoin untuk membiayai kebutuhan perusahaan.

Langkah GD Culture mencerminkan tren di mana perusahaan berbasis aset kripto menggunakan kepemilikan digital mereka sebagai alat untuk mendukung likuiditas dan strategi permodalan. Penjualan Bitcoin yang terukur memungkinkan perusahaan menjaga kesehatan keuangan sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham melalui pembelian kembali saham.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari perwakilan GD Culture terkait detail pelaksanaan penjualan Bitcoin dan dampaknya ke depan. Investor dan pengamat pasar tentu akan mengamati perkembangan ini sebagai indikator sentimen terhadap aset kripto sekaligus respons korporasi terhadap kondisi pasar modal saat ini.

Exit mobile version