Platform pemesanan perjalanan berbasis kripto Travala kini menawarkan layanan penyewaan mobil global. Pengguna dapat mengakses lebih dari 1.700 merek rental mobil di lebih dari 50.000 lokasi di lebih dari 150 negara.
Ekspansi ini mengikuti pencapaian penting pada tahun ini, di mana Travala mencatat pendapatan kotor tahunan lebih dari $113 juta. Layanan baru ini menambah berbagai produk Travala setelah sebelumnya sudah menyediakan pemesanan hotel, penerbangan, dan aktivitas wisata.
Integrasi Penyewaan Mobil dan Cryptocurrency
Travala bermitra dengan CarTrawler, penyedia teknologi perjalanan yang menggabungkan inventaris dari berbagai perusahaan rental mobil, baik korporasi maupun independen. Pelanggan bisa memesan mobil sewaan menggunakan berbagai mata uang kripto, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan stablecoin.
Meski demikian, sebagian besar penyedia rental mobil besar seperti Hertz dan Avis masih beroperasi dalam sistem keuangan tradisional. Artinya, pada saat pengambilan mobil, pelanggan mungkin tetap harus menunjukkan kartu kredit untuk jaminan atau biaya tambahan sesuai kebijakan perusahaan rental.
Proses pembayaran kripto umumnya terjadi di lapisan pemesanan lewat Travala, sementara penyelesaian pembayaran di pihak supplier tetap dilakukan dalam mata uang fiat secara otomatis. Adopsi pembayaran kripto langsung oleh perusahaan rental terbesar masih sangat terbatas.
Penggunaan Kripto dalam Pembelian dan Penyewaan Mobil
Pembelian mobil secara langsung menggunakan kripto memungkinkan, namun penerapannya masih terfragmentasi. Beberapa dealer mobil mewah dan independen di berbagai negara menerima pembayaran kripto langsung melalui processor pembayaran kripto atau transfer peer-to-peer.
Sering kali, kripto yang diterima akan langsung dikonversi ke mata uang lokal untuk menghindari fluktuasi harga yang tinggi. Sebagai contoh, Tesla pernah menerima Bitcoin untuk pembelian mobil sebelum akhirnya menghentikan opsi tersebut karena isu lingkungan terkait penambangan Bitcoin.
Perusahaan otomotif besar cenderung menghindari transaksi langsung dengan kripto, walaupun beberapa masih mengembangkan inisiatif berbasis blockchain. Penggunaan kartu debit kripto, pinjaman berbasis kripto, dan processor pembayaran pihak ketiga menjadi metode yang lebih umum untuk mengonversi aset digital ke fiat saat penjualan kendaraan.
Regulasi yang belum jelas dan perlakuan pajak terhadap transaksi kripto menjadi faktor pembatas adopsi luas dalam pembelian barang bernilai tinggi, seperti mobil.
Faktor Pendorong dan Tantangan Adopsi Kripto di Industri Perjalanan
- Kemudahan akses global: Travala menyediakan pilihan luas bagi pengguna dunia yang tertarik menggunakan kripto dalam perjalanan.
- Keamanan dan transparansi: Blockchain mendukung transaksi yang lebih transparan dan aman.
- Keterbatasan infrastruktur: Masih ada kendala integrasi mendalam antara penyedia tradisional dan teknologi Web3.
- Kebijakan perusahaan rental: Persyaratan kartu kredit atau jaminan tunai masih menjadi hambatan utama.
- Variasi regulasi: Perbedaan aturan di berbagai negara memengaruhi pertumbuhan layanan ini.
Travala terus mendorong penggabungan antara sistem keuangan terpusat dan terdesentralisasi. Ekspansi penyewaan mobil ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem Web3 di industri perjalanan. Potensi penggunaan kripto dalam layanan sehari-hari, termasuk penyewaan kendaraan, semakin terbuka walaupun masih menghadapi sejumlah hambatan operasional dan regulasi.
